Spiritual of Desert Father (Part IV)

@ Spritual perfection

Desert father adalah orang/manusia biasa yang sama seperti kita namun memilih  hidup untuk menjalani satu di siplin yang ketat atau ascetics di padang gurun untuk mencapai spiritual perfection.

Untuk mencapai kesempurnaan selalu ada hambatan yang di sebut dengan logismoi dan yang di lakukan desert father ini adalah pertempuran/perjuangan di dalam batin/hati mereka. Untuk mencapai kesempurnaan itu berasal dari dalam hati/roh. Tetapi selalu ada tantangan yang menghambat yaitu logismoi yang di hasilkan dari hati itu sendiri akibat godaan yang selalu masuk. Accidie dan porneia adalah dua logismoi yang selalu menyerang desert father. Desert father tidak pernah menyerah di mana mereka selalu mencari hikmat/bimbingan/tuntunan kepada senior-senior itulah mengapa ada banyak perkataan-perkataan yang muncul. Perkataan itu mereka masukkan kedalam hati dan melakukannya sampai mereka mencapai yang namanya kesempurnaan. Membangun silence/hesychia dan the cell adalah untuk mencapai yang namanya kesempurnaan.

Rasul paulus berkata dalam Efe 4:13 setiap orang selalu mengejar yang namanya kesempurnaan tetapi bagi orang percaya kesempurnaan itu adalah berbicara masalah spiritual. Artinya kesempurnaan itu bukan sesuatu yang bersifat fisik tetapi bersifat hakiki/roh yang bisa kita capai di dunia ini. Hal ini bisa di capai jika melakukan monastic life dengan sungguh-sungguh dan inilah immidiate salvation dan pada kehidupan zaman yang akan datang memang itu adalah kesempurnaan secara tubuh dan jasmani. Memang ada kebangkitan dari antara orang mati ini berarti ada kesempurnaan secara jasmani/materi di mana kita di ciptakan juga dari alam ini di mana Tuhan menciptakan kita dari debuh dan tanah. Debuh dan tanah itu adalah alam yang merupakan ciptaan Allah juga. Sehingga pada akhirnya ciptaan Allah itu menjadi sempurna di dalam spiritual kita.

Rasul Paulus berkata kehidupan sekarang yang penting adalah aku di perbaharui dari hari ke hari walaupun kehidupan lahiria saya makin lama makin kembali kepada tanah/kematian, tetapi dalam 2 Kor 4 di situ di katakan yang penting adalah rohku di perbaharui dari hari ke hari supaya mencapai the measure of the stature of the fullness of Christ Efe 4:13. Supaya kita sama seperti Kristus dalam 1 John 3:2. Dalam Rom 8:29; 2 Cor 3:18; 1 Cor 13:12; 15:49 dimana kita akan serupa menjadi gambar anak-Nya. 2 Pet 1:4 di dunia ini pakaian kita sudah baru tinggal isinya (spiritual) yaitu bagaimana kita membangun roh dan jiwa kita yang sungguh-sungguh di penuhi oleh Kristus. Fil 3:221 di mana tubuh kita akan di bangkitkan.

Maximus the Confessor mengatakan ada body’s participation in deification tetapi ketika jiwa sudah menjadi ilahi maka berikutnya adalah di dalam kesempurnaan dengan kita harus by co- participating in divine grace, the body is deified alongwith the soul. Maximus menyatakan bahwa kita yang berpatispasi di dalam kepenuhan Allah itu maka the soul and the body kita, Allah akan membuat kita accessible terhadap jiwa kita sehingga kita bisa accessible kepada Dia. Sebenarnya kita sudah merasakan/mecicipin itu ketika kita masuk  ke dalam silence/hesychia kita berpatisipasi secara roh/jiwa kita dengan Allah, itulah yang Yesus ajarkan dalam Mat 6:6 jadi secara kepenuhannya adalah tubuh dan jiwa akan menerima secara full, jadi tubuh/roh tidak akan binasa kita akan di buat sempurna/seperti Ilahi, di sempurnakan oleh anugerah Allah dan kita akan menjadi manusia yang sempurna. Jadi baik tubuh/jiwa akan mejadi Allah oleh anugrah/energy-Nya. Jadi energy inilah sudah kita nikmati ketika kita bisa masuk satu doa kepada Allah.

@ Doa itu apa?

Menurut Gregori palams dengan doa kita menjemput anugrah. Anugrah itu adalah cahaya yang terpancar keluar pada tubuh kita dan inilah yang di praktekan desert father. Dalam Yoh 17:22-23 jadi kristus mendorong kita untuk membagi kekekalan-Nya kepada kita karena kasih-Nya, Dia bisa menyatuh dengan kita karena Dia juga adalah manusia dan juga dengan Allah karena Dia adalah Kristus.

Maximus berkata dasar pengertian dari deification ini adalah seprti yang di ajarkan Irenius dan Athanasius bahwa kita harus hidup terus di dalam Dia karena Dia adalah Firman Allah yang menjadi manusia/anak manusia  sehingga kita bisa menjadi seperti Allah. Ini kutipan yang menarik dimana Allah menjadi manusai supaya manusia bisa menjadi seperti Allah dan ini tercapai dalam God’s incarnation. Gregory the Theologian inikarnasi adalah satu bukti bahwa Allah jadi manusia dengan demikian manusia bisa seperti Dia. Maximus melanjutkan Kristus yang adalah anak Allah membuat kita menjadi anak-anak Allah.

Untuk mencapai menjadi anak-anak Allah, deser father mengajarkan kita bahwa tujuan akhir kita adalah the deification or christification yang akan di capai dalam kehidupan sekarang ini melalui monastic  life yang mereka ajarkan. Disini kita tidak menjadi Allah seperti yang di ajarkan mormon tetapi seperti manusia di dalam Allah . Sehingga kehidupan kita adalah mencapai deificattion by synergy.

Desert father menekankan kepada kita bahwa mengubah corruptible kita, kita semakin punya power untuk melawan dosa dan melakukan hal-hal yang baik untuk mencapai yang namanya kesempurnaan. berjaga-jaga, berdoa, berpuasa dan semua perkerjaan baik yang kita kerjakan dalam nama Yesus, dalam nama Yesus bukan hanya kita sekedar berbuat baik tetapi acquire the holy spirit.

Ketika kita melakukan sesuatu yang baik di luar kristus kita tidak menghasilkan apa-apa tetapi jika kita melakukannya di dalam anugerah Allah maka kita sedang mengerjakan kesempurnaaan kita, inilah yang di praktekan desert father. Yang di kerjakan oleh desert father ini semata-mata untuk kristus/bergantung kepada kristus sehingga ada nilainya untuk mengejar yang namanya kesempurnaan. Seperti yang di katakan Rasul Paulus katakan 1 Kor 3 kita mesti membangun ke atas tetapi dasarnya sudah di bangun oleh Allah, dasar/fondasinya adalah Kristus. Seperti yang Yesus ajarkan dalam Mat 7 seperti orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu, batu di sini adalah fondasinya sehingga ketika terjadi bahaya banjir/berbagai angin topan yang melanda rumah itu tetap berdiri karena fondasinya kokoh.

@ Apa itu  fondasi batu?

 1 Kor 3 fondasi batu itu adalah Kristus di lanjutkan bahwa fondasi batu itu adalah orang yang mendengar dan melakukan. Ini seperti yang di ajarkan Abba anthony mengapa dia memutuskan untuk menjadi rahib dan jika kita baca biografi hidupnya ketik ia mendengar perkataan Yesus kepada seorang pemuda yang kaya, juallah seluruh hartamu berikan kepada orang miskin dan ikutah aku. Inilah yang di lakukan oleh Anthony bahwa ia benar-benar melakukan yang di katakan oleh Yesus. Anthony membangun hidupnya ke atas fondasi batu sehingga ketika ia membangun hidupnya keatas bukan hal yang mudah di mana selalu ada Accidie, porneia dan logismoi tetapi ia tetap fokus kepada Tuhan. Selagi kita masih hidup di sinilah kita mendewasakan roh kita bukan di masa yang akan datang, roh kita inilah yang terus kita dewasakan sehingga tubuh ini semakin di muliakan yang nanti akan menjadi tubuh muliah yang tidak lagi binasa. Tetapi proses awalnya adalah kita lahir baru (di babtis ) dan di dalam hati inilah yang terus di dewasakan yang terus di bangun dia atas fondasi kristus/batu yaitu mendengar dan melakukan perkataan kristus.

@ Kutipan desert father

  1. Anthony : Ada seorang saudara berkata bertanya kepada Abba Anthony dengan cara apa saya bisa menyenangkan Allah? lalu Anthony menjawab perhatikan yang aku katakan selalu ingat akan Allah kemanapun kamu pergi dan apapun yang kamu lakukan, lakukanlah sesuai dengan kitab suci dan di manapun kamu hidup kamu jangan terburu-buru dan kemudian kamu akan di selamatkan
  2. Abba Pammbo bertanya kepada Abba Anthony : apa yang harus aku lakukan? Anthony menjawab jangan percaya/bergantung pada kebenaran atau penilaianmu sendiri; jangan mennyesali perbuatan masala lalumu tetapi kuasailah lidahmu dan perutmu.
  3. Gregory berkata : Tuhan menuntun setiap orang yang telah menerima baptisan : iman dan jiwa yang benar, kebenaran lidah dan pengendalian tubuh.
  4. Ada seorang yang lain berkata : diet yang monoton yaitu doa yang sungguh-sungguh di tambah dengan cinta akan Allah, dengan cepat membuat para biarawan itu mengalami apatheia ( di beri kekuatan kemampuan untuk hidup kudus melawan logismoi atau dosa)
  5. Evagrius bekata “ ketika seorang biarawan di beritahu kematian ayahnya, ia berkata kepada utusan, berhentilah menghujat karena ayahku abadi
  6. Abba Macarius berkata kepada Abba Zacharias “ apa sih tugas dari seorang biarawan? Macarius menjawab selalu melatih dirimu tanpa henti.
  7. Abba Isaiah berkata “ yang perlu kita lakukan adalah belief in God, doa tanpa henti, hidup kudus, jangan menyerahkan diri pada kejahatan, kerendahan hati, kekudusan, dan lain sebagainya dan ini terus di bangun dan berdoa tanpa henti meminta pertolongan Allah dalam segala hal.
  8. Abba Isaiah juga berkata “ jika kamu ingin mengikuti Tuhan Yesus dengarkan/perhatikanlah perkataa-Nya. dan jika manusia lamamu ikut di salibkan dengan Dia sampai kamu mati maka kamu harus memotong semua hal yang membawa kamu bisa turun dari salib itu. Kamu harus mempersiapkan dirimu untuk mendengar, repose, humble, silence dari mulut kita dan menahan untuk tidak menghakimi sesama.
  9. Abba Isaiah berkata lagi “ kerja keras, kemiskinan, pengasingan sukarela, ketabahan, dan berdiam diri menghasilkan kerendahan hati dan kerendahan hati menghapus banyak dosa
  10. Abba Isaiah berkata “ bencilah hal-hal yang ada di dunia ini yang bersifat daging/menyingkir dari itu kalau tidak maka kita menjadi musuh Allah.

@ Repose

Repose di capai ketika sudah mempraktekkan humility, silence and hesychia dengan tujuan mengistrahatkan hati kita dari godaan dunia. Humility adalah kekuatan cell doa kita untuk mencapai yang namanya silence. Abba Sisoes berkata : “ tinggalkan itu semua, buang kemauan sendiri dan jangan kuatir akan dirimu”. Seorang Elder berkata : “ada logismoi/godaan dosa yang selalu menganggu aku, aku selalu menentang mereka”. Seorang Elder lain berkata “ tetaplah di dalam cell doamu, ingat akan Tuhan sepanjang waktu dan Tuhan akan melingkupimu. Usirlah segala sesuatu yang berdosa sehingga kamu bisa repose.Seorang Elder berkata : Awasi hati nuranimu juga hubungan dengan orang yang ada di sekitarmu maka kamu bisa repose.

Bagaimana kita meperoleh repose? yaitu seorang Elder menjawab kurangi perhatian akan perut anda maka kamu bisa repose.

Abba Isaiah berkata : “ benci segala sesuatu di dunia dan istrahatkan tubuhmu karena kalua tidak maka kamu akan menjadi musuh Allah. Abba Poemen berkata jika dia bisa membenci dua hal itu maka ia bisa mencapai yang namanya repose. Apa kedua hal itu adalah menyingkir dari hal-hal kedagingan dan kesombongan.

Abba anthony berkata : “ dengan takut akan Allah maka kita selalu mengingat akan kematian kita dan juga penghakiman serta menangisi dosa kita sehingga kita bisa menemukan Allah, membenci daging kita sehingga kita di selamatkan.

  1. Abba Isaiah berkata : “ nama Allah tidak bisa di kuduskan di dalam diri kita karena kita masih di kuasai oleh dosa. Ketika kita berdoa “ dikuduskanlah namanu datanglah kerejaanmu “ maka kita sedang menurunkan Allah di dalam hati kita. Kerajaan Allah datang bukan dalam bentuk fisik tetapi spiritual yang bertahta di dalam hati kita.
  2. Theodore of pherme ada tiga poin : poverty, ascetisim, and fleeing from folk
  3. Abba John Colobos “ personally, I would like a person to participate in all the virtues. Jika engkau bangun pagi lakukanlah satu virtue sesuai dengan perintah Allah. Dengan ketekunan and long saffering, in the love of God, with fear and physical fervor, and with much humiliation; dengan doa yang sungguh-sungguh, memurnikan lidah dan mata kita dan segala hal, tidak mengukur orang lain dan sebaginya. Meninggalkan hal-hal materi yang berhubungan daging, dan masuk kepada hal-hal yang baik : masuk pada salib, menghancurkan musuh, miskin akan roh, in determination and spiritual asceticism. Puasa, pertobatan, menangisi dosa, berperang, ada ketajaman membedakan yang baik dan yang jahat, memurnikan jiwa, berbagi, berjaga-jaga dan lain sebagainya

Tujuan kita belajar desert father ini adalah supaya kita punya langkah-langkah yang kita lakukakn setiap hari mulai dari kita bangun tidur sampai kita tidur kembali.

@ Sorrow for sin (menangisi dosa) adalah bagian dari meperoleh kesempurnaan.

  1. Abba Anthony berkata dengan takut akan Allah di hadapan mata kita, marilah kita mengingat selalu akan kematian (menjauhi dunia dan semua yang ada di dalamnya). Ini adalah the konteks Hesychia yang harus kita capai yaitu menangisi dosa kita sehingga pada akhirnya kita worthy of God.
  2. Tetaplah di dalam cellmu, satukanlah pikiranmu, ingatlah akan hari kematian, ingatlah the decomposition of the body, akan ada bahaya yang akan mengejar kita, kesakitan, kesia-siaan dari dunia ini, berjaga-jaga, semangat yang tidak ada padamnya. Barpikirlah apa yang terjadi ketika kita mati dan sebagainya.
  3. Abba Arsenius berkata sepanjang hidupnya ketika ia duduk, berkerja dengan tangannya ia memiliki kain pengakuannya karena airmata jatuh dari matanya untuk menangisi dosa-dosanya.
  4. Abba Ammonas berkata ketika di tanya oleh seorang saudara berkata kepadanya apa yang saya lakukan Abba jawab Ammonas : pergilah panasin pikiranmu. Ingatlah bagimana aku bertahan untuk berdiri di hadapan tahta Kristus dan bagaimana aku membela diriku, ingatlah akan hari itu. Jika kamu bisa melakukan itu maka kamu akan membebaskan jiwamu dan kamu akan di selamatkan.
  5. Abba Theodore berkata : ketika kamu duduk ke dalam cellmu, fokuskan pikiranmu dan ingatlah bahwa kamu sedang di hadapan Allah. Bayangkah yang takut, yang mengerikan di dalam penghakima dan itu terjadi kepada semua orang berdosa. Markus 9:48 akan ada api yang tidak padam dan akan ada cacing yang tidak akan mati. Di sini ada neraka sementara, dan semuanya itu adalah gertakan gigi dalam Matius 8:12 ada ketakutan, penyiksaan dan inilah yang kita ingat/doakan dari silence. Desert father berkata ketika kita silence kita bukan sedang melayang/melamun tetapi membayangkan tartarus, darkness, and gnashing of teeth. Setelah itu majulah, bawa hal-hal yang baik di dalam hatimmu, ready access to God dan kristus dan kepada malaikatnya dan orang-orang kudus serta nikmatilah itu. Kita menangisi hal-hal yang jahat dan rejoice kepada hal-hal yang baik.
  6. Abba Elijah berkata: saya takut ketiga hal ini ketika jiwaku keluar dari tubuhku artinya aku akan mati/aku akan bertemu dengan Allah dan kapan hukuman itu di berikan kepadaku.
  7. Abba Isaiah berkata : dia yang ada di dalam hesychia haruslah takut akan Tuhan sehingga kita menangisi dosa itu.
  8. Abba Petter murid dari Abba Isaiah kerkata : Ketika saya mengujungi Abba Isaiah ketika ia sakit, saya menemukan dia dengan sangat menderita dan ketika ia melihat saya sedih dia berkata kepada saya apa yang membuat kamu terhambat untuk melakukan repose? yang aku takuti adalah ketika aku menyingkir dari wajah Allah
  9. Abba Petter juga berkata : aku mengujungi dia dan menemukan dia sakit di berkata kepadaku : tubuh selalu mencari kesehatan tetapi untuk berbaring melawan Allah tetapi apakah akar dari semua tanaman yang di siram setiap hari? akan mati dan tidak menghasilkan buah. Sama dengan kita semakin kita hidup benar di hadapan Allah maka kita semakin dekat kepada Allah.
  10. Abba Petter juga berkata lagi : Apa artinya takut kepada Allah? jawabnya seorang pribadi yang percaya pada siapappun yang bukan Tuhan, orang itu tidak miliki rasa takut akan Tuhan dalam dirinya.

Desert father selalu memberi nasehat-nasehat yang pretikel untuk mencapai kesempurnaan misalnya Abba Josep dari teibis berkata : kita harus mengalami kematian, melakukan hal-hal yang baik, takut akan Allah dan juga memuliakan dan menghormati Dia. Abba Josep berkata ketika kamu sakit atau di cobai :

  1. Terimalah hal itu dengan ucapan syukur,
  2. Kemudian berusaha membersihkan yang salah-salah tadi di hadapan Allah (cepat memperbaiki/menangisinya) dengan itu akan menghapus segala dosa-dosa itu untuk memuliakan Aallah bukan untuk mencari muka kepada manusia.
  3. Duduklah di dalam satu ketaatan/ perintah. Carilah spiritual father dan renounce (tinggalkan) semua keinginan-keinginan kita.

Abba anthony berkata sama seperti ikan klau mati dia keluar dari air begitu juga dosa kita berluasa berkerja kalau kita keluar dari cell doa kita. Kenapa karena ketika kita keluar dari cell doa kita maka kita seperti ikan yang ada di daratan di maka kita kehilangan determinasi atau kehilangan doa, kehilangan takut akan Allah dan kehilangan semuanya karena kita keluar dari cell doa kita.

Aplikasi :

Mencapai kesempurnan bukanlah yang mudah karena slalu ada Accidie, porneia dan logismoi yang membahambat kita yntuk melakukan silence, hesychia dan the cell. Perkatan-perkataan dari kutipan desert father memberi kita wawasan pengetahuan tentang langkah-langkah apa saja yang kita lakukan untuk memperoleh kesempurnaan itu yang pertama adalah menyingkirkan hal-hal duniawi dan memiliki satu kerendahan hari di hadapan Allah, takut akan Allah dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui lebih jelas dan menjawab keraguan saudara jangan lupa tonton chanel Youtobe Hendi Wijaya semuanya di situ di jelaskan.

Spiritual of Desert Father ( Part III)

Ketika kita melakukan silence (keheningan)/hesychia atau yang di katakan the cell seperti yang di lakukan oleh para biarawan di padang gurun kita akan mengalami banyak hambatan-hambatan yang membuat kita tidak fokus dengan silence kita. Hambatan-hambatan dari iblis ini bersifat tidak terlihat karena kitalah yang akhirnya menjadi alat dari dosa itu. Kenapa? karena kitalah yang melakukannya. Hal ini seringkali berwujud dalam logismoi.

@ Logismoi

Logismoi adalah satu kata yang tidak pernah ada pengertian yang terlalu jelas di dalam desert father tetapi di dalam philokalia jelas bahwa logismoi ini menjadi benih dari hal timbulnya hawa nafsu. Logismoi adalah pikiran-pikiran yang di hasilkan dari roh/jiwa kita, jadi ini bukan pikiran yang timbul dari kerja otak tetapi pikiran yang memang timbul dari pikiran atau kerja batin kita.  Secara batinia manusia ada jasmania (lahiria) dan batinia (spiritual). Didalam batinia ini ada satu perangkat yang sering di katakan oleh pak Hendi yaitu nous. Seperti di dalam komputer ada intelnya begitu juga manusia ada otaknnya. Nous ini yang menjadi otak dari tubuh/hati kita dan yang bisa mengendallikan seluruh perangkat batin/jiwa kita. Perangkat jiwa ini memiliki satu fakulti seperti punya fealing, emosi, bisa berpikir, bisa beragumen, berlogika dan punya keinginan yang mengacu pada tubuh yang akhirnnya di salurkan pada mata, mulut, telinga, tangan, perut, organ kelamin dan lain sebagainya. Ini muncul dari kerja nous kita. Jika nous itu berada dalam kondisi yang baik ia akan menghasilkan sesuatu yang baik dan jika nous kita jahat akan melahirkan dosa.

Di dalam nous kita selalu ada serangan atau godaan (peirasmos dari iblis yang menyerang nous kita. Jika nous kita kalah maka nous sama peirasmos akan berdialog, dan jika nous kita kalah lagi maka iblis akan menguasai hati kita (kardia) Kis 5:3; 1 Pet5:8; Efe 6:11. Dari hati kita yang di kuasai oleh iblis akan muncul segala pikiran jahat Mar 7:21; Mat 15:19 dan ini merupakan bagian dari kerja nous kita tadi. Didalam pikiran yang jahat akan muncul keinginan daging (epithumia) atau nafsu yang jahat dan jika keinginan itu di buahi maka akan melahirkan dosa/membuahkan dosa Yak 1:14-15.

Bapa desert father juga mengalami yang namanya logosmoi bukan hanya kita sekarang ini. Desert father menekankan ada dua logismoi yang juga menyerang mereka bahkan menyerang kita saat ini yaitu

  1. logismoi accidie (pikiran-pikiran liar, depresi, pikiran yang tidak punya pengharapan dan lain sebagainya).
  2. Logismoi porneia (pikiran tentang hawa nafsu yang berkaitan dengan seks

Porneia timbul dari luar dari panca indera kita sedangkan accidie timbul dari kerja pikiran/nous dalam wujud dianoia seprti : tidak ada pengharapan, tidak fokus kepada Allah dan lain sebagainya macam-macam pikiran yang negatif.

Nous merupakan benteng pertahanan hati dari serangan iblis dan benteng ini dapat di jaga dan di lindungi dengan the cell, silence dan hesychia. Tujuan desert father melakukan itu adalah untuk mmencapai :

  1. Doa tanpa henti
  2. Mengingat nama Yesus
  3. Mengingat kasih Allah
  4. Mengingat kematian mereka
  5. Mengingat penghakiman akhir mereka
  6. Berjaga-jaga, watchfulness, waspada
  7. Berusaha melaparkan hawa nafsu
  8. Melawan pornea dan akedia yang timbul
  9. Membaca firman Tuhan
  10. Melakukan sakramen, pengakuan dosa dan ekaristi

Ada satu kalimat yang menarik, ada saudara bertanya kepada Abba Mark  : Bagaimana aku bisa meMperoleh Yesus? jawabnya : berkerja, humility dan ceaseless prayer acquire Jesus; all the holy men from first to last were saved by these there. ketiga ini adalah berkerja, humility dan ceaseless prayer acquire Jesus memperoleh tantangan yang di sebut logismoi.

Antony pernah berkata bahwa : tidak ada seorangpun yang tidak di cobai ketika ingin masuk kedalam kerajaan sorga cuman bagaimana kita menyingkirkan peirasmos.

Evagrius mengatakan ketika kita menyingkirkan temptations maka kita bisa di selamatkan. Jadi tidak ada seorangpun yang dapat di selamatkan jika dia tidak bisa menyingkirkan  peirasmos itu.

Yang paling utama dari logismoi adalah porneia

@ Porneia

porneia adalah adalah sebua any illicit sexual movement of body, mind, or spirit (suatu pergerakan satu seksual dari tubuh, nous dan spirit). Desert father berkata bahwa porneia itu adalah berpikiran tentang hal-hal dunia baik itu passion (nafsu seks) atau bentuk yang erotically yang memang menyerang hati mereka. Porneia itu bukan hanya ketika seseorang bisa mengendalikaan tubuh dari seksual tetapi juga bagaiman seseorang juga bisa mengendalikan pikiran atau rohnya sendiri seperti yang Yesus ajarkan bahwa jika kita hanya memmikirkan atau mengingat wanita saja itu berarti sudah berzinah. Porneia ini harus di lawan sampai nafas yang terakhir

Abba Poemen berkata seperti seorang raja yang di jaga oleh pengawalnya seperti itu juga kita menjaga jiwa kita dengan mengawalnya dari serangan porneia.

Seseorang bisa dicobai oleh porneia ketika ia banyak makan dan tidur, kemalasan, bersenang-senang, tidur di tempat-tempat yangg tidak seharusnnya, dan ini akan memunculkan accidie bukan hannya porneia, arogan dan kesombongan. dan juga seseorang bisa di serang karena  karena kurang waspada dan tidak yakin bahwa Allah tinggal di dalam kita.

Mateos berkata : porneia physical death dan mind dan disitulah kita mengalami repetance.

@ Kutipan porneia

Ada seorang kutipan anonimen yang tidak di ketahui namanya di katakan begini : kita bisa merasakan Allah jika kita merasakan pahitnya dunia itu. kita bisa merasakan Allah ketika kita silence/hesychia dan doa tanpa henti dan mengerjakannya seumur hidup kita. Sehingga kita memperoleh keselamatan.

Ada sebuah cerita menarik ketika seorang desert father melakukan satu silence tiba-tiba ada iblis mengutus seorang perempuan cantik mengetuk di depan pintu cellnya lalu ia membukan pintu dan mempersilahkan dia masuk, lalu perempuan itu mencoba memunculkan porneia dari bapa biarawa tetapi desert father ini selalu mengikuti cell doanya sehingga ia berhasil melewati godaan dari perempuan itu. Lalu perempuan ibu bertanya mengapa kamu tidak tergoda? jawab desert father saya memang tergoda tetapi ketika saya ingin membuka pintu saya memotong tangan saya, ketika mata saya ingin mencoba mengintip kamu saya mencungkil bola mata saya, lalu ketika kaki saya melangkah menghampiri kamu saya benar-benar memotong kaki saya. Hal ini membuat perempuan itu kaget ketika melihat desert father ini yang tangannya putus, matanya buta dan akhirnya perempuan itu menyesal dan bertobat. Disini kita tidak di anjurkan untuk memotong anggota tubuh kita melainkan dari sini kita bisa belajar bagaimana desert father benar-benar serius untuk melakukan asceticsnya di hadapan Allah.

Yang bisa mengendalikan diri kita dari porneia adalah dari dalam batin kita.

Secara natural Tuhan menciptakan kita ada namanya logismoi porneia yang baik tetapi ini dalam kontek pernikahan memuliakan Allah tentunya. Tetapi yang kita bahas di sini adalah porneia yang jahat yang bisa menyerang siapapun

@ Accidie

Accidie adalah di mana seseorang itu tidak bisa fokus selalu memikirkan hal yang macam-macam sampai mengalami yang namanya depresi. Desert father Abba Anthony berkata ada tiga perjuangan yang selalu mereka perjuangkan yaitu godaan :

  1. Hearing (pendengaran)
  2. Speaking (berbicara)
  3. Seeing ( melihat)

Accidie ini adalah bagaimana kita menenangkan hati.

Abba Macarius berkata : ketika ia mudah dia juga mengalami akedia di dalam cellnya.

Accidie secara beragam mendefenisikan sebagai kemalasan mental dan dari spiritual, kesedihan, ketidakpedulian, kelesuhan, kecerobohan dan melankolia ini adalah satu logismmoi yang muncul ketika melakukan silence.

Amma Theodora (desert mother) mengatakan hati-hati dengan Accidie karena ini serangan dari logismoi yang akhirnya menghasilkan logismoi yang jahat yang membuat tubuh kita terasa berat dan juga lutut kita juga berat bahkan energi jiwa kitapun sendiri. Accidie satu pikiran yang tidak punya tujuan, tidak bisa menikmati apapun, tidak punya gairah, tidak punya kehidupan yang pasti dan lain sebagainya. Ketika accidie mulai menyerang kita kita tetap di dalam cellnya kita, tidak boleh malas, tekun berdoa dan mencari blaskasihan Allah.

Cara mengatasi Accidie dimana semakin kita mencapai level silence Maka Accidie selalu muncul. Itulah sebabnya bapa desert father mengingatkan kita bahwa

  1. Jesus prayer tanpa henti
  2. masuk kedalam cellmu
  3. meminta blaskasihan Allah

Jika kita benar-benar datang di hadirat Allah mau tidak mau kita selalu menghadapi Porneia dan Accidie.

Seperti kata desert father Anonymous advice {G39} Allah akan memampukan kita dan terus memanjakan blaskasiha itu, kerendahan hati dengan a broken heart, cari pertolongannya karena Dia tahu kerapuhanmu di dalam segala hal.

Aplikasi

Jadi sebagai ketaatan mari kita mencoba saya dan juga saudara yang membaca, tidak tertutup kemungkinan bagi setiap kita untuk praktekkan silence (keheningan), berdoa tanpa henti dengan menyebut Jesus prayer dan kerendahan hati dengan hati yang hancur di hadapan Allah.

masuklah  kekamar doamu, tutup pintu panca indera kita, lalu berdoa dengan silence/hesychia dengan segala kerendahan hati tetapi iblis tidak akan diam dia akan  selalu datang dalam bentuk accidie, porneia dan logismoi dan itulah yang akan menyerang kita tetapi jangan lupa bahwa Allah Memampukan kita karena Dia tidak akan membiarkan kamu di cobai melampauhi apa yang kamu hadapi.

Untuk mengetahui lebih jelas dan menjawab keraguan saudara, jangan lupa tonton chanel youtobe Handi Wijaya

The Spiritual of Desert Father (Part II)

@ Hasychia

Hasychia  adalah the state of mind before God. Dalam Mat 6:6 pertama Masuklah ke dalam kamarmu kedua dan tutuplah pintu (tidak di ganggu oleh apapun/silence dan yang ketiga berdoalah kepada Bapamu inilah yang di sebut state of the mind dimana kita bisa berdoa di dalam keheningan.

Mat 6:6 bukan berbicara dengan tempat tetapi berbicara tentang spiritual meters atau the state of mind bagaimana hati kita memahami silence/hesychia.

Hesychia the mother of all virtues dan melindungi kita dari serangan musuh dan tidak membuat kita terluka. Hesychia not simply silence tetapi sebuah attittude. Hesychia with the mind into the heart dan berdiri di hadapan Allah seperti yang di katakan dalam Mat 6:6.

Tujuannya adalah of solitude is to celebrate the liturgy in the inner chapel of the heart which is the temple of the holy spirit. Henry Nouwen mengatakan hesychia bukan private therapeutic place tetapi tempat kita bercakap tempat di mana manusia lama kita mati dan manusia baru kita lahir.

Hesychia bukan propose tetapi alat cara untuk mencapai tujuan. Untuk melakukan hesychia kita harus takut kepada Allah tanpa henti berdoa dengan kesabaran dan jangan membiarkan hati kita lepas dari pikiran Allah. 1 Yoh 2:15 janganlah mengasihi dunia apappun yang ada di dalamnya.

@ Keselamatan  

Bagaimana kita di selamatkan? Desert father mengatakan ada dua tentang keselamatan yaitu Ultimate dan Immediate Salvation. Ultimate adalah the hope of glory sedangkan Immediate Salvation berbicara tentang skopos/destinatio, the goal.  Skopos/destinatio adalah bagaimana aku mengerjakan keselamatanku yang Tuhan berikan dalam kehidupanku sekarang ini. Sedangkan Ultimate Salvation adalah bagaimana the hope of glory pengharapan yang akan datang dan kemuliaan itu. Jadi ada dua yaitu Ultimate Salvation adalah apa yang di kerjakan sekarang seperti dalam Kis 16:31 Dan Immediate Salvation adalah tujuan akhir.

@ kerendahan hati

Satu cara untuk mencapai Immidet Salvatoin aadalah kerendahan hati. orang kudus di selamatkan dari awal sampai akhir dgn tiga hal yaitu berjuang/berusaha, kerendahan hati dan berdoa tanpa henti. Yesus mengosongkan dirinya untuk menyelamatkan kita begitu juga dengan kita, kita mengosongkan diri kita agar kita selamat dengan cara merendahkan diri.

Untuk mengetahui lebih lanjut dan jelas silahkan tonton chanel youtobe Hendi Wijaya

Latar belakang sejarah historis Desert Father

Silence membantu kita untuk melihat diri kita dan mencapai kehidupan yang benar-benar I and God are here Saya dan Allah ada di sini.

Latar belakang sejarah historis

Secara global/umum para biarawa kristen awal membentuk masyarakat internasional yang berkembang di semua wilaya Yunani dan Kekaisaran Romawi , di Syria dan Persia, Di Mesir berkumpul di sekitar sungai Nil, dan sejauh ke Afrika seperti Nubia (sudan Modern) dan daratan tinggi Ethiopia. Mereka mendiami berbatu dan gurun di Sinai, Palestina, Arab dan Turki (Kapadokia). Setelah abad ke lima, monastisismen menjadi populer juga di Barat, di mana Gaul (Prancis kuno) dan Italia menjadi pusat aktivitas.

Ketiga bentuk gaya Hidup monastik di gereja mula-mula telah menjadi standar pada abad ke empat dan setelah Kaisar konstatinus memulai transformasi Negara Romawi menjadi kekaisaran Kristen Byzantium, gerakan biara berkembang selama lebih dari seribu tahu dengan perlindungan Kaisar yang Kristen. Di pusat-pusat seperti Gunung Athos di Semenanjung Acte, dekat Halkidiki, Di Yunani : Pechersky Larva (Biara Gua) di Keiv, atau biara gunung hutan Transylvania, di tempat tersebut terus berlanjut cara hidup biara yang kuno menunju era modern.

Gaya Sastra Monastik

Pengabdian total dalam hidup desert father adalah untuk mencari Allah. Mereka melakukan  dengan gaya hidup yang sangat di siplin dan miskin secara radikal. Pada awal abad ke tiga, karya sastra mereka mencapai puncatnya. Para guru spritual seperti origen dari Aleksandria, salah satu filsuf Platoni yang paling terpelajar di usianya, menciptakan metode penafsiran Alkitab yang anggun untuk memurnikan jiwa dan membantu pencerahan dan pendakian rohani.

Teks-teks monastik adalah sebuah literatur yang di dedikasi bagi rahasisa kehidupa batin, yaitu sebuah pencaharian untuk jalan kedamaian, blaskasihan dan kemurnian doa.

Perkataan desert father di bagi atas tiga :

  1. Anonim (nama-nama)
  2. Systematiskos 
  3. Alfabet/Alfabetika

The great center was Egypt. By Ad. 400 Egypt was a land of hermits and monks. there were three main types of monastic experiment there, corresponding very roughly to there geographical locations artinya Desert father pusat utamanya/awalnya berasal dari mesir pada abad ke empat. Pada tahun 400 Mesir akhirnya menjadi tempat para Hermit (orang yang benar-benar hidup menyendiri) para pertapa dan biarawan.

Ada tiga kelas/level/group di mesir

  1. Lower Egypt – the hermit life : benar-benar mennyendiri.
  2. Upper Egypt- coenobitic monasticism : membentuk suatu komunitas yang di pimpin oleh salah seorang desert father
  3. Nitria and Scetis, group pf ascetics : yang berasal dari daerah Nitria and Scetis adalah : Moses, Pambon, Abraham, Sisoes, John Colobos, dan dua Macarii.

Kehidupan desert father

               Bapa padang gurun menjauhkan diri dari masyarakat biasa dan mencari kesunyian di padang gurun yang merupakan langkah pertama kehidupan sehari-hari adalah doa, dan itu adalah kehidupan sederhana yang radikal: gubuk batu dengan atap dahan, alas buluh untuk tempat tidur, kulit domba, lampu, bejana untuk air atau minyak. itu sudah cukup. Makanan dikurangi seminimal mungkin; tidur juga: ‘satu jam tidur             Desert father mencoba banyak eksperimen, terutama dengan puasa, tetapi kesimpulan akhirnya adalah, ‘untuk seorang pendoa, satu kali makan sehari sudah cukup.’

            Desert father ini adalah orang-orang yang saling menolong. Anthony the Great  berkata: my life is my brother. dan juga sering kali turun ke kota menolong orang yang sakit dan mempertahankan iman kekristenannya serta melawan ajaran-ajaran yang sesat. Dan bahkan ada orang yang melakukan mujizat di tengah masyarakat dan mereka melakukan itu dengan pertolongan dari Allah dan penuh sukacita. Tempat mereka melakukan ascetics kebanyakan di gua-gua.

Doa dan Keheningan

Yang di lakukan desert father di padang gurun yaitu mereka itu memazmur atau menghafal Psalms dan juga mengulangi Jesus prayer, “Lord Jesus Christ have mercy upon me” dan bagaimana menciptahan hati mereka seperti air yang tenang sehingga dari air yang tenang itu mereka bisa mererfleksi diri mereka, bisa melihat diri mereka dan juga melihat hubungannya dengan Allah dalam segala situasi.  Ini adalah the angelic life yang tidak pernah putus melayani Allah, the spiritual life yang tidak pernah memikirkan hal-hal duniawi, the monastic life yang benar-benar sendiri, the aim and the way of the monk/begitulah cara hidup atau tujuan mereka. Salah seorang desert father seperti Anthony berkata :  Unless a man can say, I alone and God are here, he will not find the prayer of quiet/aku dan Allah ada disini sendiri, maka ia memasuki yang namanya the prayer of quiet/keheningan.

Silence di bagi menjadi 3

  1. The cell seperti perkataan di Matius 6:6 Masuklah ke dalam kamarmu, kamarmu itulah the cell
  2. Silence/diam lalu tutuplah pintu artinya kita menutup segala alat indera kita dan di situlah kita
  3. Hesychasm dan berdoalah kepada Bapa .

Isaac of Syria berkata : yang di hasilkan oleh silence adalah repetance does not reach perfection.

Abba Pambo berkata: Orang yang tidak bisa silence ia tidak akan mengerti perkataan-perkataan yang di ajarkan oleh orang lain.

Silence membantu kita mencapai kehidupan yang benar-benar I and God are here.

Untuk mengetahui dengan jelas bisa di tonton chanel Youtobe Hendi Wijaya.

Manusia baru, Hati, logismoi dan Jesus prayer

Nama                             : Ribala Erniwati Gulo

Mata Kuliah                  : Spritual Philokalia

Semester                        : Tujuh ( VII )

Dosen                             : Dr. Hendi Wijaya, S.S

Setelah saya menonto 7 vidio spritual Philokalian ini. Mengingatkan saya betapa pentingnya memupuk spritual kerohanian kita agar pikiran-pikiran jahat ( logismoi ) / keinginan daging tidak dengan mudahnya menyerang kita dan juga pentinya doa puja Yesus.

Tujuan utama hidup manusia adalah berada di dalam Kristus sebab hanya di dalam Dia manusia berada di dalam keselamatan. Di dalam Kristus berarti di dalam keselamatan. Kristus adalah keselamatan itu sendiri sebab di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru ( 2 Kor 5:17 ) atau manusia baru ( Efe 4:24; Kol 3:10 ) yang mengenakan Kristus atau memakai Kristus melalui baptisan ( Gal 3:27 ). Di dalam baptisan kita manunggal dengan kematian Kristus di atas kayu salib yang mengalahkan dosa ( Rom 6:3 ). Di dalam baptisan kita manunggal dengan penguburan Kristus yang mengalahkan Iblis, sang penguasa alam maut/Hades ( Rom 6:4 ).

Di dalam baptisan kita manunggal dengan kebangkitan Kristus yang mengalahkan maut atau kematian ( Rom 6:5 ). Baptisan di dalam Kristus berarti manusia lama kita yang mati karena dosa ( Efe 2:1 ) turut disalibkan, dikuburkan, dan dibangkitkan bersama Kristus untuk memperoleh hidup baru atau manusia baru yang hidup bersama Kristus yaitu hidup yang telah mati bagi dosa dan hidup bagi Allah ( Rom 6:3-11 ). Baptisan di dalam Kristus membuat kita mengenakan Kristus. Pakaian Kristus yang kita kenakan itu adalah kemanusiaan baru yaitu kemanusiaan Kristus yang telah memperbarui kemanusiaan Adam atau kemanusiaan lama.

Ketika kita memakai kemanusiaan Kristus itu maka kita menjadi manusia baru yang terus-menerus diperbarui menuju kekudusan yang sesungguhnya menurut Kristus ( Efe 4:24; Kol 3:10 ). Kita bertumbuh ke arah Kristus menjadi dewasa seperti Kristus ( Efe 4:13,15 ) sehingga pada akhirnya kita atau manusia baru itu akan menjadi serupa dengan Kristus ( 1 Yoh 3:2 ). Di dalam Kristus kita terus menyempurnakan manusia baru melalui pengudusan/penyucian sampai kita menerima keselamatan yang seutuhnya  ( Efe 4:13; 1:14; Rom 6:22; Kol 3:10 ).

Pakaian Kristus adalah pakaian kekudusan/kesucian hidup melalui penyucian diri dari segala dosa ( 1 Yoh 3:3 ). Penyucian diri baik batin dan tubuh/daging dari segala dosa adalah proses pembaruan manusia baru yang telah mengenakan kemanusian Kristus. Kemanusiaan Kristus inilah yang membungkus diri kita sehingga yang dilihat Allah adalah diri kita di dalam Kristus dan dengan cara demikian baru bisa kita disebut anak-anak Allah karena Kristus ( Gal 3:26 ). Kristus adalah Anak Allah ( 1 Yoh 4:15 ) dan kita menjadi anak-anak Allah karena iman di dalam Kristus tadi ( Gal 3:26 ) yang membuat kita manunggal dengan Kristus. Anak-anak Allah karena Kristus berarti lahir dari Allah yaitu lahir dari air (baptisan) dan Roh ( karya Roh Kudus yang mencurahkan penebusan Kristus di dalam hati manusia Rom 5:5 ) ( Yoh 3:5 ) sehingga kita memiliki benih Allah di dalam hati kita ( 1 Yoh 3:9 ).

Dengan benih Allah ini maka kita ada di dalam Allah dan Allah di dalam kita untuk hidup bagi Allah sehingga sebagai anak-anak Allah kita memiliki kuasa atau energi ilahi untuk hidup kudus menyucikan diri dari segala dosa dan saling mengasihi sesama ( 1 Yoh 3:6,9-10 ). Inilah yang disebut Rasul Paulus hidup sebagai anak-anak terang yang berbuahkan kebaikan, keadilan dan kebenaran (  Efe 5:8-9 ). Jadi, di dalam Kristus kita adalah anak-anak Allah yang lahir dari Allah dan mewarisi benih ilahi untuk hidup kudus dan mengasihi.

Saya sudah menerima Kristus / mengenakan pakaian Kristus Dalam ( Gal 3:27 ) dan menjadi manusia baru yang terus di perbaharui segambar dan serupa dengan Kristus dalam ( Kol 3:10 dan Rom 8:29 ) yang merupakan pola cetakan manusia. Setelah saya percaya Yesus sekarang tugas saya adalah menyucikan diri dalam arti mendewasakan kerohanian saya dan itu butuh proses dan proses itu adalah penyucian  ( 1 Kor 11:13 ).  Penyucian ini di mulai dari hati karena di dalam hati ada pembaharuan budi ( nous / mata batin ).

 Menurut Alkitab dan bapa-bapa philokalia Hati salah satu karunia yang di berikan oleh Tuhan kepada manusia. Di lanjutkan jika hati kita baik maka seluruh kehidupan kita di terangi oleh terang dan sebaliknya jika hati kita buruk maka semua yang keluar dari hidup kita adalah buruk. Hati mengatur seluruh tubuh dan ketika rahmat Tuhan memiliki hati maka itu berkuasa dalam pikiran karena hati berada di tempat di mana nous dan pikiran-pikiran Kristus berada. Hati jauh lebih besar dari nous kita dan melalui nous kita bisa mengenal Allah. Hati mencakup kemapuan untuk mengasihi dan menginginkan Allah.

St. Nicodemus dari gunung athos mengatakan Karena hal itu kita harus belajar/ingat bahwa sebagai pusat roda gerobak memiliki jumlah jari-jari yang melingkar dan kembali kepusat di mana mereka bertemu begitu juga hati manusia seperti pusat di mana semua indra semua kekuatan tubuh dan semua tindakan jiwa bersatu. Jika nous kita berada di dalam hati maka seluruh kehidupan kita seperti akan di arahkan oleh nous untuk mengenal Allah. Oleh sebab itu dengan adanya nous ke dalam hati, maka nous akan menggerakkan kemaumpuan hati akan terus mengenal dan mengasihi Allah.

      Depenok seorang penulis orthodox terkemuka menggambarkan batin ini dengan hasrat/nafsu. Ketika kita sadar kita ingin mengubah dalam beberapa cara, semau nafsu yang di kemas dalam pikiran-pikiran bawah sadar seperti hati kita berkata bukan pada hidupmu. Ketika nous ini ada dalam hati kita nous ini selalu berusaha untuk mengarahkan hati kita untuk melakukan hal-hal yang Tuhan mau. Tetapi di sisi lain hati kita berusaha/berjuang untuk membawa segala keinginan kita, pilihan kita untuk memilih hal yang salah. Sehingga rasul Paulus berkata : siapa yang bisa membebaskan aku dari tubuh maut ini? melalui doa ini ia mencoba melepaskan nafsu yang mencoba untuk menghilangkannya dan ia menyatakan : aku berterimakasih kepada Allah melalui Yesus Kristus Tuhan kita.

Hati merupakan tempat atau wadah. Hati adalah tempat moral manusia yang terdiri dari pikiran, kehendak dan emosi. Hati di gunakan secara luas sebagai kiasan dari perasaan, kehendak dan intelek. Hati mengacu pada batinia manusia ( inti dari diri kita ) termasuk perasaan, hasrat kehendak dan intelek. Hati kita adalah diri kita yang sesungguhnya dan ini adalah katalis bagi hasrat, motivasi, maksud dan tindakan kita. Hasrat adalah suatu keinginan yang kuat dalam arti keinginan akan sesuatu atau untuk melakukan sesuatu. Motivasi adalah sesuatu yang menyebabkan seseorang bertindak sedangkan maksud adalah hal yang kita rencanakan atau suatu sasaran atau tujuan.

Hati adalah inti atau identitas dari manusia dan ini merupakan bagian yang paling rumit, kudus dan intim dari seseorang atau dasar dari seluruh diri dan karakternya. Kondisi hati kita akan menjadi kondisi hidup kita. Keadaan hati rohani kita mempengaruhi semua aspek kehidupan kita sehari-hari. Setiap persoalan rohani, mental dan emosi dan banyak hal lainnya itu berakar dari dalam hati kita atau berasal dari hati kita.

Walaupun saya sudah menerima Kristus tetapi di dalam pikiran saya masih muncul yang namanya logismoi atau pikiran jahat dan pikiran jahat ini selalu mencuri waktu saya untuk datang kepada Tuhan membuat banyak kesibukan sehingga ketika saya capek hati cepat berkata lain kali saja masih ada hari esok. Tetapi pikiran saya yang lain berkata bersekutu dulu dengan Tuhan baru melakukan aktifitas lain.

Logismoi adalah pikiran, kata ini sering sekali di pakai bapa-bapa philokalia sebagai pikiran-pikiran yang jahat. Logismoi perlu kita jaga karena dia merupakan bibit dari nafsu. Jika Logismoi ini di biarkan akan menghasilkan nafsu dan nafsu akan menghasilkan dosa.

Logismoi saya sangat kuat karena saya tidak membetenginnya pertama kali yaitu doa, meminta blas kasihan Tuhan. Melalui Anugrah dan spritual rohani kita mempunyai satu kesempatan untuk melawan epitumia ( nafsu ). Ada juga cara yang membantu saya untuk menejaga nous/ pikiran/ mata batin ini seperti yang di katakan pak Hendi Wijaya salah satu Dosen di STT Soteria Purwokrto  yaitu.

  • Punya kontra bicara
  • Punya kemarahan terhadap yang namanya dosa
  • Mengatasi pikiran pikiran jahat.

Memang hal benar jika di katakan semua manusia tidak mempunyai nous karena apa? tidak semua manusia percaya akan Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat, malahan mereka yang belum tahu karya kristus ketika kita menceritakan perbuatan kristus kepada mereka, itu sesuatu kebodohan atau merasa kita itu gila karena apa? Anugrah belum menyentuh hatu mereka. Dengan doa kita bisa bercakap-cakap dengan Tuhan. Doa bukan sekedar doa bibir seperti orang farisi supaya rang melihat bahwa dia lagi berdoa tetapi doa di sini adalah doa yang di mulai dari dalam hati yang merendahakan diri di hadirat Allah dan menyesali diri.

Ada 3 metode berdoa yang diajarkan oleh St. Symeon the New Theologian. Pertama, doa yang dipanjatkan dengan cara memusatkan pikiran ( intelek ) kepada hal-hal yang ilahi atau surgawi, kebenaran, keindahan, dan pikiran-pikiran yang pernah didengar dari Kitab Suci. Doa ini mengungkapkan kerindukan kehidupan surgawi. Namun harus berhati-hati karena ini hanya di dalam pikiran dan belum menjadi kenyataan. Sebab itu, ada metode kedua yang harus dilakukan yaitu menarik pikirannya dari hal-hal indah dan benar tadi kepada pemusatan diri sendiri, mewaspadai indranya, mengumpulkan seluruh pikirannya, memikirkan kesia-sian hidup dan mencoba memulihkan pikirannya dari jeratan nafsu. Doa ini ibarat berjuang sendiri melawan musuh di malam hari. Dia mendengar suara musuh dan dilukainya namun tidak bisa melihat dengan jelas wajahnya, dari mana dia berasal, dan apa tujuannya. Inteleknya berada dalam kegelapan dan terus menerus diserang oleh musuh. Doa ini lebih baik daripada doa yang pertama namun tidak akan mencapai doa yang sempurna jika tidak melakukan yang ketiga yakni memurnikan hati dan intelek. Kemurnian hanya bisa dicapai dengan ketaatan. Ketaatan pada Allah, bapa rohani, sesama, dan pada materi. Ketaatan atau kebajikan ini akan terjadi jika kita selalu berjaga-jaga dalam doa. Intelek kita menjaga hati tetap murni di dalam doa

Ada satu doa yang sangat menarik bagi saya, dan saya belajar dari doa itu di mulai semester dua yaitu doa puja Yesus (Jesus prayer) : “ Lord, Jesus Christ son God, have mercy on me ” artinya adalah Tuhan, Yesus Anak Allah, blaskasibanilah aku. Pertama saya menyebutkan doa ini, saya tidak tau mengapa sebagian dari pikiran saya melayang maksudnya setengah saya sebut pikiran saya lari ke makananlah, jemuranlah, tugaslah dan lain sebagainya sehingga saya lupa menyebutkannya. Tetapi tanpa saya sadari ketika saya dalam keadaan diam kata Lord Jesus Christ Son of God have mercy on me muncul dalam pikiran saya dan saya menyebutkannya lagi dan beberapa menit kemudia akan hilang. Ketika saya dengar vidio ini saya sadar ternyata waktu saya belajar doa puja Yesus ini iblis selalu mencuri doa saya dan membuat banyak kesibukan dengna tujuan untuk memisahkan kita dari Tuhan. Tetapi ada satu kekuatan yang bisa membantu kita melawan iblis atau keinginan daging yaitu Doa puja Yesus. Ada satu cara untuk menjaga hati dan pikiran kita dari godaan atau serang iblis atau pikiran-pikiran jahat (logismoi) yaitu Jesus prayer. Secara Theologi isi dari doa ini adalah : ” Lord, Jesus Christ son of God have mercy on me “ doa ini banyak di jumpai dalam Alkitab ( Luk 17:13; Mar 10:47; Mat 20:31; Kis 4:12 ) nama Yesus lebih berkuasa.

Jesus prayer adalah salah satu doa dari biarawa yang terus mereka lakukan tanpa henti dalam hidup mereka. Doa puja Yesus terdiri atas dua bagian, yang pertama : Lord, Jesus Christ son of God sedangkan yang kedua : have mercy on me. Di bagian pertama kita berseruh di dalam hati kita sedangkan yang kedua bleskasihanilah aku sama seperti seorang perempuan meminta blaskasihan dengan membawa minyak zaitun. Kita tahu bahwa minyak zaitu itu untuk mengurapi, untuk makanan atau sebagai minyak untuk menerangi pelita. Have mercy on me dalam arti kita meminta Tuhan membenahi hati kita, mengenyangkan, menerangi dan menyembuhkan luka-luka hati. Pertama memuliakan Allah dan kedua merendahkan hati karena kita adalah manusia yang berdosa.

St. Thiofan  mengajarkan kita harus mengikat nous dengan satu pikiran hanya memikirkan satu yaitu pikirkan Tuhan Yesus. Jadi, fokus dari Jesus Prayer itu adalah pikirkan nama Yesus sebab namanya berkuasa dalam Kis 4:12.

Sekarang saya mulai melakukan peperangan rohani dengan urutan yang tepat untuk menjaga pikiran dari berbagai keinginan duniawi pertama perhatian dan berjaga-jaga. Kemudian ketika kita merasakan permusuhan perhatian yang menyerang kita harus memukulnya dengan amarah di dalam doa puja Yesus di dalam hati. Seperti yang di katakan St, aisea harus punya amarah di dalam hati dan mengutukanya saat kita melakukannya kedua dan yang ketiga mengarahkan doa kita melawannya, memusatkan hati melalui doa Lord, Jesus Christ son of God have mercy on me.

Wise Advices

Nama                             : Ribala Erniwati Gulo

Mata Kuliah                  : Spritual Philokalia

Semester                        : Tujuh ( VII )

Dosen                             : Dr. Hendi Wijaya, S.S

Wise Advices

Pada dasarnya spritual philokalian ini berbicara tentang masalah hati. Di dalam hati Tuhan memberi kita yang namanya nous dan inilah yang menjadi hegemonikon atau penguasa di dalam hati kita. Penguasa ini yang adda di dalam hati kita harus kita jaga supaya dia bisa memilih sesuatu hal yang baik. Di dalam hati ada hukum daging dan roh (berasal dari kerja nous kita  menerima Anugrah/blaskasihan/pengetahuan spritual yang kita peroleh waktu kita beribadah dan hal-hal rohani lainnya dan itu masuk kedalam hati kita dan menjadi hukum Allah atau hukum roh )  kedua hukum ini saling berlawanan/bertentangan. Hukum roh harus di proses untuk memperoleh logismoi dan di buahi menjadi buah buah roh. Hukum roh ini seperti benih yang di tanam di dalam hati kita dan di kelola supaya menghasilkan buah perbuatan-perbuatan baik. Proses ini tidaklah gampang selalu ada gulma/godaan seperti perumpamaan lalang dan gandum. Tugas dari nous adalah menangkal/melawan setiap musuh yaitu hukum daging. Jika nous kalah maka hukum daging yang berkuasa menghasilkan logismoi lalu menghasilkan keinginan danging dan jika di buahi maka akan menghasilkan perbuatan daging (dosa).

Nasehat-Nasehat bijaksana dari bapa philokalia langkah pertama adalah

  1. Pertobatan (Repetance)/  ini merupakan langkah awal dimana kita membuka pintu hati kita dan mempersilahkan Roh kudus menyalurkan Anugrah Allah untuk masuk ke dalam hati kita untuk menguasai, menjaga dan melinndungi nous itu. Pertobatan ini dengan rendah hati mengakui dosa-dosa kita membuka hati kita supaya energy Ilahi bisa masuk. pertobatan ini di kerjakan setiap hari. Pertobatan (Repetance) salah satu cara kita merawat/menjaga/melindungi benih ilahi itu (nous)

St. Aisean : Untuk mengerjakan pertobatan itu berjaga-jagalah terhadap dirimu sendiri, kita tahu bahwa tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Allah dan jangan engkau berkata bagaimana saya bisa menjaga hati ini karena saya seorang pendosa. Ketika seseorang berkata saya tidak bisa bertobat dari dosa-dosa saya dan saya tidak bisa kembali kepada Allah. Nah, di situlah kita perlu pertobatan karena di situ di katakan dengan kita bertobat maka akan melahir barukan kita/memperbaharui hidup kita sepenuhnya.

St. Efagrios : sampai seseorang berubah itu di mulai dari pertobatan, pertobatan akan mengubah orang itu sepenuhnya, dia akan bijaksana ia akan selalu mengingat dosa-dosannyan dengan satu kesedihan dengan satu air mata dan disitulah dia akan terus meminta terang Ilahi menerangi hatinya. Dilanjutkan lagi, St. Efagrios : pertobatan itu berarti kita selalu mengingat dosa kita dengan satu air mata (soul kesedihan).

Mars diaketik : ada dosa yang akan menghasilkan kematian jika tidak ada pertobatan. Segala dosa akan di ampuni tetapi ada satu dosa yang membawa kita pada kematian yaitu ketika kita tidak melakukan pertobatan. St. Hesekios : setiap jam/hari kita harus memperhatikan/mengukur tindakan kita kemudian pada sore/malam hari kita mau membebaskan diri kita dari segala macam beban pikiran dengan kelelahan dunia ini dengan cara datang kepada Tuhan dengan satu cara yaitu melakukan pertobatan. Jika kita ingin Tuhan aka menolong kita dengan memberi kita satu pertolongan jika kita sungguh-sungguh meminta pertobatan kepada Dia.

Pertobatan yang di sampaikan oleh bapa gereja harus di sertai dengan skill air mata/ kesedihan yang sungguh-sungguh dan ini bisa di kerjakan setiap hari serta di barengin dengan Jesus prayer. St. Efagrios mengatakan : ketika jiwa di murnikan melalui keberjagaan intelek kita sehingga intelek ini akan meresponi hukum rohani yang kita pelajari dan akan membuat atau menghasilkan satu yang namanya kebajikan yaitu pertobatan.  Air mata sangat berharga di hadapan Allah. di lanjutkan lagi, doa yang di sertai air mata pertobatan itu merupakan suatu kebajikan dari intelek kita. Jika kita rindu dari pertobatan ini maka kita menjadi asing dari dosa.

Pertobatan itu harus di sertai :

  • Purification : pemurnian jiwa
  • berkata tidak pada dosa/ melupakan/ tidak membayang-bayangkannya di dalam pikiran kita.
  • melepaskan kita dari segala godaan/cobaan.
  • Doa atau keberjagaan batin St. Efagrios melanjutkan lagi : janganlah kita berdoa/bertobat  hanya sebagai ritual/tampilan seperti orang Farisi tetapi dengan takut dan gemetar di hadapan Allah sehingga intelek kita akan sadar betapa pentingnya prayer itu. Ketika kita melakukan doa ini berdoalah seperti biarawan mengapa?  karena meninggalkan semua hal-hal yang duniawi dan fokus kepada sel doanya. Sehingga Tuhan memberi kita sayarat-sayarat bagaiman kita mengatasi dosa kita. Jika doamu penuh dengan duniawi itu tidak akan membawa apapun tetapi jika kamu berdoa fokuskanlah perhatianmu kepada ingatan-ingatan dosa dan mulailah meminta dengan rasa takut tadi untuk melakukan/jijik terhadap  dosa itu dan buatlah dirimu dengan senantiasa merasa berdiri di hadapan Allah. Doa memberi kita satu kekuatan untuk melawan hawa nafsu atau memberi kita dispasien ( ketersapihan) dari hawa nafsu. Doa dan pertobatan menolong kita untuk mencapai ketersapihan. Jika kamu adalah ahli seorang theolog kamu akan berdoa dengan sungguh-sungguh dan jika kamu berdoa dengan sunggu-sungguh maka kamu adalah sorang ahli theologia. Intelek (nous) yang di berkati adalah doa tanpa henti yang di sertai kerinduan yang mendalam akan Allah dan doa itu di kerjakan dengan sungguh-sungguh dan terbebas dari hal-hal duniawi.

Bapa philokali mengajarkan lagi tentang

  • Keheningan batin/ stillnes ini merupakan salah satu cara mengerjakan doa yang terus menerus tanpa terganggu.

St. Talasius mengerjakan kita dalam buku philokalia volum yang kedua : keheningan dan doa adalah senjata terbesar dari kebajikan sebab doa dalam keheningan inilah yang memurnikan intelek kita dan memberikan kita pengetahuan spritual. Latiahan yang tekun yaitu pengendalian diri, kasih, kesabaran atau keheningan batin itu akan menghancurkakn doa-doa yang tersembunyi di dalam diri kita.

St. Diadokos dari potikis : pengetahuan spritual yang datang melalui doa keheningan yang mendalam dan pertobatan yang sunggu-sungguh akan mendatangkan hikmat dan hikmat ini akan membuat kita meiliki strategi untuk terus bersama dnegan Anugrah Allah itu untuk menjawab segala pikiran-pikiran jahat atau logismoi yang timbul.

St. Simeon the theologia : beberapa  bapa gereja lain bberkata kita harus mlatih keheningan hati atau keteduhan hati, yang lain mengatakan berjaga-jaga dan lain mengatakan keberjagaan hati. Atau kita harus menjaga keberjaan (melawan ) dan lain mengatakan kita harus mengintefesigasi/ menyelidiki pikiran-pikiran laogismoi dan menjaga intelek. Semua itu saa kerjanya hanya ada di dalam hati dan harus di kerjakan. Hati merupakan tempat menerima/memberi makan oleh mana sorgawi.

St. Nikita nitatos : keheninan adalah keadaan intelek yang tidak terganggu. Jiwa yang bersukacita dan teduh hati yang stabil berkonteplasi di dalam terang, memperoleh pengetahuan spritual meencapai yang namanya hikmat melalui nous yang suci, menangkap nous itu dan berbicara kepada Allah.

St. Gregori dari sinai : keheningan akan menghasilkan konteplasi

Nasehat Praktis doa, pertobatan dan sirenes dalam kehidupan sehari-hari yang di tulis oleh bapa-bapa philokalia :

  1. Salju tidak pernah bisa memadamkan api, air tidak pernah bisa mengeluarkan api, semak duri tidak pernah menghasilkan buah ara hanya saja hatimu tidak pernah bebas dari pikiran, kata-kata dan tindakan yang menindas sampai ia memurnikan dirinya secara internal, awasi hatimu selalu terus jalankan doa “ Tuhan Yesus Kristus kasihanilah aku ” jadilah rendah hati dan atur jiwa anda dalam keheningan
  2. Ada seorang biarawa  bertanya kepada guru besar bapa Nestro : Apa yang saya lakukan untuk yang terbaik dalam hidup? dan ia menjawab semua perkerjaan tidak setara. Kita menyatakan bahwa Abraham ramah dan Allah menyertainya di katakan juga Elia menyukai ketenangan dan Allah menyertainya di katakan juga Daud rendah hati dan Allah menyertainya. Jadi apapun yang di temukan/dirindukan jiwamu dalam lakukanlah itu dan selalu jaga integritas
  3. Bapa Antoni berkata : siapapun yang duduk di dalam keheningan dan dia telah lolos dalam 3 peperangan mereka yang mendengar, melihat dan berbicara maka hanya ada satu perang untuk bartarung dan itu adalah hatimu sendiri.
  4. Amasara pernah berkata :  jika saya berdoa kepada Allah bahwa semua orang harus menyetujui perilaku saya, saya harus menenukan diri saya menyesal tanpa henti di depan pintu masing-masing manusia. Saya tidak akan menanyakan ini sampai saya berdoa bahwa hatiku murni bagi semua orang.
  5. bapa Filemon : Awasi diri anda dengan hati-hati jangan biarkan diri anda terhanyut oleh oksesi eksternal gerakan jia yang kacau khususnnya dapat di buat tenang oleh keheningan nammun jika anda terus mendorong dan mengsimulasi mereka maka mereka akan meneror anda dan mengganggu seluruh hidupmu, begitu mereka memegang kendali maka begitu sulit bagimu untuk mengontrol diri
  6. John climacus : tetapkanlah pikkiranmu menurut jalan hagios sukailah gaya hidup yang sederhana dan sukailah pakaian hidup yang biasa-biasa saja dan sukailah makanan-makanan sederhana dan berperilaku dengan cara yang tidak terpengaruh dan jangan berdiri seolah-olah anda penting dan berbicaralah dari hatimu.
  7. John climcus Jika kita di babtis kita mengalami dua baptisan yang pertama adalah babtisan air itu tandanya bahwa kita meninggalkan manusia lama kita, menyucikan dosa-dosa kita dan yang kedua adalah baptisan air mata dimana ketika kita sudah menjadi orang kristen maka ada banyak perjuangan-perjuangan yang akan kita lawan (melawan daging). Air mata merupaka karunian dari Allah
  8. Rahap orang persia : Tuhan kita menturuh kita berdoa secara rahasia dan memerintahkan kita menutup pintu dalam Mat 6:6. Pintu yang kita tutup mulut tetapi hidup kita adalah bait suci di mana Kristus tinggal seperti yang di katakan rasul kamu adalah bait Allah 1 Kor 3:16
  9. Afarat orang persia : dari saat anda berdoa angkatlah hatimu keatas dan arahkanlah matamu kebawah (melihat kehidupan kita) fokuskan pada diri anda yang paling dalam dan berdoa kepada bapamu yang di sorga secara rahasia.
  10.  Afarat orang persia : sbelum anda berdoa pertama-tama ampuni semua orang yang telah menyinggung anda dengan demikian doamu akan naik ke hadirat Tuhan.
  11.  Afarat orang persia : saat anda berdoa berhati-hatilah bahwa anda berada di hadirat Tuhan mempersembahkan korban imamat bukanlah hal yang memalukan anda mempersembahkan korban yang cacat . jadi saat andda berdoa maka pertama-tama ampuni mereka yang telah menyinggung kamu.
  12.  Marc deaketik : seorang anak sapi mudah mengembara setelah merumput segar dan akhirnya menemukan dirinya terdampar di antara jurang yang menakutkan begitu juga dalam jiwa karena pikiran jahat lambat laut menyesatkannya
  13.  john of appamea : jika kita menyucikan diri dari kejahatan maka kita melihat kenyataan yang tidak terlihat.
  14.  Macario digrit : seorang murid harus mengingat akan Allah di dalam dirinya sebab ada tertulis engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan sepenuh hati Ul 6:5. Jadi letakkan Tuhan di hatimu supaya kamu selalu rindu kepada Tuhan dan melakukan apa yang Dia mau.
  15.  Marc deaketik : jika nous anda dapat berdoa tanpa gangguan maka hati anda akan cepat melembut dalam kerendahan hati.

Pemahaman

  • Didalam hati kita ada hukum daging dan hukum roh
  • .Tugas dari nous adalah menangkal/melawan setiap musuh yaitu hukum daging. Jika nous kalah maka hukum daging yang berkuasa menghasilkan logismoi lalu menghasilkan keinginan danging dan jika di buahi maka akan menghasilkan perbuatan daging (dosa).
  • Nasehat-Nasehat bijaksana dari bapa philokalia langkah pertama adalah
  • Pertobatan (Repetance)/  ini merupakan langkah awal dimana kita membuka pintu hati kita dan mempersilahkan Roh kudus menyalurkan Anugrah Allah untuk masuk ke dalam hati kita untuk menguasai, menjaga dan melindungi nous itu. Pertobatan ini dengan rendah hati mengakui dosa-dosa kita membuka hati kita supaya energy Ilahi bisa masuk. pertobatan ini di kerjakan setiap hari. Pertobatan (Repetance) salah satu cara kita merawat/menjaga/melindungi benih ilahi itu (nous)
  • Pertobatan yang di sampaikan oleh bapa gereja harus di sertai dengan skill air mata/ kesedihan yang sungguh-sungguh dan ini bisa di kerjakan setiap hari serta di barengin dengan Jesus prayer.   Air mata sangat berharga di hadapan Allah. Jika kita rindu dari pertobatan ini maka kita menjadi asing dari dosa.

                  Pertobatan itu harus di sertai :

  1. Purification : pemurnian jiwa
  2. berkata tidak pada dosa/ melupakan/ tidak membayang-bayangkannya di dalam pikiran kita.
  3. melepaskan kita dari segala godaan/cobaan.
  4. Doa atau keberjagaan batin Jika kamu adalah ahli seorang theolog kamu akan berdoa dengan sungguh-sungguh dan jika kamu berdoa dengan sunggu-sungguh maka kamu adalah sorang ahli theologia. Intelek (nous) yang di berkati adalah doa tanpa henti yang di sertai kerinduan yang mendalam akan Allah dan doa itu di kerjakan dengan sungguh-sungguh dan terbebas dari hal-hal duniawi.
  5. Keheningan batin/ stillnes ini merupakan salah satu cara mengerjakan doa yang terus menerus tanpa terganggu.

Aplikasih

Setiap manusia selalu melakukan yang namanya kesalahan atau perbuatan yang menghasilkan dosa. Tetapi tidak tertutup kemungkinan bagi setiap kita untuk datang di hadirat Tuhan menangisi dosa-dosa kita dan mau hidup di perbaharui oleh Tuhan. Dan ditambah lagi doa puja Yesus. Dimana kita meminta blaskasihan Tuhan. Pertobatan di sini bukan hanya sebagai lambang atau tampilan tetapi harus di kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan airmata. Pertobatan ini dengan rendah hati mengakui dosa-dosa kita membuka hati kita supaya energy Ilahi bisa masuk.

Energeia

Nama                             : Ribala Erniwati Gulo

Mata Kuliah                  : Spritual Philokalia

Semester                        : Tujuh ( VII )

Dosen                             : Dr. Hendi Wijaya, S.S

Energeia

Doa Jesus preyar adalah usaha kita yang kini kita kerjakan secara terus menerus untuk meminta Anugerah Allah/Rahmat Allah. seperti yang di katakan Rasul Paulus kepada gereja di Korintus dia berkata aku menanam, apolos menyiram tetapi Allah yang memberi pertumbuhan dan disini ada satu wujud sinergy yang sangat jelas.

Dalam istilah Theologi kalau kita belajar tentang Allah di situ ada Esensi dan sinergy ini adalah dua kutub hubungan Allah dengan manusia yang pertama :

  1. Hal-hal yang misteri yang tidak bisa kita tau/ yang tersembunnyi ( Esensi)
  2. Energi Allah/Karya Allah/Ciptaan Allah/Tindakan Allah/Kuasa Allah (Energy)

Energy Allah pada puncaknya adalah Inkarnasi. Jika setiap orang tidak mengenal Yesus Kristus maka tidak ada seorangpun yang mengenal Allah itu

St. Basil mengatakan kita tahu esensi Allah melalui Energinya. Dan di perjelas lagi dalam Yohanes di mana kita mengenal Allah melalui Yesus Kristus. Basil melanjutkan tidak ada seorangpun melihat Allah tapi kita mengalami esensi itu. Jika seseorang secara pibadi berumpa dengan Yesus Kristus maka dia dengan sendirinya percaya pada Energy Allah itu. Melalui Esensinya Allah itu mistery tetapi elalui Energynya Dia itu dekat dengan kita.

Energy ini di pakai oleh St. Gregory palamas atau bapa-bapa gereja yang lain dimana Allah yang menyatakan diri-Nya di dalam diri Yesus Kristus. Allah itu tidak bisa di potong-potong/di bagi-bagi dan energynya menunjukan siapa Allah itu.

Apa yang di ajarkan bapa-bapa gereja di situ ada satu istilah Theosis/pengilahian kita tidak bisa menjadi Allah tetapi kita menyatuh dengan Allah. Theosis ini satu sisi kita tetap jadi manusia bukan menjadi Allah tetapi karena ada EnergyNya makanya kita bisa menyatuh dengan Dia.

Apa Anugerah Allah itu? Energy Allah yang di nyatakan kepada kita. Allah yang misteri dinyatakan oleh Yesus Kristus dan di curahkan oleh Roh kudus. Yang di curahkan oleh Roh kudus adalah energy Allah Yang menyelamatkan kita. Rasul Yohanes mengatakan Allah, Yesus Kristus dan Roh kudus berada di dalam hati kita karena Energy Allah itu bukan sesuatu yang di luar dari diri Allah

Dalam Fil 2:13 di situ di katakan sebab Allah adalah sang pemberi Energy  ke dalam diri kita pada kehendak atau kemauan dan juga energy demi kesenangannya. Di situ ada kata Yunanninya energon/energy. Ayat ini ada hubungannya dengan spritual kita seperti ketika kita berdoa, bernyanyi di situ bukan usaha kita saja tetapi ada Allah yang berkerja di dalam kehendak dan kemauan kita. Mengapa karrena Allah itu yang memberikan Energynya.

Disini ada dua poin

  1. Bahwa Allah sang pemberi energy kedalam diri kita untuk mengerjakan keselamatan kita dalam Fil 2:13 ini konteksnya ada Allah sang pemberi energy/Allah yang mencurahkan diriNya dalam bentuk energyNya bukan esensiNya. Ef 1:11 ada Allah yang berkerja di dalam segala sesuatu yang Dia ciptakan, Ef 1: 2 Energy ini yang membangkitkan Kristus. Enery Allah di berikan supaya manusia bisa mengerjakan keselamatanyya sendiri dalam Fil 2:12. Keselamatan itu ada ketika benih iman kita menyatuh dengan benih Allah (di kawinkan). Benih Allah itu apa? pengorbanan Kristus di atas kayu salib, sehingga kita di lahirkan dari Allah menjadi anak-anak Allah Rom 7:4. Anak secara jasmani penyatuan antara benih laki-laki dengan benih perempuan sehingga lahirlah kita manusia. Sedangkan secara spritual sama ada penyatuan dua benih : benih Allah dan benih iman kita. 1 Yoh 3:1 dan 9 di sini jelas rasul Yohanes menuliskan kita lahir dari Allah artinya ada penyatuan benih kita dengan benih Allah. Jika kita anak-anak Allah maka kita mewarisi genetik atau DNANya Allah di dalam hati kita. Rom 5:5 Roh kudus yang mencurahkan Anugrah itu ke dalam hati kita. Dan sekarang kita memiliki benih Ilahi. Benih Ilahi ini suatu kekuatan dinamis untuk mengalahkan dosa 1 Yoh 3:9 dan Rasul Paulus berkata dalam Fil 2:12 kerjakan keselamatan itu/benih Ilahi itu supaya benih Ilahi itu tumbuh menghasilkan buah keselamatan mengalahkan dosa dan menyucikan diri kita sampai kita segambar dan serupa dengan Kristus. Mengerjakan keselamatan itu dengan meneladani Kristus. Doa puja Yesus mengingatkan kita untuk mengerjakan keselamatan kita bahwa kita sudah punya benih Ilahi. Dibalik energy Allah ternyata ada juga energi iblis yang berkerja dalam Ef 2:2; Rom 7:5 di angkasan lalu energy itu berkerja di dalam hawa nafsu manusia dan akhirnya akan mendatangkan dosa yaitu buah kematian. 2 Tes 2:7 rasul Paulus mengingatkan kita kedurhhakaan telah sedang berkerja artinya : pada jaman akhir ini kekuatan iblis ini memang sedang berkerja. Energi iblis hanya dapat di kalahkan oleh energy Allah. 2 Ko 4:12 di sini da peperangan antara energi Allah dan energy maut (iblis)
  2. Energy Allah mengalir sesuai kehendak dan untuk kesenangan-Nya. Energy itu seperti minyak dalam bahan bakar supaya terang tetap panas dan seperti unduk ayam menyerami telurnya untuk memberi ke panasan/kehangatan sama seperti spritual kerohanian kita di mana kita perlu di beri panas/energy itu supaya cangkan hati kita menetas untuk bertumbuh mengalahkan dosa dan hidup di dalam Allah. energy ini berkerja pertama kalinya pada kahendak kita dan dari kehendak kita inilah yang menentukan mau atau tidak di ubah oleh Tuhan. Walaupun kita tahu banyak hal tetapi tidak kepingin di ubah jadi ngak ada gunanya. Kehendak kita perlu di cas oleh Energy Allah melalui doa puja Yesus. Ketika kita berkata saya mau hidup kudus di dalam Tuhan, mau melakukan doa puja Yesus atau mau beribadaah kepada Tuhan dan kemauan kita itu sudah bukan usaha kita lagi Fil 2:13 Allahlah yang berkerja. 1 Kor 15:10 rasul Paulus berkata aku ada sebagai mana aku ada, aku berkerja keras untuk mengerjakan keselamatanku tetapi bukan aku melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. Kehendak bebas itu bagaikan sumbu.

Seperti yang di katakan St. Macarius : kita menerima Anugrah melalui keselamatan tetapi untuk mencapai kepenuhan dari keselamatan itu kita butuh iman dan kasih

St. Maximus berkata : manusia memiliki dua sains yaitu kehendak bebas dan Anugerah Allah. Jika kehendak bebas kita seturut dengan Anugrah Allah maka maka ini merupakan suatu kesempatan bagi kita untuk mengerjakan keselamatan dalam wujud satu ketaatan.

Kesimpulan :

Allah yang adalah satu sisi misteri tetapi di sisi lain Dia memberikan diriNya/menyatakan diriNya melalui Yesus kristus dan ddi curahkan oleh Roh kudus. Dan ini harus kita responi sehingga kita memperoleh benih Ilahi itu. Setelah kita meperoleh Benih Ilahi maka kita harus mengerjakan untuk  menghasilkan buah Roh kata rasul Paulus agar semakin dewasa di dalam Kristus.

Pemahaman

  • Doa Jesus preyar adalah usaha kita yang kini kita kerjakan secara terus menerus untuk meminta Anugerah Allah/Rahmat Allah. seperti yang di katakan Rasul Paulus kepada gereja di Korintus dia berkata aku menanam, apolos menyiram tetapi Allah yang memberi pertumbuhan dan disini ada satu wujud sinergy yang sangat jelas. Dalam istilah Theologi kalau kita belajar tentang Allah di situ ada Esensi dan sinergy ini adalah dua kutub hubungan Allah dengan manusia yang pertama :
  • Hal-hal yang misteri yang tidak bisa kita tau/ yang tersembunnyi ( Esensi)
  • Energi Allah/Karya Allah/Ciptaan Allah/Tindakan Allah/Kuasa Allah (Energy)

Energy Allah pada puncaknya adalah Inkarnasi. Jika setiap orang tidak mengenal Yesus Kristus maka tidak ada seorangpun yang mengenal Allah itu

  • Allah yang adalah satu sisi misteri tetapi di sisi lain Dia memberikan diriNya/menyatakan diriNya melalui Yesus kristus dan di curahkan oleh Roh kudus. Dan ini harus kita responi sehingga kita memperoleh benih Ilahi itu.
  • Setelah kita memperoleh Benih Ilahi maka kita harus mengerjakan untuk  menghasilkan buah Roh kata rasul Paulus agar semakin dewasa di dalam Kristus.

Aplikasi

Setelah saya menerima Yesus Kristus sebagai juruslamat, maka dalam melewati setiap hari merupakan hal yang sangat istimewah kerena ada Tuhan yang memegang tangan saya dan tidak membuat saya terjatuh, saya memiliki energy Ilahi yang di curahkan oleh Roh kudus sehingga saya mampu berdiri dan bertahan hingga saat ini.

Jesus prayer ( Doa puja Yesus)

Nama                             : Ribala Erniwati Gulo

Mata Kuliah                  : Spritual Philokalia

Semester                        : Tujuh ( VII )

Dosen                             : Dr. Hendi Wijaya, S.S

Jesus prayer ( Doa puja Yesus)

Salah satu cara menjaga hati/nous kita adalah dengan Jesus prayer untuk mengusir pikiran-pikiran jahat/logismoi.

Secara Theologi isi dari doa ini adalah : ” Lord, Jesus Christ son of God have mercy on me “ doa ini banyak di jumpai dalam Alkitab Luk 17:13; Mar 10:47; Mat 20:31; Kis 4:12 nama Yesus lebih berkuasa.

Nama Yesus

Jesus prayer adalah salah satu doa dari biarawa yang terus mereka lakukan tanpa henti dalam hidup mereka. Doa puja Yesus terdiri atas dua bagian, yang pertama : Lord, Jesus Christ son of God sedangkan yang kedua : have mercy on me. Di bagian pertama kita berseruh di dalam hati kita sedangkan yang kedua bleskasihanilah aku sama seperti seorang perempuan meminta blaskasihan dengan membawa minyak zaitun. Kita tahu bahwa minyak zaitu itu untuk mengurapi, untuk makanan atau sebagai minyak untuk menerangi pelita. have mercy on me dalam arti kita meminta tuhan membenahi hati kita, mengenyangkan, menerangi dan menyembuhkan luka-luka hati.

Pertama memuliakan Allah dan kedua merendahkan hati karena kita adalah manusia yang berdosa.

Bapa philokalia berkata  pikiran kita /logismoi ibarat seperti mobol-mobil dijalan. Hati/nous kita menjadi seperti polisi lalu lintas yang bertugas di persimpangan jalan. Polisi tugasnya mengatur, merencanakan supaya lalulintas itu lancar. Tetapi ketika tidak adanya polisi maka bisa mengalami yang namanya kekacauan. Oleh sebab itu di dalam hidup kita harus ada sukacita, keseimbangan, harmonis, damai sejahtera. Jika tidak, maka hidup kita akan kacau. Bagaimana kita mengatur lalulintas di dalam hati ini? itulahh sebabnya di perlukan polisinya yaitu nous kita.

            Para bapa philokalia mengajarin kita cara mengendalikan nous. Bagaiman menggunakan satu pikiran untuk membersihkan nous dari pikiran yang lain yang berusaha mengerumungi nous kita yaitu doa puja Yesus.

Dengan mengencangkan nous pada nama Yesus yang kuat kita itu akan di mampukan menutup nous dengan suara iblis/setan dan membukanya untuk suara Allah. Menjaga semua suara iblis yang berusaha masuk dia yang telah mencapai keheningan batin kata John Climaxcus. Tujuan untuk mencapai keheningan adalah doa puja Yesus dengan berdiri di hadapan Allah dengan nous di dalam hati.

St. Thiofan  mengajarkan kita harus mengikat nous dengan satu pikiran hanya memikirkan satu yaitu pikirkan Tuhan Yesus. jadi, fokus dari Jesus Prayer itu adalah pikirkan nama Yesus sebab namanya berkuasa dalam Kis 4:12.

Bagai mana cara pandang bapa-bapa gereja dengan doa puja Yesus ini. di sini kita banyak mengutip dalam St. hesekios dia berkata begini : bila di kombinasikan dengan berjaga-jaga dan pengertian yang mendalam. Doa puja Yesus akan mengharus dari hati kita bahkan dari pikiran-pikiran yang berakar dengan di luar kehendak kita. Tidak mungkin menyebrangin lautan tanpa perahu demikian juga tidak mungkin menolak profokasi pikiran jahat tanpa menolak dan memohon Yesus Kristus. Bantangan menentang pikiran jahat tetapi doa Yesus Kristus mengusir mereka dari hati. Mereka yang kurang pengalaman mereka harus tau bahwa hanya melalui pengamatan yang tak henti-henti dari nous kita dan doa puja Yesus yang terus menerus pencipta dan Allah kita bahwa kita  yang kasar dan kaku dalam pikiran dari tubuh kita dapat mengatasi tubuh kita yang kasat mata. Nama Yesus harus di ulang berulang kali di dalam hati kita ketika di landang petir di ulang-ulang di langit sebelum hujan. Mereka yang memiliki pngalaman nous dan perang batin tau menolak ini. Kita harus melakukan peperangan rohani ini dengan urutan yang tepat pertama perhatian dan berjaga-jaga. Kemudian ketika kita merasakan permusuhan perhatian yang menyerang kita harus memukulnya dengan amarah di dalam doa puja Yesus di dalam hati. Seperti yang di katakan St, aisea harus punya amarah di dalam hati dan mengutukanya saat kita melakukannya kedua dan yang ketiga mengarahkan doa kita melawannya, memusatkan hati melalui doa Yesus sehingga fakta si iblis dapat tersebar sekaligus. Doa puja Yesus dalam satu frasa dapat menghancurkan tipu daya iblis. Karena ketika kita memohon kepada Anak Allah itu Dia secara terus-menerus tanpa lelah tidak akan menginjikan mereka untuk memperoleh bisikan dalam cerminan pikiran bahkan dalam pentujuk pertama di dalam penyusupan mereka. Melalui doa yang tak henti-henti nous di bersihkan dari awan gelap dosa/setan dan ketika itu di bersihkan maka cahaya Ilahi Yesus akan bersinar di dlaam hati kita.

St. Philoteo dari sinai menguji doa mana suci/Yesus ini karena tidak hanya memuliki kekuatan untuk memuaskan nous yang yang terpecah kemana-mana tetapi juga memungkinkannya untuk mempertahankan pikiran Allah yang berkelanjutan dalam keheningan di hati.

Salatheos menulis : doronglah nous kita secara terus-menerus berdoa dan kita akan menghancurkan pikiran jahat yang menimpah hati kita.

Hesekios menggingatkan kita bahwa dengan doa puja Yesus kita tidak pernah sendirian jika kita melawan logismoi 1 Pet 5:8 ingat kita tidak sendiri karrena ada Tuhan. Biarlah jiwamu percaya kepada Kristus, biarlah kita memanggil Dia jangan pernah takut kita berjuang bukan sendirian tetapi dengan bantuan sang raja yaitu Yesus Kristus pencipta smeua yang baik itu yang terlihat dan tidak terlihat.

Cerita seorang bapak padang gurun yang bernama Filemon : cerita yang menjoloki pentingnya doa puja Yesus.

Ada seorang laki-laki bernama john datang dari pantai dan berjumpa dengan bapa Filemon. Lalu ia sambil memegang kakinya dan ia berkata kepadanya : Apa yang saya lakukan untuk di selamatkan kata peuda itu karena akal budi saya tersesak dan telah saya melakukan semua hal yang salah. Lalu bapa Filemon menjawab begini : ini adalah salah satu nafsu luar yang tetap bersama anda ketika anda masuh belum mendapatkan kerindua yang sempurna akan Tuhan. Kehangatan dan kerinduan akan Tuhan belum datang kepada anda. John bertnya lagi kepadanya : apa yang bisa saya lakukan supaya saya punya kerinduan itu : bermeditasi dalam hati untuk sementara waktu karena ini bisa membersihkan nousmu. John bertanya lagi kepada apa Filemon karena dia kurang tau ?? apa itu bermeditasi dalam hati?. Filemon berkata : awasi hatimu dan dengan hati-hati dan katakan dalam benak anda dengan kagum dan gentar : Tuhan Yesus Kristus kasihanilah aku orang berdosa. Lalu setelah itu pemuda itu pulang dnegan membawa berkat yang luar biasa.

Kita tidak boleh putus asa katika kita jatuh dalam dosa seperti pemuda tadi. milikilah kerinduan di dalam hati untuk menjumpai Allah dengan cara panjatkan nama Yesus.

Jesus Prayer satu doa yang menstabilkan nous/mengheningkan/menetramkan supaya nous bisa mengatur lalu lintas di dalam hati kita. Jesus Prayer doa yang fokusnya kepada Allah bukan doa dalam khayalan.

Dalam Lukas 18:35-43 Tuhan kasihanilah aku. Dallam cerita itu di kisahkan waktu Yesus hampir tiba di Yerikho di situ ada seorang buta yang duduk di tepi jalan dan mengemis waktu orang banyak lewat dia bertanya : apa itu? Lalu kata orang kepadanya Yesus orang Nazaret sedang lewat, lalu orang buta itu berseruh Yesus anak Daud kasihanilah aku maka mereka yang berjalan di depan mengusir dia supaya dia diam. Tetapi orang ini semakin keras berseruh : Anak Daud kasihanilah aku, Anak Daud kasihanilah aku dan Yesuspun berhenti dan meminta orang itu datang di hadapan-Nya. Dan ketika dia sudah dekat dengan Yesus, maka Yesus bertanya kepadanya : Apa yang engkau kehendaki supaya Aku berbuat bagimu? jawab orang itu : Tuhan supaya aku dapat melihat. Maka Yesus berkata kepadanya melihatlah engkau imanmu telah menyelamatkan engkau dan seketika itu juga iapin melihat lalu mengikuti Yesus sampai memulihkan Allah seluruh orang yang ada melihat dan memuji-muji Allah.

Menyadari dan kebutaan dan kemiskinan kita mengambil kesempatan ketika Tuhan lewat dan doa memohon tanpa henti kepadanya adalah obat untuk menjadi sembuh dan di selamatkan. Jesus prayer adalah obat dan kesembuhan mata rohani kita. Jesus prayer adalah obat yang penting bagi kita, kasihanilah aku ini adalah satu kata elion yang artinya minyak

 Punya empat makna :

  1. Tuhan berkatilah aku
  2. Tuhan terangilah hidupku
  3. Tuhan kenyangkanlah aku
  4. Tuhan sembuhkanlah aku dari penyakit dosa.

Ada sebuah cerita klasik tentang perjalanan seorang musafir. Di situ di ceritaka ada kisah seorang petani tanpa nama, ia mencari seseorang bagaimana ia meneruti perintah Alkitab berdoa tanpa henti ketika ia mengikuti satu liturgi di gereja pendetanya itu berkhotbah di gereja berdoa tanpa henti dan ia mencari tahu apa artinya doa seperti itu. Ia berkeliaran di rusia dan sibiria dengan sekerang roti makanan dan secukupnya dan amal dari orang-orang untuk berlindung, ia bertanya pada yang berotoritas di gereja tetapi tidak ada yang bisa mengajarinya berdoa tanpa henti itu. Ia hampir pergi dan putus asa dengan hati yang kosong dan akhirnya ia bertemu dengan seorang biarawan, lalu biarawan itu mengajarinya tentang doa puja Yesus “ Tuhan Yesus Anak Allah kasihanilah aku orang berddosa ” Biarawan ini mengejarin dia bahwa berdoa tanpa henti itu ialah sebuah seruan kontak tanpa gangguan menyerukan nama Tuhan Yesus setiap saat di segala tempat dan kondisi bahkan selama tidur. Tanpa henti bukan ketika duduk di bangku gereja dan berdoa tetapi tanpa henti itu dimanapun dan kapanpun di saat kita berkerja/belajar/berbicara atau melakukan apapun kita bisa secara kontak menyeruhkan nama Yesus. Petama sang musafir ini menyebut doa puja Yesus sebanyak tiga ribu kali, kemudian di datang lagi menyebut enam ribu kali dan pada akhirnya dia bisa mengulang sebanyak duabelas ribu kali. Lalu dia di berikan sebbuah buku philokalia dan akhirnya ia banyak belajar dari buku itu tentang doa puja Yesus. Ini bukan cerita dongen tapi ini adaalh kisah nyata seorang musafir tanpa nama.

St. Theofan menulis pada awalnya doa yang menyelamatkan itu adalah doa kerja keras kita, namaun jika seseorang berkonsetrasi padanya dengan semangat ia akan mulai mengalir dengan sendirinya seperti sungai yang berguma di dalam hati. Theofan melanjutkan ini adalah berkat besar dan kita layak berkerja keras untuk mendapatkan itu. Apa perbedaan doa puja Yesus? kebanyakan orang berdoa itu hanya meminta sesuatu kepada Tuhan. Jika ada masalah/permohonan kita baru berdoa tetapi doa puja Yesus buka seperti itu tetappi doa ini mengubah si pendoa itu (diri kita).

Bapa gereja yang bernama Chrysostom mengatakan saya memohon kepadamu saudara-saudara jangan pernah melanggar atau membenci  aturan doa ini. Setiap orng kristen baik ia makan, minum, berpergian, berkerja dan lain sebagainuya ia harus menyerukan nama Yesus “ Tuhan Yesus Kristus anak Allah kasihanilah aku. Sehingga nama Tuhan Yesus turun ke lubuk hati untuk menaklukan ular yang memerintah di padang rumput batin dan membawa kehidupan dan keselamatan kepada jiwa. Jangan menjauhkan hatimu dari Tuhan tetapi berdiam di dalam Dia dan selalu jaga hatimu dan ingat Tuhan kita Yesus kristus sampai nama Tuhan berakar di dalam hati dan hati berhenti memikirkan hal-hal lain. Rasul Paulus berkata setiap orang yang memanggil nama Tuhan akan di selamatkan Rom 10:13 Yesus Kristus merendahkan dirinya bahkan taat sampai mati di kayu salib karena itu Allah sangat meninggikan Dia dan memberika Dia nama di atas segala nama bahwa hanya dalam nama Yesus semuanya yang hidup akan berlutut baik yang ada di sorga yang ada di bumi dan di bawah bumi. Dalam Fil 2 :5-10. Juga dalam Yoh 14:13 Jika kamu meminta sesuatu dalam nama-Ku Aku akan melakukannya dan rasul Petrus dalam Kis 4:12 keselamatan tidak ada selain di dalam Dia. Itulah sebabnya doa puja Yesus terletak pada nama Yesus nama yang ada di atas segala nama dan dengan demikian nama Yesus saja yang memenuhi kebutuhan setiap orang berdoa.

Manfaat doa puja Yesus

Doa puja Yesus ini menolong kita untuk

  1. Meningkatkan tingkat kewaspadaan kita untuk menjaga nous/hati. Ketika kita melakukan doa ini dengan kontak maka akan mmperoleh nepsis /kewaspadaan. Kewaspadaan ini seperti jendral perang di mana bertempurran dan doa puja Yesus ini sebagai seorang jendral yang membisikan strategi. Doa Jesus Christ ini akan menolong kita untuk meningkatkan tingkat kewaspadaan untuk menghadapi pertempuran pikiran di dalam hati dan batin kita.
  2. Buah Roh, dengan kontan kita menyebut nama Yesus maka ini akan membakar roh kita seperti minyak yang tidak habis terus menyalahkan pelita roh kita. Seperti 5 gadis bijaksana dan 5 gadis bodoh. Dia di sebut bijaksanan karena ia menantika pengantin mempelai laki-laki dan ketika minyaknya habis maka ia segera mengisi minyak tersebut biar pelitanya tidak padam. Jesus Prayer seperti satu minyak yang tidak pernah habis sehingga hati kita terang dan menutupi segala yang gelap dan akhirnya memperoleh buah roh dalam Gal.
  3. Jesus Prayer membuat kita menyatuh dengan Allah sehingga ketika kita berdoa kita merasakan kahadirat Allah.

Bagaimana kita melatih Jesus Prayer dengan sungguh-sungguh tanpa ada henti.

Menurut Elder seorang biarawa berkata : ketika kita membiasakan menyebut doa ini secara lisan secara terus menerus dengan jangkah waktu yang sangat lama maka lama kelamaan nous ini aka terbiasa menyebutkannya. Jadi nous kita akan terbiasa berdoa menyebutkan kata-kata yang kita katakan secara lisan dan menurunkannya kedalam hati sehingga nous inilah yang akan mengontrol kehidupan kita. Kita harus menyebut doa ini di mana saja baik kita saat berdiri, atau melakukan aktivitas lain tanpa henti. Seperti halnya yang di katakan Rasul Paulus dalam 1 Tesalonika 5:17-18 mengucap syukur dalam segala, hal ini doa Jesus prayer ini merupakan bentuk ucapan syukur kita dalam segala hal kapan dan di mana saja bukan hanya di sebut secara bibir kita tetapi juga dalam hati kita. Salah satu cara untuk kita mengasihi/mencintai Tuhan adalah dengan mencari Dia dan menemukan Dia di dalam hati kita melalui doa puja Yesus.

Ada 10 tips untuk melalukan doa puja Yesus tanpa henti

  1. Pergi ketempat doa (tempat dimana kita berdoa dan siapkan waktu-waktu untuk berdoa)
  2. pilih tempat yang tenang untuk berdoa
  3. Bersiaplah untuk masuk kedalam percakapan dengan Tuhanmu ( persiapkan hati, pikiran dan diri kita dengna tujuan tertuju/fokus kepada Tuhan)
  4. Duduk /berdiri dengan tenang lepaskan semua pikiran dan fokus kepada Tuhan
  5. Ulangi doa ini secara perlahan (berulang-ulang)
  6. Berkonsentrasi pada doa dengan penuh semangat
  7. Penggunaan tali doa dapat membantu kita untuk konsetrasi
  8. Setelah selesai maka duduklah selama 15 menit baru melanjutkan aktivitas yang lain.
  9. Bisa juga kita melakukan liturgi/berpuasa
  10. Cari bimbingan dari spritual kita untuk membantu kita mendewasakan spritual kita.

Pemahaman

  • Doa puja Yesus terdiri atas dua bagian, yang pertama : Lord, Jesus Christ son of God sedangkan yang kedua : have mercy on me. Di bagian pertama kita berseruh di dalam hati kita sedangkan yang kedua bleskasihanilah aku sama seperti seorang perempuan meminta blaskasihan dengan membawa minyak zaitun. Kita tahu bahwa minyak zaitu itu untuk mengurapi, untuk makanan atau sebagai minyak untuk menerangi pelita. Have mercy on me daalm arti kita meminta tuhan membenahi hati kita, mengenyangkan, menerangi dan menyembuhkan luka-luka hati. Pertama memuliakan Allah dan kedua merendahkan hati karena kita adalah manusia yang berdosa
  • Kita harus melakukan peperangan rohani ini dengan urutan yang tepat pertama perhatian dan berjaga-jaga. Kemudian ketika kita merasakan permusuhan perhatian yang menyerang kita harus memukulnya dengan amarah di dalam doa puja Yesus di dalam hati. Seperti yang di katakan St, aisea harus punya amarah di dalam hati dan mengutukanya saat kita melakukannya kedua dan yang ketiga mengarahkan doa kita melawannya, memusatkan hati melalui doa Yesus sehingga fakta si iblis dapat tersebar sekaligus. Doa puja Yesus dalam satu frasa dapat menghancurkan tipu daya iblis.
  • Jesus prayer Punya empat makna :
  • Tuhan berkatilah aku
  • Tuhan terangilah hidupku
  • Tuhan kenyangkanlah aku
  • Tuhan sembuhkanlah aku dari penyakit dosa.
  • Manfaat doa puja Yesus
  • Meningkatkan tingkat kewaspadaan kita untuk menjaga nous/hati
  • Buah Roh, dengan kontan kita menyebut nama Yesus maka ini akan membakar roh kita seperti minyak yang tidak habis terus menyalahkan pelita roh kita. Seperti 5 gadis bijaksana dan 5 gadis bodoh. Dia di sebut bijaksanan karena ia menantika pengantin mempelai laki-laki dan ketika minyaknya habis maka ia segera mengisi minyak tersebut biar pelitanya tidak padam. Jesus Prayer seperti satu minyak yang tidak pernah habis sehingga hati kita terang dan menutupi segala yang gelap dan akhirnya memperoleh buah roh dalam Gal.
  • Jesus Prayer membuat kita menyatuh dengan Allah sehingga ketika kita berdoa kita merasakan kahadirat Allah.

Aplikasi

Saya belajar menyebut Jesus Prayer 1 jam 30 kali jika berhasil saya tingkatkan lagi 1 jam 40 kali jika berhasil saya tinggkatkan lagi 1 jam 60 kali. jika berhasil saya tingkatkan lagi sampai setiap saya bernafas seakan menyebut doa puja Yesus.

Menjaga nous, kontra bicara, dan berkata tidak

Nama                             : Ribala Erniwati Gulo

Mata Kuliah                  : Spiritual Philokalia

Semester                        : Tujuh ( VII )

Dosen                             : Dr. Hendi Wijaya, S.S

Menjaga nous, kontra bicara, dan berkata tidak

Menjaga nous

Bapa philokalia bernama St. aisea sisoiteri menulis 27 cara untuk menjaga nous semuanya tidak di kupas tetapi ada beberapa poin yang di bagikan untuk kita semua. Dia berkata begini di antara nafsu, ada nafsu kemarahan dari nous atau mata batin kita. Kemarahan sesuai dengan natur kita tanpa amarah seseorang tidak dapat memperoleh kemurnian, dia harus merasa marah atas semua yang di taburkan di dalam dirinya oleh musuh. Di lanjutkan tentang hati nurani : mari kita berdiri teguh dengan takut akan Allah dengan keras mempraktekan kebajikan dan tidak memberikan hati nurani kita yang menyebabkan itu tersandung dalam takut akan Allah biarkan kita menjaga perhatian kita tetap dalam diri kita sampai hati nurani kita mencapai kebebasannya kemudian akan ada persatuan antara hati nurani dan kita, dan kelak itu akan menjadi wali kita, menunjukan kepada kita setiap hal yang harus kita cabut. Tapi jika kita tidak menuruti hati nurani kita itu akan meninggalkan kita dan kita jatuh ke tangan musuh yang tidak akan membiarkan kita lepas. inilah yang Tuhan ajarkan kepada kita ketika Dia berkata: Segeralah engkau berdamai dengna lawanmu sementara dia ada di dekat jalan supaya lawanmu itu jangan meneyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dna engkau akan di lemparkan ke dalam penjara Mat 5:25.

Ada seorang penatua yang melayani penderitaan kusta di India bernama Gabriella di berkata : logismoi itu seperti lalat yang memasuki ruangan kosong, jika tidak ada yang bisa mereka makan di ruangan kosong tersebut maka tidak ada yang bisa menarik mereka maka lalat itu akan pergi.

St. Simeon theolog baru menganggap bahwa menjaga hati terhadap logismoi penting untuk menumbuhakan hubungan kita dengan Kristus. Dia menulis : jika kita tidak menjaga nous kita maka kita tidak mencapai kemurnian hati sehingga di anggap layak untuk melihat Allah. Tanpa pengawasan seperti itu maaka kita tidak akan miskin di dalam roh/berduka/lapar/haus akan kebenaran/ benar-benar berbelas kasih/murni hatinya/membawa damai/dianiaya demi keadilan Mat 5:3-10. Dia melanjutkan : Nous menjaga hati ketika berdoa  ia harus selalu berpatroli kedalam hati karena perintah Tuhan kita untuk membesihkan bagian dalam cawan sehingga bagian luar juga menjadi bersih. Meninggalkan semua kerja bentuk spritual lainnya dan berkonsetrasi sepenuhnya pada satu tugas yakni menjaga hati ini dengan demikian melalui praktek ini mereka akan juga memiliki setiap kebajikan lainnnya. Jadi jika orang bisa menjaga hatinya maka kebajikan-kebajikan lainnya akan mengikuti sedangkan tanpa berjaga-jaga maka tidak ada kebajikan lain yang kuat. Tanpa berjaga-jaga tidak ada kemurnian hati, tampaknya kita tidak bisa melihat Allah. Bagi seseorang yang menginginkan kelahiran kembali secara rohani langkah pertama menunju cahaya/terang  adalah menjaga hati karena tanpa itu nafsu akan selalu menguasai dirinya.

St. Yohanes the leader dia menawarkan cara untuk menjaga hati : tutp puntu lidah kita untuk berbicara dan gerbang batin anda kepada roh-roh jahat.

Gregori Palamas : jika kita meneliti pikiran-pikiran kita setiap hari dengan menjaga hati, Allah tidak perlu memeriksa kita ketika kita muncul di hadapannya dan jangan biarkan bagian tubuh/jiwa kita terbuka. Dengan cara ini kita akan menguasai roh-roh jahat yang menguasai/ menyerang diri kita dan kita akan berani mendekatkan diri kita kepada-Nya yang berhak memeriksa hati dan pikiran Mz 7:29.

St. theodoros the greek asketik : pentingnya berpegang teguh kepada Tuhan dalam berdoa ketika kita menjaga hati Luk 15:5 dia berkata : mustahil berbicara dengan berbagai jerat yang mereka buat di dalam spritual memanfaatkan indera, pikiran, dan nous pada kenyataannya segala sesuatu yang ada jika ia yang membawa domba terhilang di pundaknya tidak dalam perawatannya yang tak terbatas melindungi mereka yang berbalik kepadanya. Tidak ada satu jiwapun yang akan melarikan diri. Ada tiga hal yang harus di lakukan kata Theodoris

  1. Memandang kepada Allah dengan segenap jiwa kita untuk meminta bantuan dari pada-Nya
  2. Memanggil Dia melalui doa puja Yesus “jesus prayer”
  3. Meminta blaskasihan-Nya secara terus menerus tanpa berhanti.

St. Talasius menjelaskan empat langkah yang akan mengangkat nous kita kepada Allah.

  1. Keheningan
  2. Doa
  3. Kasih
  4. Pengendalian diri

St. Maximus merenungkan cara-cara pikiran yang di ijinkan masuk ke dalam nous dan mau tidak mau menyebankan tubuh jatuh ke dalam dosa. Dan ketika kita melihat nous kita di penuhi dengan dosa dan kita tidak mau memeriksanya maka mungkin tubuh kita tidak lama lagi akan masuk kedalam dosa. Maximus mengutip jagalah hatimu dalam segala kewaspadaan karena di situ terpancar/mengalir kehidupan Ams 4:23.

St. filter dari Damascus tanpa perhatian dan kewaspadaan nous kita tidak bisa di lepaskan dan di selamatan dari iblis yang berjalan di sekitar kita, dia seperti singa yang mengaum mencari mangsa yang ia telan 1 Petrus 5:8. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata kepada murid-muridNya berjaga-jagalah dan berdoalah agar kamu tidak masuk dalam pencobaan roh memang penurut tetapi daging lemah Mat 26:41.

Filotheos mendesak kita untuk memusatkan nous kita yang terpencar-pencar melalui pikiran akan kematian dan mengingat akan mana Yesus. Hajar jiwamu dengan pikiran maut dan melalui ingatan akan Yesus kristus (fokuskan nousmu yang terpencar).

Efagryos : menunjukan hasil yang di berkati dan menjaga pikiran dan hati dalam ketenangan batin itu adalah dengan berdiri berjaga-jaga dan lindungi nous kita dari logismoi saat kita berdoa, kemudian nous kita akan menyelesaikan doannya dan melanjutkannya dalam keheningan (ketenangan yang alami baginya). Kewaspadaan dan do akan mengembalikan ketenangan batin.

Rasul Paulus menggambarkan pertempuran batin setiap orang  kristen adalah untuk melawan logismoi. Ef 6:20-26 rasul Paulus menyuruh kita memakai perlengkapan senjata Allah. SenjatA Allah yang paling efektif adalah dia puja Yesus “Jesus prayer”.

Pentingnya kita menjaga indera kita seperti memotong pikiran yang masuk dengan mengalihkan pikiran kita kepada Allah(Yesus Kristus). Maka itu mengurangi kekuatan si jahat dan mengusirnya dari nous kita.

Kontra bicara

Kita pelu berkata kembali pada logismoi kita dan hal ini sama seperti waktu Yesus di cobai oleh iblis. Melalui kontra bicara kita menutup mulut dengan setan/iblis dan membuka pintu terhadap suara Allah.

Bapa philokalia berkata : ketika seseorang tinggal dalam sel doanya (sering di sebut ruang doa yang kecil). Suatu saat ada seorang yang mengujunginnya malam itu dadn berkata : bagaimana saya bisa di selamatkan? Lalu  Bapa philokalia berkata masuklah dalam sel doamu dan ia akan mengajari kamu segala sesuatu.

Ibu padang gurun bernama Silentika ia berasal dari mesir yang hidup pada tahun 390-470 ia menawarkan contoh antiresis : ketika iblis menggoda kita untuk menjadi sombong ia menyembunyikan dosa-dosa kita dari kita, tetapi ketika ia menggoda kita kehilangan harapan dia menyebutkan dosa-dosa kita di hadapan kita dan menyarankan karena kamu telah melakukan semua dosa ini pengampunan apa yang akan ada? jawabnya tidak ada. Kepada yang lain ia berkata : karena kamu begitu rakus bagaimana kamu bisa di selamatkan. Bagaimana kita menanggapi keputusan iblis yang menyedihkan seperti itu. Silentika menjawab : jiwa-jiwa yang telah terguncang harus di simpul dengan cara berikut : Rahab adalah pelacur tetapi dia di selamatkan melalui iman. Paulus adalah seorang penganiaya tetapi dia menjadi instrumen yang di pilih. Matius adalah penangih/pemungut pajak tetapi tidak ada yang tau tentang Anugrah yang di berikan kepadanya. pencuri itu dan membunuh tetapi ia adalah seorang pertama yang membuka pintu sorga. Itulah sebabnya kamu jangan menyerah untuk jiwamu sendiri.

Berkata tidak

Pada abad ke -5 ada seorang pertapa yang menceritakan cerita yang sangat menarik : Ada seorang penatua yang di kunjungin oleh seorang pemuda, dan pemuda itu berkata mengapa di dalam pikiran saya selalu ada hal-hal yang buruk yang muncul di dalam benak saya. Dan hal itu sering kali membawa saya dalam masalah. kemudia penatuan ini menyuruh pemuda itu berdiri ke arah angin dan mendorong dia dengan dadahmu tetapi pemuda itu berkata bahwa ia tidak bisa melakukannya. Akhirnya penatua ini menjawab sama halnya dengan pikiran-pikiran buruk dalam benakmu sehingga kamu tidak bisa mencegah hal itu terjadi. Karena pikiran-pikiran itu muncul dan sekarang tugas kamu adalah berkata tidak. Pikiran jahat ini akan menggoda/mendorong kita untuk membuat kita jatuh. Ketika Logismoi datang dengan mengetuk pintu hati kita dengan tegas berkata tidak. seseorang tidak akan nyaman tinggal di rumah jika tuan rumah itu tidak menginginkannya begitu juga dengan pikiran-pikiran jahat ia tidak akan masuk ke dalam pikiran kita klau kita tegas menolaknya untuk masuk.

Pikiran-pikiran datangnya dari otak dan masuk ke perut. Perut kita di rancang Tuhan untuk mengeluarkan hal-hal yang buruk seperti muntah. Ketika pikiran-pikiran mulai muncul ada satu kata yang paling penting dari seribu kata : “ Tidak”

Fransiscu Alexandrer ia menggambarkan : penolakan kita terhadap iblis di awali dengan penolakan dan tantangan.

Menurut phitagoras kata Ya dan Tidak adalah kata yang pendek yang membutuhkan pemikiran.

Untuk bertumbuh dan menjadi dewasa di dalam Kristus adalah dengan berani dan tegas berkata Tidak kepada iblis dan berkata Ya kepada Tuhan

Ringkasan :

Cara menjaga nous/hati kita dari pikiran-pikiran jahat (logismoi)

  1. Kita punya kontra bicara.
  2. Punya kemarahan terhadap yang namanya dosa/ pikiran-pikiran jahat (logismoi) yang muncul
  3. Mengatasi pikiran-pikiran jahat (logismoi) di mulai dari hati nurani. Jika hati nurani kita sudah mulai menuduh bahwa ini adaalh hal yang salah maka itu harus cepat-cepat di matikan kata St. Aisea. Pikiran-pikiran jahat (logismoi) ini seperti benih jika di biarkan maka akan tumbuh menjadi rumput liar yang menggerogoti hati dan jiwa kita. Hati bagaikan ladang yang subur dan di situ akan muncul berbagai macam benih. Tuhan Yesus pernah menceritakan gandum dan lalang di satu ladang yang sama. Jadi perlu kita sadari di dalam hati ada pertempuran batin antara gandum dan ilalang antara hukum Allah dengan hukum danging.

Pemahaman

  • Pentingnya kita menjaga indera kita seperti memotong pikiran yang masuk dengan mengalihkan pikiran kita kepada Allah(Yesus Kristus). Maka itu mengurangi kekuatan si jahat dan mengusirnya dari nous kita.
  • Ketika Logismoi datang dengan mengetuk pintu hati kita dengan tegas berkata tidak. seseorang tidak akan nyaman tinggal di rumah jika tuan rumah itu tidak menginginkannya begitu juga dengan pikiran-pikiran jahat ia tidak akan masuk ke dalam pikiran kita klau kita tegas menolaknya untuk masuk.
  • Untuk bertumbuh dan menjadi dewasa di dalam Kristus adalah dengan berani dan tegas berkata Tidak kepada iblis dan berkata Ya kepada Tuhan
  • Jika hati nurani kita sudah mulai menuduh bahwa ini adaalh hal yang salah maka itu harus cepat-cepat di matikan kata

Aplikasi

Menjaga hati sesuatu hal yang penting karena di dalam hati muncul segala pikiran-pikiran baik jahat maupun baik. Berkata tidak pada logismoi merupakan hal yang gampang-gampang sulit dimana yang di tawarkan Logismoi kedalam pikiran setiap kita adalah adalah hal-hal yang membuat kita menyenangkan tetapi terkadang saya jatuh dan kembali mengingat lagi apa tujuan saya dengan begitu saya cepat sadar dan menghindari logismoi tadi dengan cara menyibukkan diri sendiri agar saya tidak membuahi logismoi tersebut (dosa).

Hati dan Logismoi

Nama                             : Ribala Erniwati Gulo

Mata Kuliah                  : Spritual Philokalia

Semester                        : Tujuh ( VII )

Dosen                             : Dr. Hendi Wijaya, S.S

Hati dan Logismoi

Hati

Apa itu hati? menurut Alkitab dan bapa-bapa philokalia Hati salah satu karunia yang di berikan oleh Tuhan kepada manusia. Jika hati kita baik maka seluruh kehidupan kita di terangi oleh terang dan sebaliknya jika hati kita buruk maka semua yang keluar dari hidup kita adalah buruk. Hati mengatur seluruh tubuh dan ketika rahmat Tuhan memiliki hati maka itu berkuasa dalam pikiran karena hati berada di tempat di mana nous dan pikiran-pikiran Kristus berada.

Nous harus di turunkan kedalam hati karena hati jauh lebih besar dari nous kita dan melalui nous kita bisa mengenal Allah. Di dalam hati banyak sekali muncul keinginan dan nous yang ada di dalam hati kita yang mengenal Allah ini akan saling bertentang dan ini terjadi didalam hati kita. Hati mencakup kemapuan untuk mengasihi dan menginginkan Allah. Dengan demikian ada tiga hati yang di rancang untuk memiliki, mengasihi, menginginkan karena di dalam hati kita memiliki kehendak bebas. Tujuan tentang nous adalah untuk mengetahui Tujuan tentang Tuhan sedangkan tujuan dari hati adalah untuk mencintai dan menginginkan Allah. Nous yang di dalam hati berfungsi untuk menggerakkan hati kita untuk lebih mengenal Tuhan. Dan apa yang keluar dalam hati kita dan itu semua bertujuan untuk mengasihi Tuhan.

St. Nicodemus dari gunung athos mengatakan Karena hal itu kita harus belajar/ingat bahwa sebagai pusat roda gerobak memiliki jumlah jari-jari yang melingkar dan kembali kepusat di mana mereka bertemu begitu juga hati manusia seperti pusat di mana semua indra semua kekuatan tubuh dan semua tindakan jiwa bersatu. Jika nous kita berada di dalam hati maka seluruh kehidupan kita seperti akan di arahkan oleh nous untuk mengenal Allah. Oleh sebab itu dengan adanya nous ke dalam hati, maka nous akan menggerakkan kemaumpuan hati akan terus mengenal dan mengasihi Allah.

 Hati merupakan pusat dari printah, St. Arsimenrit Spidons menulis bahwa setiap orang memiliki dua hati yaitu pertama hati tubuh dan kedua hati jiwa. Kondisi baik buruk kedua hati ini sangat penting. Jika salah satu terjadi dari antara mereka maka kita memiliki masalah hati dan hidup kita dalam masalah. St. Logothetis selanjutnya menyatakan sama seperti minyak bumi yang naik ke permukaan dari kedalaman bumi perlu di sempurnakan sehingga pikiran yang naik dari kedalaman hati perlu di saring di murnikan begitu mereka mencapai permukaan nous.

 Dalam roma 5:5 hati merupakan tempat di mana Allah mencurahkan Roh kudus di dalam hati kita, tetapi masalahnya hati kita memiliki banyak keinginan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang Tuhan mau. Itulah mengapa kita mengarahkan hati kita kedalam nous supaya nous kita mendekat kepada Allah sehingga kita bisa melakukan yang namanya kebenaran. Mat 7:21-23 di dalam hati kita ada buruk dan baiknya.

Ketika Allah menciptakan kita Tuhan menaruh pikiran yang menerangi nous dan menunjukan apa yang baik dan yang jahat dan ini adalah hati nurani dan hukum alam. Dengan mengikuti hukum alam ini hati nurani para leluhur semua orang suci menyenangkan Allah bahkan sebelum hukum taurat itu di tulis. perjuangan akan nous yang sadar dan hati yang di bawah sadar suatu masalah muncul ketika pikiran-pikiran dari nous yang sadar berselisih dengan keinginan-keinginan yang ada di dalam hati yang besifat di bawah sadar. dalam rom 7:22-25 nafsu lebih besar dari pada pikiran-pikiran dari nous sampai pada titik di mana mereka menolaknya.

Depenok seorang penulis orthodox terkemuka menggambarkan batin ini dengan hasrat/nafsu. Ketika kita sadar kita ingin mengubah dalam beberapa cara, semau nafsu yang di kemas dalam pikiran-pikiran bawah sadar seperti hati kita berkata bukan pada hidupmu. Ketika nous ini ada dalam hati kita nous ini selalu berusaha untuk mengarahkan hati kita untuk melakukan hal-hal yang Tuhan mau. Tetepi di sisi lain hati kita berusaha/berjuang untuk membawa segala keinginan kita, pilihan kita untuk memilih hal yang salah. Sehingga rasul Paulus berkata : siapa yang bisa membebaskan aku dari tubuh maut ini? melalui doa ini ia mencoba melepaskan nafsu yang mencoba untuk menghilangkannya dan ia menyatakan : aku berterimakasih kepada Allah melalui Yesus Kristus Tuhan kita.

Apa yang kita lakukan jika di dalam hati kita ada perselisihan untuk melakukan hal yang benar dan keinginan-keinginan yang terlalu besar untuk mendorong kita melakukan kesalahan.

Mengisi kekosongan hati kita dengan Allah. Yesus memperingati : ketika hati di biarkan kosong maka setan-setan akan mengambil tempat untuk berada di sana Mat 12:43-45. St. Gregory palams menunjukan bahwa bahaya kekosongan batin jadi, ketika rahmat Allah tidak tinggal diam dalam diri manusia maka iblis membawa sarang di dalam hati manusia seperti ular sungguhan dan mereka tidak menginginkan manusia melakukan yang baik. Dalam kata St. basil mengatakan keputusan hati adalah akar dari aktifitas tubuh ini karena perzinahan pertama-tama menyalah seperti api di dalam orang-orang yang sensual dan kemudian menciptakan kerusakan tubuh dosa dengan melakukan perzinahan. Yesus pernah berkata : setiap orang yang memandang perempuan dengan penuh nafsu telah bersellingkuh dengan dia di dalam hati. Dalam Maz 51:10 ciptakanlah hatiku yang suci ya Allah dan dalam Amsal 23:26 anakku berilah aku hatimu. St. Theofan sang pertapa : hati sebagai tempat kehadian Tuhan, hati adalah pusat keberadaan manusia yang paling dalam atau roh. Menurut Antrologis Orthodox menggambarkan bahwa hati adalah wadah energi ilahi atau rahmat Allah.

Hati merupakan karunia bagian penting yang di miliki manusia yang merupakan wadah untuk nous dan manisfetasi dari nous. Jika hati kita gelap akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita. Itu sebabnya kita perlu menjaga hati kita.

Logismoi

Logismoi adalah pikiran, kata ini sering sekali di pakai bapa-bapa philokalia sebagai pikiran-pikiran yang jahat. Logismoi perlu kita jaga karena dia merupakan bibit dari nafsu. Jika Logismoi ini di biarkan akan menghasilkan nafsu dan nafsu akan menghasilkan dosa.

St. Gregory dari sinai : Logismoi itu adalah pikiran-pikiran jahat. Logismoi muncul dari nous yang suci yang sudah tertropokasi oleh godaan, ketika godaan itu masuk melalui panca indra maka ia akan menyerang ke hati. dan jika nous kita kalah maka akan menghasilkan logismoi dan jika terus di biarkan maka akan memunculksn satu namaya mindset.

Logismoi harus kita cegah sebelum menjadi sebuah mindset terus menerus kita lakukan oleh Sebab itu St. Gregory mengatakan bahwa pikiran-pikiran jahat itu kita harus mengerti bahwa itu bisikan dari iblis dan perintis dari hawa nafsu.

St. Efraim dari sriya membandingkan logismoi inii seperti ombak yang terus menerus memukuli bebatuan samudera. maka setiap hari kita akan di serang oleh yang namanya Logismoi/pikiran-pikiran jahat seperti ombak yang tidak pernah berhenti. Kapan dan di mana kita bisa di serang. Ini strategi dari iblis untuk menghancurkan kita. Logismoi tidak bisa kita hindari di maan dia selalu ada seperti ombak di laut.

Kita punya strategi bagaimana Logismoi tidak menjadi hawa nafsu, tetapi kita juga harus tau apa yang menjadi strategi dari iblis ini. pertama di akan mencoba membuat kita nyaman dia mulai dengan meyakinkan kita bahwa tidak ada yang salah ketika kita melakukan dosa tertentu dan bagaimanapun Allah itu berbelas kasihan dan bagaimanapun juga Dia akan mengampuni kita. Dan setelah kita melakukannya maka baru timbul rasa ke penyesalan. Dan kita mencoba mendekat kepada Tuhan dan iblis memakai strateginya dengan berkata Tuhan tidak mengmpuni saya karena dosa yang saya lakukan, dia menutup pintu hati kita kembali kepada Tuhan dan menanam benih-benih keputuasaan.

Bapa philokalia St. Irenius mengatakan rayuan kepada iblis tidak prnah di ktakan dalam bentuknya yang telanjan jangan sampai terkena, dia harus segera terdifeksi namun godaa itu di buat dalam bentuk rapi dalam gaun yang menarik. sehingga membuatnya tampak kepada orang yang tidak berpengalaman/konyol, penampilan yang tampak benar yang cantik sehingga kita tergoda. dan kita lupa akan kebenaran Firman Tuhan. St. Antonius menambahkan iblis biasanya menyembunyikan rayuannnya di balik penampilannya yang manis untuk menghindari iteksi dan dia mengarah ilusi indah untuk di lihat yang dalam kenyataannya tidak sama seperti yang di lihat.

Bagaimana setan mencuri hati/doa/nous kita ada satu buku yang menarik tentang the wife of the greem (perjalanan seorang penziarah) tentang pergumulan dia secara berdoa, doa tanpa henti. Suatu kali ia mengikuti ibadah di gereja dan pendeta itu berbicara tentang doa tanpa henti yang ia kutip dalam surat rasul Paulus. Ketika ia dengar ia meresa gelisa dan berkata dalam dirinya apa shi artinya doa tanpa henti itu? bukankah setelah setelah saya berdoa bisa konsetrasi lagi. Doa saya sering di curi oleh iblis di mana dia memunculkan sesuatu yang menarik atau kesibukan sehinga saya lupa doa.

Bapa Gereja bernama St. Theofan merekomendasikan kepada kita bagainama kita mengendalikan Logismoi yang selalu menyerang kita. Ia menulis begini : pikiran terus mendesak-ndesak pendengaran anda seperti nyamuk. Dengan menghentikan desakan ini kita harus mengikat pikiran dengan satu pikiran atau hanya memikirkan Tuhan.

Doa yang sering di ajarkan bapa-bapa greja ini adalah Jesus prayer “ Tuhan Yesus Anak Allah kasihanlah kami orang yang berdosa ini”. Bapa philokalia pentingnya menekankan nous hingga benar-benar hadir untuk tugas yang ada, mereka terus menekankan dimanapun nous kita berasal maka di sana kita berada dan di manapun nous kita tidak ada maka di situ kita tidak ada.

 Logismoi bibit dari nafsu (patos) berarti penderitaan/penyakit bagi jiwa. Ini di sebut penyakit kareena ini akan menggerogoti jiwa kita. Logismoi bukan hanya pikiran-pikiran yang jahat ttapi emosi dan perasaan yang jahat. Logismoi itu kuat. St. Maximus pertama-tama kita tidak buat dalam pikiran (logismoi) kita tidak akan pernah berbuat dosa dalam perbuatan. kata amsal berkata seperti dia di dalam hatinya begitu juga dia. Seorang penulis yang tidak di kenal berkata : cuaca di benak anda yang menentukan iklim saat itu artinya ubah pikiran anda dan anda akan mengubah dunia anda. Apa yang terjadi pada anda sat ini bergantung pada pikiran anda di mana pikiran anda akan membawa anda.

Ringkasan :

Hati merupakan karunia Tuhan yang di berikan kepada kita untuk di jaga karena itu tempat penyimpanan memori kita, pengalaman kita ada di situ. Walaupun di dalam pikiran kita sudah lupa tapi itu semua tercatat dalam hati kita.

Logismoi adalah pikiran, kata ini sering sekali di pakai bapa-bapa philokalia sebagai pikiran-pikiran yang jahat. Logismoi perlu kita jaga karena dia merupakan bibit dari nafsu. Jika Logismoi ini di biarkan akan menghasilkan nafsu dan nafsu akan menghasilkan dosa.

Pemahaman

  • Menurut Alkitab dan bapa-bapa philokalia Hati salah satu karunia yang di berikan oleh Tuhan kepada manusia
  • Nous harus di turunkan kedalam hati karena hati jauh lebih besar dari nous kita dan melalui nous kita bisa mengenal Allah
  • Tujuan tentang nous adalah untuk mengetahui Tujuan tentang Tuhan sedangkan tujuan dari hati adalah untuk mencintai dan menginginkan Allah
  • Hati merupakan karunia bagian penting yang di miliki manusia yang merupakan wadah untuk nous dan manisfetasi dari nous. Jika hati kita gelap akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita. Itu sebabnya kita perlu menjaga hati kita.
  • Logismoi adalah pikiran, kata ini sering sekali di pakai bapa-bapa philokalia sebagai pikiran-pikiran yang jahat. Logismoi perlu kita jaga karena dia merupakan bibit dari nafsu. Jika Logismoi ini di biarkan akan menghasilkan nafsu dan nafsu akan menghasilkan dosa.

Aplikasi

Saya tetap menjaga hati dan pikiran saya agar yang berkaitan dengan dosa, saya bisa atasi dan di bantu dengan doa puja Yesus. Doa puja Yesus setiap kali saya menyebutnya membuat hati terasa damai dan seakan ada kekuatan baru dari dalam hati saya sehingga saya bisa melewati satu hari itu dengan penuh sukacita.