Kolose 2:16-17

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : II

Tugas               : 7

Dosen              : Hendy Wijawa S.s

M. K                : Yunani 2

Kolose 2:16-17

Syntactic Form

Ayat 16-17

Penjelasan syntactic form

Teks atau ayat 16-17 adalah satu kalimat. Ada kata οὖν yang menghubungkan ayat atau teks sebelumnya.

Subjeknya  adalah τις  

Predikatnya adalah Μὴ  ὑμᾶς κρινέτω ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων ἅ ἐστιν σκιὰ τῶν μελλόντων, τὸ δὲ σῶμα τοῦ Χριστοῦ.

Kata Μὴ  ὑμᾶς κρινέτω adalah inti dari predikat.

Parsing

  • κρινέτω (menghakimi) verb imperative present active 3rd person singular from κρίνω.  κρινέτω berfungsi sebagai perintah sekarang.
  • ὑμᾶς pronoun personal accusative plural from σύ. ὑμᾶς accusative of direct objek

ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων dative diikuti preposisi ἐν yang berfungsi sebagai reference

  • ἅ (yang)  pronoun relative nominative neuter plural from ὅς dan nominative subjek
  • σκιὰ  noun nominative feminine singular from σκιά  nominative of predikat
  • τῶν μελλόντων   verb participle present active genitive neuter plural from μέλλω. Ini adalah participle of adjective yang menjelaskan kata bayangan
  • Χριστοῦ noun genitive masculine singular from Χριστός genitive of predikat

Terjemahan Literal

karena itu, jangan seorang pun menghakimi kalian mengenai makanan, atau  minuman, atau hari raya, atau bulan baru, atau hari sabat, yang adalah bayangan yang akan datang/terjadi tetapi substansinya (wujud nyatanya) adalah Kristus

Poin-poin sintaksis:

  1. jangan seorang pun menghakimi kalian mengenai makanan, atau  minuman, atau hari raya, atau bulan baru, atau hari sabat
  2. hal-hal itu adalah bayangan yang akan datang
  3. tetapi wujud nyatanya adalah Kristus

poin-poin semantic:

  1. hukum taurat itu adalah bayangan dari Kristus
  2. hukum taurat di genapi di dalam Kristus artinya bayangan tadi sekarang telah menjadi nyata yaitu Kristus
  3. PL adalah bayangan Kristus
  4. PB adalah wujud atau wujudnya atau tubuh dari bayangan itu yaitu Kristus
  5. Sekarang kita tidak lagi hidup di dalam bayangan atau hukum taurat tetapi hidup di bawah kegenapan hukum taurat yaitu Kristus sehingga hidup kita focus kepada Kristus

Ayat 18-19

Diagram

Penjelasan Syntactic Form

Subjeknya adalah μηδεὶς

Predikatnya adalah ὑμᾶς καταβραβευέτω θέλων ἐν ταπεινοφροσύνῃ καὶ θρησκείᾳ τῶν ἀγγέλων, ἃ ἑόρακεν ἐμβατεύων, εἰκῇ φυσιούμενος ὑπὸ τοῦ νοὸς τῆς σαρκὸς αὐτοῦ, καὶ οὐ κρατῶν τὴν κεφαλήν, ἐξ οὗ πᾶν τὸ σῶμα διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον αὔξει τὴν αὔξησιν τοῦ θεοῦ.

Inti predikatnya adalah ὑμᾶς καταβραβευέτω.

Kata kerja καταβραβευέτω dijelaskan oleh 4 participles yaitu θέλων, ἐμβατεύων, φυσιούμενος, κρατῶν.

Parsing :

  • καταβραβευέτω  imperative present artinya perintah dengan present progressive/sedang terjadi
  • θέλων  participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
  • ἐν ταπεινοφροσύνῃ καὶ θρησκείᾳ = dative of sphere artinya menjelaskan sphere (suasana) dari θέλων
  • ἐμβατεύων  participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
  • φυσιούμενος participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
  • ὑπὸ τοῦ νοὸς  genitive of means menjelaskan alat dari φυσιούμενος
  • τῆς σαρκὸς  genitive of descriptive menjelaskan deskripsi dari τοῦ νοὸς
  • οὐ κρατῶν  participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
  • οὗ  kata ganti dari τὴν κεφαλήν membentuk anak kalimat yang menjelaskan frasa τὴν κεφαλήν
  • αὔξει verb indicative present active 3rd person singular from αὐξάνω  present descriptive
  • τοῦ θεοῦ noun genitive masculine singular from θεός. τοῦ θεοῦ genitive of source dari τὴν αὔξησιν
  • ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον  participle of manner dari kata kerja αὔξει
  • διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων  genitive of means dari ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον

Terjemahan Literal

Jangan ada seorang pun merampas kemenangan kamu dengan cara ingin di dalam merendahkan diri dan penyembahan kepada malaikat; masuk pada hal-hal penglihatan; menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous/mata jiwa/mata batin yang bersifat kedagingan; tidak berpegang pada kepala, yang darinya semua tubuh bertumbuh dari Allah dengan cara ditopang dan diikat oleh urat-urat dan sendi-sendi.

Poin-poin Sintaksis

  1. Jangan ada seorang pun merampas kemenangan kamu
  2. Dengan cara ingin di dalam merendahkan diri dan penyembahan kepada para malaikat
  3. Dengan cara masuk pada hal-hal penglihatan
  4. Dengan cara menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous/mata jiwa/mata batin yang bersifat kedagingan
  5. Dengan cara tidak berpegang pada kepala
  6. yang dari kepala itu semua tubuh bertumbuh dari Allah dengan cara ditopang dan diikat oleh urat-urat dan sendi-sendi.

Poin-poin Semantis

Ada 4 cara yang dipakai untuk menggagalkan atau merampas kemenangan kita yaitu

  1. Pertama, penyembahan yang salah bukan kepada Allah tetapi kepada malaikat-malaikat
  2. Kedua, penglihatan-penglihatan
  3. Ketiga, menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous yang bersifat daging
  4. Keempat, tidak berpegang kepada Kristus, tidak ada pertumbuhan sebab melalui kepala itu semua tubuh bertumbuh. Pertumbuhan itu berasal dari Allah melalui Kristus

Menjaga kemenangan iman kita:

  1. Setia beribadah kepada Allah
  2. Awasi ajaran sesat seperti penglihatan2
  3. Menjaga kekudusan diri dengan menjaga nous dari godaan duniawi
  4. Berpegang teguh kepada Kristus

2 Kor 2:13

Nama                    : Ribala Erniwati Gulo

Semeater            : IV

Tugas ke              : 6

Dosen                   : Dr. Hendy Wijaya S.s

M.K                         : Bahasa Yunani 2

2 Kor 2:13

οὐκ ἔσχηκα ἄνεσιν τῷ πνεύματί μου τῷ μὴ εὑρεῖν με Τίτον τὸν ἀδελφόν μου, ἀλλ᾽ ἀποταξάμενος αὐτοῖς ἐξῆλθον εἰς Μακεδονίαν. (2 Cor. 2:13 GNT)

I had no rest in my spirit, because I did not find Titus my brother; but taking my leave of them, I departed for Macedonia. (2 Cor. 2:13 NKJ)

Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia. (2 Cor. 2:13 ITB)

Diagram

Parsing :

  • verb participle aorist middle nominative masculine 1st person singular from ἀποτάσσω. ἀποταξάμενος  (meninggalkan/mohon diri) ini participle of temporal yang menjelaskan kata kerja ἐξῆλθον (pergi). Ini menjelaskan bahwa Paulus meninggalkan Makedonia setelah ia pamit atau mohon diri.

1 Tim 4:8

ἡ γὰρ σωματικὴ γυμνασία πρὸς ὀλίγον ἐστὶν ὠφέλιμος, ἡ δὲ εὐσέβεια πρὸς πάντα ὠφέλιμός ἐστιν ἐπαγγελίαν ἔχουσα ζωῆς τῆς νῦν καὶ τῆς μελλούσης. (1 Tim. 4:8 GNT)

For bodily exercise profits a little, but godliness is profitable for all things, having promise of the life that now is and of that which is to come. (1 Tim. 4:8 NKJ)

Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. (1 Tim. 4:8 ITB)

Diagram :

Parsing

  • ἔχουσα ( tense, voice, nominative, feminine, singular). ἔχουσα (memiliki) participle of couse yang menjelaskan kata ἐστιν  (berguna). Alasan untuk beribaha itu yaitu karena memiliki janji untuk hidup sekarang dan yang akan datang
  • μελλούσης verb participle present active nominative feminine singular from ἔχω μελλούσης (akan datang) adalah participle temporal yang menjelaskan ζωῆς (hidup). Artinya adalah bahwa hidup yang karena janji itu berlaku juga pada waktu yang akan datang bukan hanya sekarang (now).

Terjemahan Literal

 sebab  latihan badani adalah berguna sedikit (hasil) tetapi kesalehan adalah berguna dalam segala hal karena dia memiliki janji yaitu (genitive content) hidup  sekarang dan  yang akan datang

Point-point sintaksis:

  1. tolaklah dongeng2 (mitos) yang bersifat duniawi dan nenek-nenek tua
  2. latihlah dirimu sendiri kearah kesalehan
  3. latihan badani adalah berguna sedikit
  4. kesalehan berguna dalam segala hal karena dia memiliki janji yaitu hidup sekarang dan akan datang.

Poin-poin semantic:

  1. membuang jauh dongeng atau cerita takhayul tetapi memegang ajaran atau doktrin yang sehat yang berasal dari para rasul
  2. mengikuti ajaran sehat itu akan menuntun Timotius ke arah kesalehan dengan cara berlatih
  3. mengikuti ajaran sehat itu akan membuat kita berlatih secara rohani/jiwa untuk menuntun kita kepada kesalehan
  4. kesalehan yang diperoleh akan berguna dalam segala haluntuk kehidupan yang sekarang maupun kehidupan yang akan datang

Outline Konsep

Memegang teguh ajaran sehat

  1. jauhi mitos/dongeng-dongeng
  2. latih diri secara rohani kearah kesalehan
  3. dampaknya untuk hidup yang sekarang dan yang akan datang

Yoh 9:25

ἀπεκρίθη οὖν ἐκεῖνος· εἰ ἁμαρτωλός ἐστιν οὐκ οἶδα· ἓν οἶδα ὅτι τυφλὸς ὢν ἄρτι βλέπω. (Jn. 9:25 GNT)

He answered and said, “Whether He is a sinner or not I do not know. One thing I know: that though I was blind, now I see.” (Jn. 9:25 NKJ)

Jawabnya: “Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat.” (Jn. 9:25 ITB)

Diagram :

Parsing

  • ὢν verb participle present active nominative masculine 1st person singular from εἰμί. ὢν (saya/aku) participle of concessive yang menjelaskan kata βλέπω (melihat). Ini artinya walaupun aku dulu tidak melihat tetapi sekarang aku melihat

Ibrani 2:18

For in that He Himself has suffered, being tempted, He is able to aid those who are tempted.

ἐν ᾧ γὰρ πέπονθεν αὐτὸς πειρασθείς, δύναται τοῖς πειραζομένοις βοηθῆσαι. (Heb. 2:18 GNT)

Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai. (Heb. 2:18 ITB)

Diagram :

Parsing

  • πειρασθείς verb participle aorist passive nominative masculine singular from πειράζω. πειρασθείς (pencobaan/pengujian) participle of cause yang menjelaskan kata πέπονθεν (menderita). Yesus menderita karena pencobaan yang datang kepada-Nya

Terjemahan :

sebab Ia mampu menolong mereka yang dicobai karena Dia telah (infinitive extensive) menderita  karena dulunya Dia dicobai.

Makna spiritual:

  1. Yesus telah lulus dari penderitaan yang diakibatkan oleh pencobaan
  2. Sekarang Yesus sanggup menolong orang-orang yang mengalami pencobaan seperti yang dialami Yesus
  3. Kita butuh penolong yaitu Yesus untuk lulus menghadapi pencobaan

Mat 19:22

ἀκούσας δὲ ὁ νεανίσκος τὸν λόγον ἀπῆλθεν λυπούμενος· ἦν γὰρ ἔχων κτήματα πολλά. (Matt. 19:22 GNT)

But when the young man heard that saying, he went away sorrowful, for he had great possessions. (Matt. 19:22 NKJ)

Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya. (Matt. 19:22 ITB)

Diagram

Parsing

  • ἀκούσας  verb participle aorist active nominative masculine singular from ἀκούω. ἀκούσας (mendengar) participle of temporal yang menjelaskan kata ἀπῆλθεν ( pergi). Anak muda itu pergi setelah ia mendengar perkataan itu.
  • λυπούμενος verb participle present passive nominative masculine singular from λυπέω. λυπούμενος (sedih) participle of manner yang menjelaskan kata ἀπῆλθεν ( pergi). Anak muda itu pergi dengan hati yang sedih
  • ἔχων verb participler present active nominative masculine singuler (see context) from ἔχω. ἔχων (mempunyai) adalah participle cause dari ἀπῆλθεν (pergi). Artinya dia pergi disebabkan dia memiliki kekayaan.

Terjemahan Literal

Anak muda itu pergi dengan sedih setelah dia mendengar perkataan itu sebab dia memiliki banyak kekayaan

Makna Spiritual :

  1. kekayaan bisa menjadi penghalang untuk memenuhi/mendengar perkataan Yesus
  2. dalam melakukan perkataan Yesus selalu ada hambatan
  3. untuk melakukan perkataan Yesus itu kita harus menyingkirkan penghalang itu agar kita dapat melakukan perkataan Yesus itu.
  4. setiap kondisi manusia (sakit, kaya, miskin dll) selalu ada hambatan untuk melakukan perkataan Yesus
  5. kekayaan dapat digunakan alat untuk memenuhi perkataan Yesus
  6. singkirkan semua alasan-alasan yang ada yang dapat menghambat melakukan perkataan Yesus

Obedience : mencari tahu penghalang-penghalang itu dan meningkirkannya sesuai dengan kondisi yang ada. supaya jangan menjadi penghalang kita untuk melayani Tuhan

Kis 22:5

ὡς καὶ ὁ ἀρχιερεὺς μαρτυρεῖ μοι καὶ πᾶν τὸ πρεσβυτέριον, παρ᾽ ὧν καὶ ἐπιστολὰς δεξάμενος πρὸς τοὺς ἀδελφοὺς εἰς Δαμασκὸν ἐπορευόμην, ἄξων καὶ τοὺς ἐκεῖσε ὄντας δεδεμένους εἰς Ἰερουσαλὴμ ἵνα τιμωρηθῶσιν. (Acts 22:5 GNT)

“as also the high priest bears me witness, and all the council of the elders, from whom I also received letters to the brethren, and went to Damascus to bring in chains even those who were there to Jerusalem to be punished. (Acts 22:5 NKJ)

Tentang hal itu baik Imam Besar maupun Majelis Tua-Tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum. (Acts 22:5 ITB)

Diagram

Parsing

  • δεξάμενος verb participle aorist middle deponent nominative masculine 1st person singular from δέχομαι.  δεξάμενος  (menerima) adalah participle temporal yang menjelaskan ἐπορευόμην (pergi).
  • ἄξων verb participle future active nominative masculine 1st person singular from ἄγω. ἄξων (menangkap) adalah participle purpose yang menjelaskan  ἐπορευόμην (pergi). Artinya Paulus pergi ke Damsyik, tujuannya untuk menangkap penganut-penganut jalan Tuhan.
  • ὄντας verb participle present active accusative masculine plural from εἰμί. ὄντας (mereka) adalah participle result yang menjelaskan ἄξων (menangkap). Artinya hasil yang ditangkap oleh Paulus adalah mereka.
  • δεδεμένους verb participle perfect passive accusative masculine plural from δέω. δεδεμένους (mengikat) adalah participle manner dari ἄξων (menangkap). Artinya cara Paulus untuk menangkap mereka adalah dengan mengikat mereka.

2 Kor 2:13

Nama               : Ribala E. Gulo

Tingkat            : II

M. K                : Yunani II

Dosen              : Dr.  Hendi Wijaya s.s 

Tugas               : ke- 5

2 Kor 2 : 13

οὐκ ἔσχηκα ἄνεσιν τῷ πνεύματί μου τῷ μὴ εὑρεῖν με Τίτον τὸν ἀδελφόν μου, ἀλλ᾽ ἀποταξάμενος αὐτοῖς ἐξῆλθον εἰς Μακεδονίαν. (2 Cor. 2:13 GNT)

I had no rest in my spirit, because I did not find Titus my brother; but taking my leave of them, I departed for Macedonia. (2 Cor. 2:13 NKJ)

Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia. (2 Cor. 2:13 ITB)

  1. Syntactic form
  • εὑρεῖν (infinitive, tense, voice, dative)
  • εὑρεῖν  (menjumpai) couse Infinitive à menjelaskan kata ἔσχηκα  (tidak damai/tenang) karena Paulus tidak berjumpa dengan Titus. Artinya Paulus merasa hatinya tidak tenang karena tidak menjumpai Titus.
  • Yoh. 1 : 48
  • Teks

λέγει αὐτῷ Ναθαναήλ· πόθεν με γινώσκεις; ἀπεκρίθη Ἰησοῦς καὶ εἶπεν αὐτῷ· πρὸ τοῦ σε Φίλιππον φωνῆσαι ὄντα ὑπὸ τὴν συκῆν εἶδόν σε. (Jn. 1:48 GNT)

  • Terjemahan

Nathanael said to Him, “How do You know me?” Jesus answered and said to him, “Before Philip called you, when you were under the fig tree, I saw you.” (Jn. 1:48 NKJ)

Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” (Jn. 1:48 ITB)

  • Syntactic form
  • Parsing
  • φωνῆσαι (infinitive, tense, voice, genitive)

φωνῆσαι (memanggil) timesubsequent infinitive menjelaskan kata εἶδόν sebelum Filipus memanggil Natanael Yesus telah melihat nya di bawah pohon ara

  • Wahyu 5 : 5
  • Teks

καὶ εἷς ἐκ τῶν πρεσβυτέρων λέγει μοι· μὴ κλαῖε, ἰδοὺ ἐνίκησεν ὁ λέων ὁ ἐκ τῆς φυλῆς Ἰούδα, ἡ ῥίζα Δαυίδ, ἀνοῖξαι τὸ βιβλίον καὶ τὰς ἑπτὰ σφραγῖδας αὐτοῦ.(Rev. 5:5 GNT)

  • Terjemahan

But one of the elders said to me, “Do not weep. Behold, the Lion of the tribe of Judah, the Root of David, has prevailed to open the scroll and to loose its seven seals.” (Rev. 5:5 NKJ)

Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.” (Rev. 5:5 ITB)

  • Syntactic form
  • Parsing
  • ἀνοῖξαι (ifnitive, tense, voice)

ἀνοῖξαι  (membuka)result infinitive menjelaskan kata ἐνίκησεν Kristus menang Ia dapat membuka kitan Ketujuh dan memeterainya

  • Lukas 2:22
  • Teks

Καὶ ὅτε ἐπλήσθησαν αἱ ἡμέραι τοῦ καθαρισμοῦ αὐτῶν κατὰ τὸν νόμον Μωϋσέως, ἀνήγαγον αὐτὸν εἰς Ἱεροσόλυμα παραστῆσαι τῷ κυρίῳ, (Lk. 2:22 GNT)

  • Terjemahan

Now when the days of her purification according to the law of Moses were completed, they brought Him to Jerusalem to present Him to the Lord (Lk. 2:22 NKJ)

Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, (Lk. 2:22 ITB)

  • Syntactic form
  • Parsing
  • παραστῆσα (infinitive, tense, voice)

παραστῆσα  ini adalah purpose inifinitive yang menjelasknan kata ἀνήγαγον menjelaskan kata datang

  • Matius 13:25
  • Teks

ἐν δὲ τῷ καθεύδειν τοὺς ἀνθρώπους ἦλθεν αὐτοῦ ὁ ἐχθρὸς καὶ ἐπέσπειρεν ζιζάνια ἀνὰ μέσον τοῦ σίτου καὶ ἀπῆλθεν. (Matt. 13:25 GNT)

  • Terjemahan

“but while men slept, his enemy came and sowed tares among the wheat and went his way. (Matt. 13:25 NKJ)

Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. (Matt. 13:25 ITB)

  • Syntactic form
  • Parsing
  • καθεύδειν (infinitive, tense, voice, dative)

καθεύδειν (tertidur) contermporaneous infinitife menjelaskan kata ἦλθεν (datang) setelah petani itu tertidur datanglah musuhnya menaburkan benih lalang diantara gandum

  • Kis. 1:3
  • Teks

Οἷς καὶ παρέστησεν ἑαυτὸν ζῶντα μετὰ τὸ παθεῖν αὐτὸν ἐν πολλοῖς τεκμηρίοις, δι᾽ ἡμερῶν τεσσεράκοντα ὀπτανόμενος αὐτοῖς καὶ λέγων τὰ περὶ τῆς βασιλείας τοῦ θεοῦ· (Acts 1:3 GNT)

  • Terjemahan

to whom He also presented Himself alive after His suffering by many infallible proofs, being seen by them during forty days and speaking of the things pertaining to the kingdom of God.

 (Acts 1:3 NKJ)

  • Syntactic form
  • Parsing
  • παθεῖν (invinitive, tense, voice, accusative)

παθεῖν (menderita) time  antecedent infinitive menjelaskan παρέστησεν setelah penderitaan-Nya Yesus menunjukan diri-Nya

  • Matius 10:1
  • Teks

Καὶ προσκαλεσάμενος τοὺς δώδεκα μαθητὰς αὐτοῦ ἔδωκεν αὐτοῖς ἐξουσίαν πνευμάτων ἀκαθάρτων ὥστε ἐκβάλλειν αὐτὰ καὶ θεραπεύειν πᾶσαν νόσον καὶ πᾶσαν μαλακίαν. (Matt. 10:1 GNT)

  • Terjemahan

And when He had called His twelve disciples to Him, He gave them power over unclean spirits, to cast them out, and to heal all kinds of sickness and all kinds of disease. (Matt. 10:1 NKJ)

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.(Matt. 10:1 ITB)

  • Syntactic form
  • Parsing
  • ἐκβάλλειν (infinitive, tense dan voice)

ἐκβάλλει (kuasa) ini adalah purpose inifitive yang menjelaskan kata ἔδωκεν  (memberi) yang telah memberikan kuasa.

  • θεραπεύειν  (infinitive, tense, voice)

θεραπεύειν  (menyembuhkan) Result infinitive menjelaskan kata  ἔδωκεν (memberi) kesembuhan merupakan hasil dari pemberian Yesus kepada murid-Nya

2 Kor 14:15

Nama               : Ribala Erniwatu Gulo

Tingkat            : II

Tugas               : empat

Dosen              : Hendy Wijawa S.s

M. K                : Yunani 2

1 Kor 14:15

Τί οὖν ἐστίν; Προσεύξομαι τῷ πνεύματι, προσεύξομαι δὲ καὶ τῷ νοΐ· ψαλῶ τῷ πνεύματι, ψαλῶ δὲ καὶ τῷ νοΐ. (1 Cor. 14:15 BYZ)

Diagram

Terjemahan Literal

Jadi, apa kesimpulannya? Aku akan berdoa dengan roh dan aku akan berdoa dengan NOUS juga. Aku akan bernyanyi dengan roh dan aku akan bernyanyi dengan Nous juga.

Historia

  1. Jadi, apa kesimpulannya?
  2. Rasul Paulus akan berdoa dengan rohnya
  3. Rasul Paulus akan berdoa dengan Nousnya juga
  4. Rasul Paulus akan bernyanyi dengan rohnya
  5. Rasul Paulus akan bernyanyi dengan Nousnya juga

Theoria

Jadi, apa kesimpulannya? Teks ini menjelaskan bahwa di bagian sebelumnya Rasul Paulus hendak menyatakan bahwa berbahasa lidah berbeda dengan berdoa. Berbahasa lidah adalah karunia Roh Kudus di mana bahasa itu adalah kata-kata doa yang dihasilkan oleh roh tetapi bukan oleh Nous (1 Kor 14:13-14) yang ditujukan kepada Allah bukan kepada manusia (ayat 2). Sehingga bahasa atau kata-kata doanya tidak dapat dimengerti oleh orang lain melainkan rohnya sendiri karena roh itu yang mengucapkan kata-kata tersebut (ayat 2) dan karunia ini sifatnya personal/pribadi yaitu untuk membangun pribadi orang tersebut (ayat 4). Karunia ini akan membangun orang lain atau jemaat jika bahasa itu dapat dimengerti oleh orang lain seperti yang terjadi di dalam Kisah Para Rasul (Kis 2:1-13). Bahasa lidah itu adalah kata-kata yang bisa dimengerti atau jelas bagi orang lain bukan suatu jenis bahasa baru seperti terjemahan LAI “bahasa roh” (ayat 9-10). Bahasa lidah atau kata-kata doa pribadi yang tidak dapat dimengerti orang lain akan memberi manfaat jika disertai dengan pernyataan Allah, pengetahuan, nubuat, dan pengajaran yang dapat dimengerti oleh jemaat (ayat 6). Dan itulah sebabnya karunia bernubuat lebih berharga daripada berbahasa lidah (ayat 5) sebab tidak ada orang yang mengerti apa yang dikatakan di dalam bahasa lidah itu.

Sebab itu, kata Rasul Paulus ketika seseorang berbahasa lidah maka hanya rohnya yang bekerja dan Nous-nya tidak menghasilkan apa-apa (ayat 14). Ini artinya dia tidak mengerti apa yang diucapkan kecuali kalau ada orang lain yang bisa menafsirkan atau menerjemahkannya (ayat 5). Sedangkan jika orang itu berdoa maka baik roh dan Nous-nya turut bekerja sehingga orang itu mengerti apa yang didoakan atau diucapkan (ayat 15). Sama seperti orang itu bernyanyi memuji Allah, baik roh dan Nous juga turut bekerja (ayat 15). Sebab itu, siapa yang berkata-kata dengan bahasa lidah, ia harus berdoa, supaya ia dapat menafsirkan atau mengerti apa yang dikatakannya dalam bahasa lidah itu (ayat 13). Sehingga berdoa itu menghasilkan pengertian rohani yang membangun dirinya dan orang lain sedangkan bahasa lidah hanya membangun dirinya sendiri jika tidak disertai doa atau pengertian bagi orang lain (lihat ayat 16-19). Di dalam doa, Nous dan roh turut bekerja sehingga logosnya menghasilkan pengertian. Di dalam bahasa lidah, hanya roh yang bekerja sehingga perlu bantuan doa supaya Nous juga turut bekerja dan menghasilkan logos yang mengerti seperti yang dituliskan oleh Rasul Paulus, “Karena itu, siapa yang berkata-kata dengan bahasa lidah, ia harus berdoa, supaya ia dapat menafsirkannya” (ayat 13).

Aplikasi :

Orang yang berbahasa lidah dan tidak ada orang yang menafsirkannya maka perlu di pertanyakan dari mana bahasa roh itu datang. dan bahasa lidah dengan doa sangat berbeda.

2 Kor. 2 : 13

Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia.

οὐκ ἔσχηκα ἄνεσιν τῷ πνεύματί μου τῷ μὴ εὑρεῖν με Τίτον τὸν ἀδελφόν μου, ἀλλ᾽ ἀποταξάμενος αὐτοῖς ἐξῆλθον εἰς Μακεδονίαν.

I had no rest in my spirit, because I did not find Titus my brother; but taking my leave of them, I departed for Macedonia.

Diagram :

Terjemahan literal

rohku (roh Paulus) tidak bisa istrahat/tenang, sebab aku tidak menemukan saudaraku Titus, sebab aku meminta diri dan meninggalkan Makedonia

Parsing :

  • εὑρεῖν  couse Infinitif à menjelaskan kata ἔσχηκα  (tidak damai/tenang) karena Paulus tidak berjumpa dengan Titus

Historia

  1. Roh Paulus tidak bisa tenang
  2. Paulus belum menemui saudaranya Titus
  3. Paulus menimta diri meninggalkan Makedonia

Theoria

Roh Pulus tidak bisa tenang karena ketika ia tidak berjumpa dengan Titus dan teman sepelayanannya mengalami ke susahan dari luar pertekaran dari dalam ketakutan ketika mereka tiba di Makedonia 2 Kor 7:5 berarti dalam hal ini inilah yang membuat paulus tidak bisa merasakan ketengan atau kedamaian tetapi dengan kedatangan Titus maka Allah menghibur hati Paulus 2 Kor 7:6 dan itulah sebabnya mengapa Paulus mendesak Titus untuk menyelesaikan pelayanan sebagaimana ia telah memulainya 2 Kor 8:6. Diman Titus merupakan teman kerja Paulus 2 Kor 8:23

Aplikasi

jika kita tidak bertemu dengan teman sepelayanan kita/ rekan kerja kita maka kita tidak merasakan damai

Yoh. 1 : 48

Nathanael said to Him, “How do You know me?” Jesus answered and said to him, “Before Philip called you, when you were under the fig tree, I saw you.” (Jn. 1:48 NKJ)

λέγει αὐτῷ Ναθαναήλ· πόθεν με γινώσκεις; ἀπεκρίθη Ἰησοῦς καὶ εἶπεν αὐτῷ· πρὸ τοῦ σε Φίλιππον φωνῆσαι ὄντα ὑπὸ τὴν συκῆν εἶδόν σε.

 (Jn. 1:48 GNT)

Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara. (Jn. 1:48 ITB)

Diagram

Terjemahan Literal

Natanael berkatan : bagaimana Engkau mengetahui aku, Jesus menjawabnya : sebelum Pilipus memanggil kamu, Aku mengenal kamu di bawah pohon ara

Parsing

  • φωνῆσαι  à timesubsequent infinitive menjelaskan kata εἶδόν sebelum Filipus memanggil Natanael Yesus telah melihat nya di bawah pohon ara

Historia

  1. Natanael bertanya bagaimana engkau mengetahui aku
  2. jawab Yesussebelum Pilipus memanggil kamu, Aku mengenal kamu di bawah pohon ara

Theoria

Yesus mengetahui segala hal baik yang tersembunyi maupun yang tidak tetsembunyi karena yang di lihat Yesus adalah hati bukan keberadaan. manusia melihat apa yang di depan mata tetapi Allah melihat hati.

Wahyu 5 : 5

But one of the elders said to me, “Do not weep. Behold, the Lion of the tribe of Judah, the Root of David, has prevailed to open the scroll and to loose its seven seals.” (Rev. 5:5 NKJ)

καὶ εἷς ἐκ τῶν πρεσβυτέρων λέγει μοι· μὴ κλαῖε, ἰδοὺ ἐνίκησεν ὁ λέων ὁ ἐκ τῆς φυλῆς Ἰούδα, ἡ ῥίζα Δαυίδ, ἀνοῖξαι τὸ βιβλίον καὶ τὰς ἑπτὰ σφραγῖδας αὐτοῦ. (Rev. 5:5 GNT)

 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.”

 (Rev. 5:5 ITB)

 Diagram

Parsing :

  • ἀνοῖξαι  result infinitive aorist active menjelaskan kata ἐνίκησεν Kristus menang Ia dapat membuka kitan Ketujuh dan memeterainya

Luk. 2:22

Now when the days of her purification according to the law of Moses were completed, they brought Him to Jerusalem to present Him to the Lord (Lk. 2:22 NKJ)

Καὶ ὅτε ἐπλήσθησαν αἱ ἡμέραι τοῦ καθαρισμοῦ αὐτῶν κατὰ τὸν νόμον Μωϋσέως, ἀνήγαγον αὐτὸν εἰς Ἱεροσόλυμα παραστῆσαι τῷ κυρίῳ, (Lk. 2:22 GNT)

Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, (Lk. 2:22 ITB)

Diagram

Parsing

  • παραστῆσαι verb infinitive aorist active. Ini infinitive purpose (tujuan) yang menjelaskan kata ἀνήγαγον yaitu Yusuf dan Maria membawa Yesus untuk dengan tujuan untuk menyerahka-Nya kepada Tuhan

Matius 13:25

“but while men slept, his enemy came and sowed tares among the wheat and went his way. (Matt. 13:25 NKJ)

ἐν δὲ τῷ καθεύδειν τοὺς ἀνθρώπους ἦλθεν αὐτοῦ ὁ ἐχθρὸς καὶ ἐπέσπειρεν ζιζάνια ἀνὰ μέσον τοῦ σίτου καὶ ἀπῆλθεν. (Matt. 13:25 GNT)

Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. (Matt. 13:25 ITB)

Diagram

Parsing

καθεύδειν verb infinitive present active dative from καθεύδω ini infinitivecontermporaneous menjelaskan kata ἦλθεν setelah petani itu tertidur datanglah musuhnya menaburkan benih lalang diantara gandum

Kis. 1:3

to whom He also presented Himself alive after His suffering by many infallible proofs, being seen by them during forty days and speaking of the things pertaining to the kingdom of God. (Acts 1:3 NKJ)

Οἷς καὶ παρέστησεν ἑαυτὸν ζῶντα μετὰ τὸ παθεῖν αὐτὸν ἐν πολλοῖς τεκμηρίοις, δι᾽ ἡμερῶν τεσσεράκοντα ὀπτανόμενος αὐτοῖς καὶ λέγων τὰ περὶ τῆς βασιλείας τοῦ θεοῦ·

 (Acts 1:3 GNT)

Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

 (Acts 1:3 ITB)

Diagram :

Parsing

  • παθεῖν time  verb infinitive aorist active accusative from πάσχω iniantecedent infinitive menjelaskan παρέστησεν setelah penderitaan-Nya Yesus menunjukan diri-Nya

Matius 10:1

And when He had called His twelve disciples to Him, He gave them power over unclean spirits, to cast them out, and to heal all kinds of sickness and all kinds of disease. (Matt. 10:1 NKJ)

Καὶ προσκαλεσάμενος τοὺς δώδεκα μαθητὰς αὐτοῦ ἔδωκεν αὐτοῖς ἐξουσίαν πνευμάτων ἀκαθάρτων ὥστε ἐκβάλλειν αὐτὰ καὶ θεραπεύειν πᾶσαν νόσον καὶ πᾶσαν μαλακίαν. (Matt. 10:1 GNT)

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. (Matt. 10:1 ITB)

Diagram

Parsing

  • ἐκβάλλειν erb infinitive present active from ἐκβάλλω  ini adalah purpose inifitive yang menjelaskan kata ἔδωκεν yang telah memberikan kuasa.
  • θεραπεύειν noun accusative feminine singular from μαλακία Result infinitive menjelaskan kata  ἔδωκεν kesembuhan merupakan hasil dari pemberian Yesus kepada murid-Nya

Langkah-langkah dalam Syntactic Form

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-6

Nilai                : 98

Langkah-langkah dalam syntactic form

  1. Membuat terjemahan literal
  2. Poin-poin syntac atau data historis

Langkah-langkah dalam semantic content

  1. Poin semantic
  2. Konsep teologis
  3. Semantic content alegoris.

Alegoris berasal dari kata Yunani Ale “ Alla “ artinya lain dan Agoreuuo “ Other ” artinya maknanya jadi Alagoris adalah makna yang lain.

Alegoris terbagi atas tiga  antara lain :

  1. Naratif  yang artinya cerita seperti perumpamaan
  2. Tipologi yang artinya suatu kejadian  yang terjadi tetapi ada makna spritual sense seperti Musa berbicara kepada Allah di semak duri. Musa tipologinya Allah dan semak diru tipologinya Maria
  3. Figuratif memakai kata kiasan seperti Amsal 8;1 Kor 13 contohnnya gong yang bergumandang.

Contoh :

Zakheus memanjat pohon ketika Yesus datang ke Yerusalem spritual sense  ketika Anugrah itu datang Zakheus dengan inisiatif meresponnya. Zakheus merespon kedatangan Yesus karena berita tentang Yesus telah ia dengar sebelumnya dalam Rom 10:17 dimana iman timbul dari pendengaran. Yesus menumpang di rumah Zakheus spritual sense  Zakheus membuka pintu hatinya ketika Yesus mengetok pintu hatinya Wah 3:20. Seluruh isi rumah Zakheus selamat spritual sense  melalui satu orang injil berkembang sama seperti 11 Murid maka banyak orang yang mendengar injil. Zakheus membagi hartanya spritual sense  Zkheus mengalami pertobatan atau perubahan hidup, berarti di dalam pertobatan adanya perbuatan yaitu membagi harta dengan orang lain sehingga dia berdamai dengan masa lalunya.

Ada seorang bangsawan di nobatkan menjadi raja tetapi orang-orang di sekitarnya membenci dia dan menolak dia jadi raja spritual sense  kristus yang di persiapkan menjadi raja tetapi orang-orang di sekitarnya tidak mau jika ia jadi raja bahkan mereka menolak Dia. Orang-orang yang menolak Dia adalah orang Israel di mana orang Israelah yang menyalibkan Dia. Tuannnya memanggil 10 hambanya dan memberika mereka uang mina supaya menreka memperoleh hasil spritual sense  Yesus memberika mandat yaitu memberitakan injil kepada semua orang supaya mereka mendapatkan jiwa yang hilang. Hamba yang 1 dan 2 mendapat upah dari tuannya spritual sense  orang yang menjalankan mandat dari Tuhan akan mendapat upah yaitu sorga. Hamba yang tidak melaksanakan mandat mendapat upah yaitu kebinasaan spritual sense  orang yang tidak menjalankan perintah atau mandat dari Tuhan akan mendapat kebinasaan di dalam api yang kekal bersama dengan iblis sama seperti Yudas di antara murid Yesus cuman Dia yang tidak menjalankan tugas malahan ia bersekongkol untuk menangkap Yesus.

Gal 4:21-31 sara tipologi dari Maria di mana kelahiran di lakukan dengab ajaib berarti figutatif tentang Hagar dan Sara dan ini fakta di mana di zaman Abraham dia menpunyai dua istri dan akan ada nanti keturunan sara merupakan keturunan perjanjian sedangkan keturunan Hagar adalah anak-anak perhambaan

seperti si ular dalam Kej 3 di mana tipologinya yaitu Iblis, rubah : licik, merpati : tulus. Ular di simbolkan sebagai lidah yang bercabang dua yang artinya pembohong/pendusta.

Bahtera Nuh mengalegoriskan Kristus di mana siapa yang ada di dalam Bahtera maka akan mendapatkan hidup sama seperti siapa yang ada di dalam kristus ia akan mendapatkan hidup dalam arti tidak binasa dan banjir di ibaratkan penghukuman.

Yoh 3:14 tipologinya Bil 21:9 di mana di mana ular tembaga tipologinya kristus karena siapa yang memandang kristus ia akan mendapatkan hidup dan ular itu di taruh di atas tiang melambangkan bahwa Yesus di salib di atas kayu salib. Musa meninggikan ular di padang gurun tipologinya Anak manusai harus di tinggikan. Di tinggikan berarti di gantung.

Mat 12:42 Ratu selatan dan salomo di mana tipologinya ratu dari selatan adalah dalam PL yaitu Ratu Zeba yang merupakan jemaat dan Salomo adalah dalam PL yaitu seorang raja yang merupakan Kristus.Berarti dalam hal ini adanya hubungan kristus dengan Gereja dan hubungan ini bagaikan hubungan suami istri atau hubungan mempelai laki-laki dengan mempelai perempuan.

Mat 12:40 Yunnus tiga hari tiga malam di perut ikan tipologinya Yesus turun ke dalam kerajaan maut selama tiga hari tiga malam

Rom 5:14 Adam adalah gambar Dia yang akan datang berarti  Adam tipologinya  kristus yang akan datang.

Rom 5:15-17 karena satu orang berdosa maka semua orang berdosa berarti dalam hal ini satu orang benar maka semua orang di benarkan.

Lukas 2:22-23

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-2

Nilai                : 98

Lukas 2:22-23

Now when the days of her purification according to the law of Moses were completed, they brought Him to Jerusalem to present Him to the Lord (Lk. 2:22 NKJ)

(as it is written in the law of the Lord, “Every male who opens the womb shall be called holy to the LORD “), (Lk. 2:23 NKJ)

and to offer a sacrifice according to what is said in the law of the Lord, “A pair of turtledoves or two young pigeons.” (Lk. 2:24 NKJ)

Καὶ ὅτε ἐπλήσθησαν αἱ ἡμέραι τοῦ καθαρισμοῦ αὐτῶν κατὰ τὸν νόμον Μωϋσέως, ἀνήγαγον αὐτὸν εἰς Ἱεροσόλυμα παραστῆσαι τῷ κυρίῳ, (Lk. 2:22 GNT)
καθὼς γέγραπται ἐν νόμῳ κυρίου ὅτι πᾶν ἄρσεν διανοῖγον μήτραν ἅγιον τῷ κυρίῳ κληθήσεται, (Lk. 2:23 GNT)

καὶ τοῦ δοῦναι θυσίαν κατὰ τὸ εἰρημένον ἐν τῷ νόμῳ κυρίου, ζεῦγος τρυγόνων ἢ δύο νοσσοὺς περιστερῶν. (Lk. 2:24 GNT)

Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,

 (Lk. 2:22 ITB)

seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”,

 (Lk. 2:23 ITB)

dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

 (Lk. 2:24 ITB)

Poin-poin syntax

  1. Yesus di bawah di Yerusalem oleh kedua orangtuanya (Maria dan Yusuf)
  2. Yesus di serahkan kepada Tuhan
  3. Pada waktu pentahiran Yesus di serahkan
  4. Yesus di serahkan untuk di sucikan

Poin-poin simantic

  1. Menurut hukum taurat Yesus di bawah ke Yerusalem untuk di persembahkan kepada Tuhan sesuai dengan hukum Musa
  2. Sejak kecil Yesus miliknya Allah
  3. Yesus hidup di bawah Hukum taurat/Yesus tidak melanggar hukum Taurat
  4. Yesus di tahirkan pada 40 hari menurut Imamat 12:2-8
  5. Yesus hidup di keluarga yang sederhana sehingga Maria ibunya hanya mempersembahkan sepasang merpati

Konsep teologis

  • Ide utama : hari pentahiran Yesus
  • Ide pendukung :
  • Sesuai hukum taurat Musa
  • Yesus hidup di bawah hukum taurat
  • Yesus milik Allah

Aplikasi

Orang yang suci adalah miliknya Allah, sebab Allah itu suci dan Dia tidak berbaur dengan dosa atau kegelapan karena ia adalah Terang

Semantic content

Menganalisi semantic content harus berdasarkan pada poin yang telah kita dapatkan dari ide utama dan ide pendukung. Bukan hanya itu saja kita juga harus berinteraksi dengan teks-teks lain seperti christ centered and Ecclesial. Kenapa? Karena christ dan Ecclesiallah yang meluruskan pikiran kita sehingga kita tidak ngawur. Kafrena kebanyakan pada zaman sekarang banyak orang mengutip ayat lalu berkata ini bermanfat untukku tanpa dia belajar dengan sungguh-sungguh apa pesan yang di sampaikan dalam ayat yang dia kutip sehingga ia berkata ini ayat yang terberkati. Pada semantic content ini kita menguraikan dalam arti menjelaskan secara rinci supaya pesan yang kita sampaikan dapat tersampaikan dengan baik. Membantu kita untuk memahami secara baik.

Personal

Setelah kita menguraikan di atas, kita meringkas kembali secara personal untuk di turunkan ke dalam hati. Tanpa kita turunkan kedalam hati apa gunanya bagi kita karena apa yang kita baca dari Alkitab adalah 2 timotius 3:16 “ segala tulisan yang di ilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajarkan, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kelakuan” dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa setiap kita membaca Alkitab kita apa yang perlu kita turunkan kedalam hati. Personal ini merupakan obediance kita (ketaatan).

Kesimpulan

Kita membaca Alkitab di mulai dari level pengetahuan dengna mengumpulkan data lalu membuat poin-poin syntax (terjemahan literal) dan poin-poin simantic. Baru kita buat outline konsep (konsep teologis) dengan menentukan ide utama dan ide pendukung. Lalu kita menganalisi degnan menguraikan poin-poin simantic serta berinteraksi dengan Christ dan bapa-bapa gereja. Hasilnya itu lah inti sari  (ringkasan, sintesis yang di tunkan kedalam hati) lalu aplikasi sebagai obediance.

Aplikasi

  1. Dengan saya membaca Alkitab saya melakukan hal ini supaya saya tidak menyesatkan orang dengan menafsir sesuai dengan keinginan sendiri
  2. Setiap saya membaca Alkitab,  apa yang merupakan obediance saya yang saya turunkan kedalam hati
  3. Ketika saya membaca Alkitab saya membaca dengan sungguh-sungguh.

Efesus 1:18

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-8

Nilai                : 98

 Efesus 1:18

 Historis : The Eyes of your heart being englightened : mata dari hatimu di terangi

Poin semantic/spritual sense

  1. hati memiliki mata
  2. mata yang di terangi bukan hati tetapi mata-mata gelap
  3. mata gelap yang diterangi
  4. Nous Rom 12:2 inti
  5. Logos Mar 7:21 pikiran-pikiran
  6. Pneuma Ef 4:23 roh
  7. di terangi oleh terang / enargi Ilahi /kemuliaan 2 Kor 4:6; Yoh 8:12; Mat 17:2

terang berasal dari pengetahuan akan Allah atau face of Christ. kita perlu memandang wajah kristus karena dengan memandang wajah kristus maka kita memeperoleh terang atau cahaya kemuliaan itu. Jadi dalam hal ini untuk memperoleh cahaya kemuliaan kita harus memandang wajahnya kristus. Injil adalah pribadi yang memiliki cahaya dalam 2 Kor 4:6 cahaya injil sama dengan terang kemuliaan kristus. Jadi kita di terangi oleh injil dan injil itu adalah orang bukan benda yang memiliki pribadi. 2 Pet 1:19 terang itu menyinari tubuh dan hati. hati di sini adalah mata. Rom 1:16-17 orang yang mempunyai iman kepada injil akan memperoleh hidup karena di dalam injil ada terang karena injil itu yang menyelamatkan kita dari gelap untuk menunju terang. 

Historis : the you may know what is the hope of hid calling : supaya kamu tahu apa pengharapan dari panggilannya.

jadi tujuan kita intuk memperoleh terang adalah supaya kita tahu panggilan Allah. kita tahu panggilan Allah maka kita tahu pengharapan yang sudah di sediahkan Allah bagi kita. pengharapan itu adalah kemuaan yang sudah di tentukan untukorang-orang kudus artinya kita di terangi dan dengan kita di terangi maka kita menerima warisan dari orang-orang kudus. tanpa kita di terangi dan hidup kudus maka kita tidak menerima warisan. orang suci melihat Allah ketika hatinya suci Mat 13:43 pada waktu itu kita akan menjadi makluk orang-orang yang bercahaya seperti matahari. orang kudus itu adalah orang yang mempunyai kemuliaan Allah. dalam Ef 4:4 pengharapan itu satu yang ada di dalam panggilan kita dan panggilan kita yaitu menjadi orang-orang kudus 1 Kor 1:2 dan inilah panggilan Allah karena suatu saat kita akan menjadi orang-orang yang bercahaya Rom 1:7 dan bergabung dengan orang-orang kudus Kol 1:2

Minggu-Minggu Persiapan Paskah

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-10

Nilai                : 98

Minggu-Minggu persiapan Paskah

  1. Minggu orang Farisi pemungut cukai (Lukas 18:10-15)

Minggu orang Farisi pemungut cukai disini kita di tuntut bagaiman kita memiliki kerendahan hati di hadapan Allah sama seperti pemungut cukai yang merendahkan diri di hadapan Allah dengan menganggap dirinya tidak layak di hadapan Allah. Pemungut Cukai datang di hadapan Tuhan dengan melakukan penyesalan akan dosa yang telah dia perbuat sedangkan orang Farisi hanya pintar berkata-kata di dalam memanjatkan doa kepada Tuhan sedangkan prakteknya tidak ada. Tetapi Allah hanya ingin sebenarnya pertobatan atau penyesalan bukan keta-kata melainkan tindakan. Tuhan tidak menerima doa orang Farisi karena dia merasa dirinya baik (tinggi hati) walaupun memang ia melakukan perbuatan baik karena pada dasarnya manusia telah berbuat dosa dan kehilanngan kemuliaan Allah. Sedangkan doa pemungut Cilai di terima Tuhan karena ia sadar akan siapa dirinya. jadi dalam hal ini kita sebagai manusia yang berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah marilah kita merendahkan diri di hadapan Allah dengan pertobatan penyesalan akan dosa-dosa kita karena kita manusia yang membutuhkan belas kasihan.

  • Minggu anak yang hilang ( Luk 15:11-32)

Minggu anak yang hilang berbicara kasih seorang Bapa jke pada anaknya. sama seperti kasih Allah kepada manusia yang berdosa di mana ia mengasihi kita dengan tidak terbatas (tanpa batas) apabila kita kembali kepadanya dengan jalan pertobatan. Kasih Bapa tidak melihat dosa-dosa apa yang telah kita lakukan jika kita kembali kepadanya melainkan jika kita kembali kepadanya dengan pertobatan maka Dia bersukacita sehingga ia memberi jubah kepada kita. kapanpun kita kembali kepada bapa tidak tertutup kemungkinan yang penting kita kembali kepadanya.

  • Minggu Penghakiman Akhir (Mat 25:31-46)

Minggu Penghakiman Akhir ini berbicara tentang kambing dan domba di mana pada penghakiman akhir kita di pisahkan di mana kita di beri pilihan antara bangsa kambing dan bangsa domba. bangsa kambing berada si sebelah kiri dan mendapatkan atau menerima api yang kekal bersama dengan iblis  dan bangsa domba berada di sebelah kanan di mana mereka yang memperoleh kerajaan Allah. yang menentukan kita masuk kerajaan Allah atau neraka adalah perbuatan di mana peertobatan kita harus di dasiri dengan perbuatan baik kita kepada sesama tanpa memandang muka karena dalam penghakiman akhir tidak ada yang namanya belas kasihan

  • Minggu Pengampunan Dosa (Mat 6:14-21)

Minggu Pengampunan Dosa mengajarkan kita bagaiman kita mengasihi saudara kita dengan memberi pengampunan. Jika kita tidak bisa menangasihi sesama kita tidak mungkin Allah mengampuni kita karena takaran yang kita pakai kepada sesama kita akan di pakaikan kepada kita. Kita perlu mengasihi ssesama karena Allah lebih dahulu mengampuni kita. ini dari pengampunan adalah kasih dan jika kita tidak bisa mengampuni maka kita masih hidup di dalam kemanusaian lama kita yang masih hidup di dalam dosa. ketika kita memberi pengampunan kepada orang lain maka kita sedang menunjukan kasih kita kepada Allah. ingat tanpa mengampuni kesalahan orang lain maka kita tidak mengasihi Alalh karena bukti kita mengasihi Allah adalah dengan memberi pegampunan.

  • Minggu Puasa  (Mat 4:2)

Minggu Puasa  mengajarkan kita untuk fokus kepada kristus secara sentral. Yesus memberi kita teladan yang baik di mana Dia juga berpuasa. Minggu puasa ini adalah berbicara tentang pertumbuhan rohani kita. Puasa orang kristen berbeda dengan puasa orang agama Islam di mana puasa agama kristen fokus kepada kristus yang merupakan inti kepercayaannya sedangkan agama Islam hanya kerana ada sesuatu yang mereka inginkan seperti pahala.

Yesus adalah jalan keselamatan

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-13

Nilai                : 98

Yesus adalah jalan keselamatan

Yoh 10:7-10

Terjemahan Literal

ay7      kemudian Yesus berkata kepada mereka lagi amen-amen artinya betul-betul, sungguh-sungguh, benar-benar aku berkata kepadamu Aku adala pintu domba-domba itu.

ay 8     semua yang datang di luat/sebelum Yesus atau sebelum Aku adalah penciri-pencuri dan perampok-perampok tetapi domba itu tidak mendengarkan mereka

ay9      Aku adalah pintu jika ada seseorang yang masuk melalui aku maka ia akan di selamatkan dan dia akan masuk keluar dan menemukan padang rumput

ay 10   pencuru tidak datang kecuali untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan Aku datang supaya mereka memiliki hidup dan memilikinya secara berkelimpahan.

2. Poin-poin syntac

ay 7     a. sesungguhnya Aku adalah pintu bagi domba-domba

ay 8     b. semua yang datang sebelum Aku adalah pencuri-pencuri dan perampok-perampok

            c. tetapi domba-domba itu tidak mendengar mereka

ay 9     d. Aku adalah pintu itu

            e. jika ada seseorang lewat melalui Aku maka ia akan selamat dan menemukan padang rumput

ay 10   f. pencuri hanya datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan

            g. supaya mereka memiliki hidup dan memilikinya secara berkelimpahan

  • Data-data semantic
  • Yesus adalah pintu kandang bagi domba-domba-Nya
  • gembala domba masuk melalui pintu
  • pencuri damn perampok datang tidak melalui pintu
  • domba-domba tidak mendengar suara pencuri-pencuri dan perampok-perampok
  • domba-domba mendengarkan suara gembalanya
  • setiap orang yang masuk dan keluar melalui pintu akan selamat dan menemukan padang rumput yaitu kehidupan yang berkelimpahan
  • setiap orang yang masuk dan keluar tidak melalui pintu akan mendapatkan kebinasaan sebab bukan gembala yang menuntun dia melainkan pencuri-pencuri dan perampok-perampok
  • masuk melalui pintu berarti gembala menuntut ke padang rumput
  • masuk melalui tembok adalah pencuri-pencuri dan perampok-perampok
  • jika tidak lewat Yesus menunju kebinasaan
  • Theoria

Yesus adalah Pintu di mana Ia merupakan jalan atau akses untuk masuk dan keluar dengan tujuan untuk menunju pada kehidupan yang berkelimpahan. Yesus adalah satu-satunya jalan yang benar bukan hanya jalan saja seperti orang berkata bahwa banyak jalamn di Roma tetapi Ia adalah jalan, hidup yang benar itu dan selain dia tidak ada jalan lain. Selain itu orang yang masuk dan keluat tanpa melalui Dia akan memperoleh kebinasaan karena yang ia temukan adalah pencuri-pencuri dan perampok-perampok. Pencuri-pencuri dan perampok-perampok hanya menunggu di luar dan jika ada orang yang lewat tanpa pintu maka ia akan di binasakan. Jadi jika ini merupakan jalan satu-satunya untuk menunju hidup maka di luar Yesus tidak ada hidup yang ada hanyalah kebinasaan dan kehancuran.

  • Konsep Theologis

Ide utama : Yesus adalah jalan keselamatan

Ide pendukung :

  • Yesus adalah jalan yang benar yang menunju pada kehidupan yang kekal
  • selain Yesus menunju pada kebinasaan
  • kelimpahan menunju pada kehidupan di padang rumput
  • untuk selamat harus melalui pintu dan gembala
  • Semantic conten (interaksi dengan teks lain)

Yoh 14:6 “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”. Berarti jika Dia adalah pintu maka Ia adalah jalan kebenaran dan hidup. hidup artinya dalan Yoh 14:6 adalah jalan yang menunju kepada Bapa dan inilah jalan kepada Bapa yaitu melalui Yesus. Padang rumput dalam Yoh 10 adalah berada bersama Allah atau menunju kepada Allah dan itulah hidup dengan cara melewati pintu/ Yesus. Jadi tujuan hidup manusia adalalh berada bersama Bapa di dalam Yesus bersama Roh kudus. Jika Bapa dan Anak yaitu Yesus di mana perana Roh kudus? perana Roh kudus dalam Yoh 14:15-17 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu”. Berarti dalam hal ini Roh kudus seorang penolong. Jadi di sini ada dua penolong yang satu Yaitu Yesus dan yang lain adalah Roh kudus untuk menuntun pada hidup bersama Bapa supaya kita tetap berjalan di jalan yang benar.

  • Kesimpulan (personal/hati)

Jadi dalam hal ini Yesus merupakan jalan hidup atau jalan keselamatan yang memberi hidup di mana orang yang lewat melalui dia dengan percaya akan membawanya kepadang rumput untuk bersama dengan bapa dan di bantu oleh Roh kudus sedangkan orang yang lewat tidak melalui pintu itu adalah iblis yang hanya membunuh dan membinasakan.

  • Moral

Dengan apa yang kita bahas di atas, apa yang perlu kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari agar kehidupan kita mencerminkan Kristus yang merupakan jalan keselamatan bagi kita. Renungkanlah.

Martir Suci Photina

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : II

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya

M. K.               : Dogmatika III

Martir Suci Photina

Photina seorangwanita Samaria. Ia memiliki dua orang putra. Pada masa kaisar Nero (54-68 M), menunjukan kekejaman yang berlebihan bagi orang kristen. Photina tinggal di Kartago bersama putranya yang lebihkecil, yaitu Yoses,dan dengan berani dia mengkhotbahkan Injil di sana. Victor putra tertuanya bertempur dengan berani di pasukan Romaawi dengan melawan kaum barbar dan diangkat menjadi komandan militer di kota Italia (Asia kecil). Belakangan, Nero memanggilnya ke Italia untuk menangkap dan menghukum orang Kristen. Sebastian, seorang pejabat di Italia, berkata kepada Victor, Saya tahu bahwa Anda, ibumu dan saudaramu, adalah pengikut Kristus. Sebagai teman saya menyarankan Anda untuk tunduk pada kehendak kaisar. Jika Anda memberitahu orang-orang Kristen, Anda akan menerima kekayaan. Saya akan menulis surat kepada ibu dan kakak Anda, meminta mereka untuk tidak memberitakan Kristus di depan umum. Biarkan mereka mempraktikkan keyakinan mereka secara rahasia. jawab Victor, Saya ingin menjadi pengkhotbah Kristus seperti ibu dan saudara lelaki saya. Sebastian berkata, O Victor, kita semua tahu kesengsaraan apa  yang menanti Anda, ibu dan saudara lelaki Anda. Kemudian tiba-tiba Sebastian merasakan sakit yang tajam di matanya. Dia tercengang, dan wajahnya muram. Tiga hari Sebastian terbaring buta dan pada hari keempat Sebastian mengatakan bahwa Dewa orang Kristen adalah satu-satunya Tuhan yang benar. Santi Viktor heran mengapa dengan tiba-tiba ia berkata demikian dan berubah pikiran tetapi Sebastian menjawab Karena Kristus memanggil saya. tapi setelah ia selesai di baptis ia mendapat kembali penglihatannya dan pelayan Sebastian jjuga ikut ddi baptis setelah mereka melihat mujizat itu.

Di Roma kaisar memerintahkan orang-orang Kristen untuk dibawa kehadapannya dan dia bertanya kepada mereka apakah mereka benar-benar percaya kepada Kristus. Semua orang yang mengakumenolakuntukmeninggalkanJuruselamat. Kemudian kaisar memerintahkan untuk menghancurkan sendijari para martir. Selama siksaan, para martir ini tidak merasakan sakit dan tangan mereka tetap tidak terluka. Nero memerintahkan agar Sebastian, Photinus, dan Yoses di butakan dan di kurung di penjara. Photina dan lima saudari perempuannya Anatola, Phota, Photis, Paraskeva, dan Kyriake dikirim kepengadilan kekaisaran di bawah pengawasan putri Nero, Domnina. Santa Photina mempertobatkan Domnina dan semua pelayannya menjadi pengikut Kristus. Dia juga mempertobatkan seorang penyihir yang telah membawa  makananberacun untuk membunuhnya. Tiga tahun berlalu dan Nero mengutus salah seorang pelannya kepenjara. Para utusan melaporkan kepadanya bahwa Sebastian, Photinus danYoses, yang telah dibutakan, telah sepenuhnya pulih, dan bahwa orang-orang mengunjungi mereka  untuk mendengarkan khotbah mereka, dan memang seluruh penjara telah diubah menjadi tempat yang terang dan harum di mana Allah dimuliakan. Nero kemudian memerintahkan untuk menyalibkan orang-orang kudus itu, dan memukuli tubuh telanjang mereka dengan tali. Pada hari keempat kaisar mengirim para pelayan untuk meliha tapakah para martir masih hidup. Tetapi ketika mendekati tempat siksaan para pelayan kaisar Nero menjadi buta. Malaikat Tuhan membebaskan para martir dari salib mereka dan menyembuhkan mereka. Orang-orang kudus mengasihani para pelayan yang buta dan memulihkan penglihatan mereka dengan doa mereka kepada Tuhan. Mereka yang disembuhkan datang percaya kepada Kristus dan segera di baptis. Dalam kemarahannya, Nero memerintahkan untuk menguliti kulit orang kudus Photina dan melemparkannya kedalam sumur. Sebastian, Photinus, danYoses dipotong kaki-kakinya dan mereka dilemparkan keanjing dan kemudian mereka di kuliti. Para saudari perempuanPhotina juga menderitasiksaan yang mengerikan. Nero memberi perintah untuk memotong payudara mereka dan kemudian menguliti kulit mereka. Kaisar menyiapkan eksekusi untuk Photis: mereka mengikat kakinya dengan kaki di puncak dua pohon yang bengkok. Ketika tali-tali itu ditebang, pohon-pohon itu tumbuh tegak dan mencabik-cabik martir. Kaisar memerintahkan yang lainnya dipenggal. Martir Photina dikeluarkan dari sumur dan dikurung di penjara selama dua puluh hari.

Setelah itu Nero membawa Photina dan bertanya apakah dia sekarang mau mengalah dan mempersembahkan korban kepada berhala. Photina meludahi wajah kaisar, dan menertawakannya, berkata, “Wahai orang yang paling tidak berada batas orang buta, Anda lelaki yang brengsek dan bodoh! Apakah Anda pikir saya begitu tertipu sehingga saya akan setuju untuk meninggalkan Tuhanku Kristus dan sebagai  gantinya menawarkan pengorbanan kepada berhala yang sama buta dengan Anda?” Mendengar kata-kata seperti itu, Nero memerintahkan untuk sekali lagi membuang Photina kesumur dan di sana ia menyerahkan jiwanya kepada Tuhan pada tahun 66. Pada KalenderYunani, Photina diperingati pada 26 Februari. Dengan kesaksian di atas apa yang perlu kita lakukan atau aplikasikan dalam kehidupan kita sekarang?