Nama : Ribala Erniwati Gulo
Tingkat : II
Tugas : 7
Dosen : Hendy Wijawa S.s
M. K : Yunani 2
Kolose 2:16-17
Syntactic Form
Ayat 16-17
Penjelasan syntactic form
Teks atau ayat 16-17 adalah satu kalimat. Ada kata οὖν yang menghubungkan ayat atau teks sebelumnya.
Subjeknya adalah τις
Predikatnya adalah Μὴ ὑμᾶς κρινέτω ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων ἅ ἐστιν σκιὰ τῶν μελλόντων, τὸ δὲ σῶμα τοῦ Χριστοῦ.
Kata Μὴ ὑμᾶς κρινέτω adalah inti dari predikat.
Parsing
- κρινέτω (menghakimi) verb imperative present active 3rd person singular from κρίνω. κρινέτω berfungsi sebagai perintah sekarang.
- ὑμᾶς pronoun personal accusative plural from σύ. ὑμᾶς accusative of direct objek
ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων dative diikuti preposisi ἐν yang berfungsi sebagai reference
- ἅ (yang) pronoun relative nominative neuter plural from ὅς dan nominative subjek
- σκιὰ noun nominative feminine singular from σκιά nominative of predikat
- τῶν μελλόντων verb participle present active genitive neuter plural from μέλλω. Ini adalah participle of adjective yang menjelaskan kata bayangan
- Χριστοῦ noun genitive masculine singular from Χριστός genitive of predikat
Terjemahan Literal
karena itu, jangan seorang pun menghakimi kalian mengenai makanan, atau minuman, atau hari raya, atau bulan baru, atau hari sabat, yang adalah bayangan yang akan datang/terjadi tetapi substansinya (wujud nyatanya) adalah Kristus
Poin-poin sintaksis:
- jangan seorang pun menghakimi kalian mengenai makanan, atau minuman, atau hari raya, atau bulan baru, atau hari sabat
- hal-hal itu adalah bayangan yang akan datang
- tetapi wujud nyatanya adalah Kristus
poin-poin semantic:
- hukum taurat itu adalah bayangan dari Kristus
- hukum taurat di genapi di dalam Kristus artinya bayangan tadi sekarang telah menjadi nyata yaitu Kristus
- PL adalah bayangan Kristus
- PB adalah wujud atau wujudnya atau tubuh dari bayangan itu yaitu Kristus
- Sekarang kita tidak lagi hidup di dalam bayangan atau hukum taurat tetapi hidup di bawah kegenapan hukum taurat yaitu Kristus sehingga hidup kita focus kepada Kristus
Ayat 18-19
Diagram
Penjelasan Syntactic Form
Subjeknya adalah μηδεὶς
Predikatnya adalah ὑμᾶς καταβραβευέτω θέλων ἐν ταπεινοφροσύνῃ καὶ θρησκείᾳ τῶν ἀγγέλων, ἃ ἑόρακεν ἐμβατεύων, εἰκῇ φυσιούμενος ὑπὸ τοῦ νοὸς τῆς σαρκὸς αὐτοῦ, καὶ οὐ κρατῶν τὴν κεφαλήν, ἐξ οὗ πᾶν τὸ σῶμα διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον αὔξει τὴν αὔξησιν τοῦ θεοῦ.
Inti predikatnya adalah ὑμᾶς καταβραβευέτω.
Kata kerja καταβραβευέτω dijelaskan oleh 4 participles yaitu θέλων, ἐμβατεύων, φυσιούμενος, κρατῶν.
Parsing :
- καταβραβευέτω imperative present artinya perintah dengan present progressive/sedang terjadi
- θέλων participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
- ἐν ταπεινοφροσύνῃ καὶ θρησκείᾳ = dative of sphere artinya menjelaskan sphere (suasana) dari θέλων
- ἐμβατεύων participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
- φυσιούμενος participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
- ὑπὸ τοῦ νοὸς genitive of means menjelaskan alat dari φυσιούμενος
- τῆς σαρκὸς genitive of descriptive menjelaskan deskripsi dari τοῦ νοὸς
- οὐ κρατῶν participle present artinya participle manner /menjelaskan cara καταβραβευέτω
- οὗ kata ganti dari τὴν κεφαλήν membentuk anak kalimat yang menjelaskan frasa τὴν κεφαλήν
- αὔξει verb indicative present active 3rd person singular from αὐξάνω present descriptive
- τοῦ θεοῦ noun genitive masculine singular from θεός. τοῦ θεοῦ genitive of source dari τὴν αὔξησιν
- ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον participle of manner dari kata kerja αὔξει
- διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων genitive of means dari ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον
Terjemahan Literal
Jangan ada seorang pun merampas kemenangan kamu dengan cara ingin di dalam merendahkan diri dan penyembahan kepada malaikat; masuk pada hal-hal penglihatan; menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous/mata jiwa/mata batin yang bersifat kedagingan; tidak berpegang pada kepala, yang darinya semua tubuh bertumbuh dari Allah dengan cara ditopang dan diikat oleh urat-urat dan sendi-sendi.
Poin-poin Sintaksis
- Jangan ada seorang pun merampas kemenangan kamu
- Dengan cara ingin di dalam merendahkan diri dan penyembahan kepada para malaikat
- Dengan cara masuk pada hal-hal penglihatan
- Dengan cara menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous/mata jiwa/mata batin yang bersifat kedagingan
- Dengan cara tidak berpegang pada kepala
- yang dari kepala itu semua tubuh bertumbuh dari Allah dengan cara ditopang dan diikat oleh urat-urat dan sendi-sendi.
Poin-poin Semantis
Ada 4 cara yang dipakai untuk menggagalkan atau merampas kemenangan kita yaitu
- Pertama, penyembahan yang salah bukan kepada Allah tetapi kepada malaikat-malaikat
- Kedua, penglihatan-penglihatan
- Ketiga, menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous yang bersifat daging
- Keempat, tidak berpegang kepada Kristus, tidak ada pertumbuhan sebab melalui kepala itu semua tubuh bertumbuh. Pertumbuhan itu berasal dari Allah melalui Kristus
Menjaga kemenangan iman kita:
- Setia beribadah kepada Allah
- Awasi ajaran sesat seperti penglihatan2
- Menjaga kekudusan diri dengan menjaga nous dari godaan duniawi
- Berpegang teguh kepada Kristus