Dasar Icon dalam PB

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-12

Nilai                : 98

Dasar Icon dalam PB

Ada beberapa macam pengajaran para Bapa Gereja antra lain :

  1. Homily
  2. Icon
  3. verpers
  4. Matias
  5. katekisasi
  6. liturgy

Homily, icon dan liturgy biasanya di pakai hari minggu. Verpers dan matias biasanya ini merupakan doa dan tekun dalam pengajaran kasih. Dalam verpers dan matias merupakan belajar tentang synaxarion (mengenal/mempelajari tokoh-toko iman atau hagios yang merupakan orang kudus. tetapi dalam liturgy adanya perjamuan kudus dan sakramen. Dalam keenam pengajaran paba Gereja ini bukan hanya pengajaran saja tetapi pengajaran hidup.

Dasar teologis ikon adalah Kol 1:15 Dia yang di maksud di sini adalah Kristus yaitu Dia yang tidak kelihatan yang merupakan gambar Allah. Gambar itu kelihatan jadi, kristus yang tidak kelihatan sekarang bisa di lihat. 1 Yoh 3:2 menjadi sama seperti apa? yaitu seperti gambar Allah. Kita adalah gambar Allah yang sudah rusak karena dosa makanya yang sudah rusak ini perlu di perbaiki. Rom 8:29 kita addalah gambar Allah. karena kita gambar Allah yang sudah rusak maka gambar Allah yang sudah rusak ini di benahi seperti gambar Yesus kristus. Ketika kita melihat synaxanion ini kita melihat orang-orang kudus yang merupakan tujuan hidup kita. Orang kudus ini adalah orang yang sudah selesai mengerjakan perkerjaannya sampai akhir hidupnya Gal 4:19 dalam terjemahan literalnya : hai anak-anakku yang kecil demi kamu aku berkerja keras/berjuang keras lagi sampai rupa gambar Kristus terbentuk di dalam kamu.

Historis :

Hai anak-anakku yang kecil demi kamu aku berkerja keras/berjuang keras lagi dalam kelahiran sampai rupa gambar Kristus terbentuk di dalam kamu

Poin-poin syntatic

  1. Hai anak-anakku yang kecil demi kamu aku berkerja keras/berjuang keras lagi dalam kelahiran.
  2. Aku melakukan sampai rupa kristus nyata di dalam kamu.

Pemahaman :

  1. Di dalam diri kita, kita bagaikan orang yang melahirkan/sakit bersalin di mana di dalamnya ada benih dan benih ini mengalami proses hingga menjadi janin dan setelah menjadi janin dia juga mengalami proses yaitu menjadi bayi, dan ketika bayi ini keluar maka ia akan memperoleh rupa kristus.
  2. Di waktu kita membentuk Kristus kita membutuhkan orang lain

Konsep theologis :

Ide utama : Rupa kristus menjadi nyata

Ide pendukung :

  1. mengandung benih kristus
  2. benih kristus di proses menjadi rupa kristus
  3. perlu berkerja keras dan di tolong oleh orang lain

1 Kor 4:15 Paulus mengerita hamil di mana dia merupakan bapa dalam Gereja Korintus melalui injil. 1 Yoh 3:9 dalam hal ini orang percaya mengandung benih yang harus di bentuk menjadi rupa kristus. Fil 1:10 Paulus berkata yang aku dapat dalam penjara dalam bahasa Yunaninya yang aku lahirkan dalam penjara berarti orang-orang percaya pada waktu itu merupakan buah rahim Paulus.

Moral sense :

Apa yang perlu kita pelajari dalam hal ini supaya rupa kristus nyata di dalam kehidupan kita? menjaga anggota tubuh kita sebagai persembahan yang kudus yang berkenan di hadapan Allah dalam arti menjauhkan diri dari dosa/ nafsu keinginan daging.

Icon Anastasis (Kebangkitan kristus)

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-11

Nilai                : 98

Icon Anastasis (Kebangkitan kristus)

Summary :

Jika kita melihat ikon kebangkkitan Kristus maka kita melihat di sini Kristus memakai baju putih atau Kristus berpakaian putih menyimbolkan Yesus menerangi alam maut yang penuh dengan kegelapan. Tanpa kebangkitan Yesus kristus kita tidak lepas dari skop yang penuh dengan tanah di atas mayat. Apakah setelah kematian ada kehidupan? Pertanyaan semacam ini sering di pertanyakan manusia. Memang setelah kematian ada kehidupan dan Yesus sendiri yang berkata demikian. Hal ini tegas dan radikal karena tidak ada tokoh agama manapun yang mati lalu bangkit kembali dari antara orang mati. Memang semuanyaz manusia mati tetapi siapakah yang bisa bangkit lagi selain Yesus kristus? Dan jika kristus tidak bangkit dari antara orang mati maka sia-sialah iman orang kristen percaya pada-Nya 1Kor 15:14. Yesus bangkitan pada hari minggu maka kita ke Gereja merupakan hari kebangkitan Kristus setiap hari minggu.

Jika kita lihat lagi icon-Nya Yesus berdiri di atas gerbang di mana gerbang itu hancur, gerbang ini hancur karena di dombrak. Di dalam lubang iblis ternelenggu dan Yesus memegang tangan Adam dan Hawa serta membawanya ke Firdaus. Yesus memegang tangan Adam dan Hawa ini merupakan sepaya Yesus memastikan bahwa Dia memiliki pegangan yang kuat dari dirinya. Orang kudus dalam PL menunggu keselamatan pada saat Yesus mati dan bangkit.

Hawa adalah Maria yang pertama dan Maria yang ke dua yaitu ibunda-Nya Yesus Mat 27:51. Pada saat kematian Yesus, Yesus masuk kedalam alam maut sehingga terjadinya gempa bumi. Perpecahan batu mengingatkan pada laut merah terbelah menjadi dua dan gempa bumi menyimbolkan kebebasan. Dalam hal ini Kristus mati hanya satu kali untuk segla dosa, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar supaya Ia membawa kita kepada Allah dan Ia di bunuh dalam keadaan manusia tetapi di bangkitakan menurut Roh 1 Pet3:18-20. Berarti dalam hal ini orang yang berdosa selalu ada pedngharapan karena Dia telah bangkit untuk kita orang yang berdosa. Ef 4:10 Rasul Paulus menghubungkan turunnya Yesus kealam maut. Yoh 1:5 cahaya turun dalam kegelapan dan kegelapan tidak dapat mengatasinya.

Kesimpulan :

Kebangkitan Kristus memberi pengharapan yang pasti dan tidak takut pada kematian karena kematian merupakan alat untuk masuk ke Firdaus.

Apa Aplikasinya di dalam kehidupan kita?

Kita perlu berdoa:

Ya, Allah Tuhanku keselamatanku. Aku memohon kepada siang dalam malan jiwaku penuh dengan kesesakan dan hidupku di tarik ke alam maut aku berbaring di daerah gelap dan malam. Teman-temanku meninggalkan aku dan oleh karena Anugrah engkau melepaskan aku dan aku mendapat keselamatan. Terpijilah Tuhan

Pekan kudus atau minggu sengsara Kristus

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Dogma 3

Tugas               : ke-7

Nilai                : 98

Pekan kudus atau minggu sengsara Kristus

Minggu palem

Senin Kudus : pengutukan pohon Ara

Selasa kudus : pengurapan Kristus oleh seorang wanita seta berjaga-jaga

Rabu kudus : merayakan penghianatan Yudas Iskariot

Kamis kudus : perjamuan kudus yang terakhir dan di lanjurkan dengan membasuh kaki para murid dan doa di tama Getsemani

Jum’at kudus : penderitaan, penyaliban dan kematian Kristus di atas kayu salib

Minggu kudus : kebangkitan Kristus

Minggu palem

Minggu palen di peringati  tanggal 12 bulan 4 oleh segenap umat Orthodox. Ranting palem di lambangkan sebagai kemenangan dan daun palem ini di pegang selama ibadah di mulai sampai selesainya ibadah tersebut. Yesus mengendarai seekor keledai untuk mengalahkan kecongkakan dengan cara taat sampai mati di atas kayu salib. Dosa hanya di kalahkan dengan ketaatan Fil 2:8 kematian Yesus mengalahkan maut dan perayaan minggu palem adalah bayang-bayang dari perayaan pondok Daud dalam PL Im 23:40-43

Senin kudus

Ini diadakan minggu sore setelah matahasri terbenam. Ibadah ini di sebut sebagai pengantin pria sedang mencari pengantin wanita. Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah menyimbolkan Yesus mengutuk para pemimpin agama di mana padaz waktu itu mereka sibut dalan praktek-pratek jasmani namun tidak memiliki buah batin dan kehidupan yang benar dan pada saat itu terjadi konflik antara pemimpin bangsa Yahudi dan Yesus Kristus.

Selasa kudus

Ini merayakan pengurapan Kristus atau pengurapan kaki Kristus dengan mminuyak narwastu oleh seorang wanita. Ini merupakan lambang orang berdosa yang mau beertobat yang mendahului para pemimpin agamaz Yahudi pada saat itu.

Menjelang momen Paskah

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-9

Nilai                : 98

Menjelang momen Paskah

Yohanes 12: 12-19 Daun Palma dan Pakaian

Minggu paskah di mulai dari Zakheus di mana ada Anugrah datang dan kita merespon Anugrah tersebut dengan menerimanya. lalu adanya kerendahan hati seperti Pemungut Cukai dan orang Farisi di mana kita membutuhkan Allah hanya untuk keselamatan kita tetapi kita juga membutuhkan Allah dalam pertobatan kita dengan kerendahan hati meminta belas kasihan. Lalu minggu Anak yang Hilang artinya kita kembali kepada Bapa (Allah). Berarti dalam pertobatan kita kembali kepada Allah supaya kita memperoleh hidup kekal. Lalu Penghakiman Akhir di mana jika kita bertobat dan kembli kepada Allah kita haris melakukan kasih dan di akhir hidup kita kita mempunyai dua pilihan : bangsa kambing  simbol tidak berbuat baik atau bangsa domba melakukan kasih. Sehingga pada akhirnya pertobatan menghasilkan perbuatan kasih. Dan cara Tuhan mengampuni kita yaitu dengan kita mengampuni orang lain. Lalu minggu Puasa: di mana kita di ajarkan untuk membereskan hati dan bagaiman kita bertumbuh di dlam kristus.

Minggu pertama Orthodox adalah memperingati gambar (icon). Minggu kedua : Minggu Gregori Palams artinya untuk menjadi segambar dan serupa dengan kristus kita perlu Anugrah/Kasih karunia. Dengan cara : berakar atau hidup di dalam kristus. Dengan berdoa, berjaga-jaga, supaya pelita kita tidak padam Luk 21:36. Minggu ketiga merupakan minggu Penghormata Salib : untuk hidup serupa dengan Dia kita harus mengikuti keteladanan-Nya. Minggu ke empat adalah Minggu Yohanes Klimakus : kita menaiki anak tangga dan inilah salib yang kita pikul karena tidak ada kekudusan tanpa memikul salib. Minggu ke lima yaitu Minggu Maria dari Mesir merupakan suatu toko yang menyerupai Yesus kristus. Dimana Maria ini dulu seorang pelacur selama 17 tahun tetapi ketika ia melihat orang-orang di Yerusalem membawa daun palem ke rumah ibadah ia ikut tetapi sesampai di pintu ia tersungkur melihat icon bunda Maria dan akhirnya ia pergi kepadang gurun untuk berdoa dan menyesali diri. Ternyata pertobatan dengan menangis lalu penderitaan memikul salib, lalu menaiki anak tangga dan kebangkitan atas maut akan menghasilkan menjadi orang kudus yang segambar dan serupa dengna kristus. Minggu ke enam adalah Minggu ke sengsaraan Kristus Mat 21:1-11; Yoh12:12-19; Luk 19:41-48

Kebangkitan Lazarus

Kebangkitan Lazarus sebagai gambar dari kebangkitan Kristus  di mana kebangkitan Lazarus merupakan mujizat terakhir yang di lakukan Yesus dengan tujuan untuk memperkuat para iman murid atau pararasul agar mereka tidak bimbang bahwa pada hari ke tiga Ia bangkit dari antara orang mati. Dan ini merupakan pemberitahuan Yesus kepada para murid di mana pada hari ketiga Ia akan bangkit.

Peristiwa kebangkitan Lazarus membuat banyak orang datang ke Yerusalem menyongsong Yesus (Yoh 12:18) dan menyambut Dia dengan penuh sukacita. Mereka mengambil daun-daun palem (Yoh 12:13) dan menghamparkan pakaian mereka di jalan (Mat 21:8) sambil berseru-seru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!”. Yesus disambut dengan luar biasa dan gemparlah seluruh Yerusalem (Mat 21:10). Ia menunggani seekor keledai mudah mengapa? karena Ia menggenapi nubut dalam PL Zakharia 9:9-10. orang yang datang ke Yerusalem yang mereka harapkan adal seorang raja politik tetapi mereka tidak tahu bahwa yang datang adalah seorang raja yang memberi hidup kekal. keledai menyimbolkan kerendahan hati dimana Dia datang bukan untuk di layani melainkan untuk melayani.

Anak-anak, Daun Palem, dan Pakaian

Anak –anak : menunjukan bukan orang dewasa, Mengapa anak kecil? Yesus pernah mengajarkan, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya Mar 10:15.

Daun Palem : simbol sukacita, keberanian atau tindakan heroik. Daun ini digunakan untuk menyambut orang-orang berpangkat tinggi seperti raja atau jenderal perang

Penghamparan pakaian : menyimbolkan atribut dari seorang raja yang diurapi (2 Raj 9:13). Karena Juruselamat adalah Yang Diurapi yang “Kerajaannya bukan dari dunia ini” (Yoh 18:36), pakaian dibagikan di hadapan-Nya oleh anak-anak bukan oleh orang dewasa. Anak-anak yang menyambut Dia sebagai Yang Diurapi yaitu Kristus.

Kita adalah anak-anak Allah yang melepaskan pakaian lama kita untuk menyambut Kristus dan mengenakan pakaian yang baru (Gal 3:27). Melepaskan pakaian lama adalah menanggalkan manusia lama dan mengenakan pakaian Kristus yaitu manusia baru (Efe 4:24). Pakaian Kristus yang kita kenakan mewajibkan kita untuk meneladani Dia. Kita menanggalkan pakaian lama atau manusia lama kita yang penuh dosa, ikut menderita seperti Dia menderita, berjuang sampai akhir hidup, menyerahkan nyawa kita di atas kayu salib seperti Dia menyerahkan nyawa di atas kayu salib (1 Yoh 3:16)

Kata “Hosanna” yang digunakan pada Minggu Palem adalah bahasa Ibrani dan berarti “Selamatkan, aku berdoa.” Kata ini berasal dari Mazmur 118: 25-27. Ini adalah sebuah nyanyian pujian yang dipersembahkan kepada Allah dan diartikan sebagai “selamatkan kami

Kata “diberkati” – “diberkati orang yang datang dalam nama Tuhan” – juga digunakan pada Minggu Palem untuk memperingati Yesus yang datang “dalam nama Tuhan

Kedua ungkapan ini memiliki makna kristologis yang dalam. Ungkapan “Hosana di tempat yang maha tinggi” menunjuk pada nama agung Ketuhanan, sementara frasa “diberkati yang datang dalam nama Tuhan” menunjuk pada kedatangan Mesias, yang sekarang memasuki Yerusalem dengan sedikit kesedihan.

Pohon di ikon memiliki arti ganda. Tujuan utamanya adalah bahwa itu adalah sumber dari cabang-cabang palem yang diangkut orang. Beberapa ikon menunjukkan seorang anak di dahan pohon yang patah. Tujuan keduanya adalah melambangkan “pohon” (salib) di luar tembok kota tempat Yesus disalibkan.

Menjelang Paska

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-9

Nilai                : 98

Menjelang momen Paskah

Yohanes 12: 12-19 Daun Palma dan Pakaian

Minggu paskah di mulai dari Zakheus di mana ada Anugrah datang dan kita merespon Anugrah tersebut dengan menerimanya. lalu adanya kerendahan hati seperti Pemungut Cukai dan orang Farisi di mana kita membutuhkan Allah hanya untuk keselamatan kita tetapi kita juga membutuhkan Allah dalam pertobatan kita dengan kerendahan hati meminta belas kasihan. Lalu minggu Anak yang Hilang artinya kita kembali kepada Bapa (Allah). Berarti dalam pertobatan kita kembali kepada Allah supaya kita memperoleh hidup kekal. Lalu Penghakiman Akhir di mana jika kita bertobat dan kembli kepada Allah kita haris melakukan kasih dan di akhir hidup kita kita mempunyai dua pilihan : bangsa kambing  simbol tidak berbuat baik atau bangsa domba melakukan kasih. Sehingga pada akhirnya pertobatan menghasilkan perbuatan kasih. Dan cara Tuhan mengampuni kita yaitu dengan kita mengampuni orang lain. Lalu minggu Puasa: di mana kita di ajarkan untuk membereskan hati dan bagaiman kita bertumbuh di dlam kristus.

Minggu pertama Orthodox adalah memperingati gambar (icon). Minggu kedua : Minggu Gregori Palams artinya untuk menjadi segambar dan serupa dengan kristus kita perlu Anugrah/Kasih karunia. Dengan cara : berakar atau hidup di dalam kristus. Dengan berdoa, berjaga-jaga, supaya pelita kita tidak padam Luk 21:36. Minggu ketiga merupakan minggu Penghormata Salib : untuk hidup serupa dengan Dia kita harus mengikuti keteladanan-Nya. Minggu ke empat adalah Minggu Yohanes Klimakus : kita menaiki anak tangga dan inilah salib yang kita pikul karena tidak ada kekudusan tanpa memikul salib. Minggu ke lima yaitu Minggu Maria dari Mesir merupakan suatu toko yang menyerupai Yesus kristus. Dimana Maria ini dulu seorang pelacur selama 17 tahun tetapi ketika ia melihat orang-orang di Yerusalem membawa daun palem ke rumah ibadah ia ikut tetapi sesampai di pintu ia tersungkur melihat icon bunda Maria dan akhirnya ia pergi kepadang gurun untuk berdoa dan menyesali diri. Ternyata pertobatan dengan menangis lalu penderitaan memikul salib, lalu menaiki anak tangga dan kebangkitan atas maut akan menghasilkan menjadi orang kudus yang segambar dan serupa dengna kristus. Minggu ke enam adalah Minggu ke sengsaraan Kristus Mat 21:1-11; Yoh12:12-19; Luk 19:41-48

Kebangkitan Lazarus

Kebangkitan Lazarus sebagai gambar dari kebangkitan Kristus  di mana kebangkitan Lazarus merupakan mujizat terakhir yang di lakukan Yesus dengan tujuan untuk memperkuat para iman murid atau pararasul agar mereka tidak bimbang bahwa pada hari ke tiga Ia bangkit dari antara orang mati. Dan ini merupakan pemberitahuan Yesus kepada para murid di mana pada hari ketiga Ia akan bangkit.

Peristiwa kebangkitan Lazarus membuat banyak orang datang ke Yerusalem menyongsong Yesus (Yoh 12:18) dan menyambut Dia dengan penuh sukacita. Mereka mengambil daun-daun palem (Yoh 12:13) dan menghamparkan pakaian mereka di jalan (Mat 21:8) sambil berseru-seru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!”. Yesus disambut dengan luar biasa dan gemparlah seluruh Yerusalem (Mat 21:10). Ia menunggani seekor keledai mudah mengapa? karena Ia menggenapi nubut dalam PL Zakharia 9:9-10. orang yang datang ke Yerusalem yang mereka harapkan adal seorang raja politik tetapi mereka tidak tahu bahwa yang datang adalah seorang raja yang memberi hidup kekal. keledai menyimbolkan kerendahan hati dimana Dia datang bukan untuk di layani melainkan untuk melayani.

Anak-anak, Daun Palem, dan Pakaian

Anak –anak : menunjukan bukan orang dewasa, Mengapa anak kecil? Yesus pernah mengajarkan, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya Mar 10:15.

Daun Palem : simbol sukacita, keberanian atau tindakan heroik. Daun ini digunakan untuk menyambut orang-orang berpangkat tinggi seperti raja atau jenderal perang

Penghamparan pakaian : menyimbolkan atribut dari seorang raja yang diurapi (2 Raj 9:13). Karena Juruselamat adalah Yang Diurapi yang “Kerajaannya bukan dari dunia ini” (Yoh 18:36), pakaian dibagikan di hadapan-Nya oleh anak-anak bukan oleh orang dewasa. Anak-anak yang menyambut Dia sebagai Yang Diurapi yaitu Kristus.

Kita adalah anak-anak Allah yang melepaskan pakaian lama kita untuk menyambut Kristus dan mengenakan pakaian yang baru (Gal 3:27). Melepaskan pakaian lama adalah menanggalkan manusia lama dan mengenakan pakaian Kristus yaitu manusia baru (Efe 4:24). Pakaian Kristus yang kita kenakan mewajibkan kita untuk meneladani Dia. Kita menanggalkan pakaian lama atau manusia lama kita yang penuh dosa, ikut menderita seperti Dia menderita, berjuang sampai akhir hidup, menyerahkan nyawa kita di atas kayu salib seperti Dia menyerahkan nyawa di atas kayu salib (1 Yoh 3:16)

Kata “Hosanna” yang digunakan pada Minggu Palem adalah bahasa Ibrani dan berarti “Selamatkan, aku berdoa.” Kata ini berasal dari Mazmur 118: 25-27. Ini adalah sebuah nyanyian pujian yang dipersembahkan kepada Allah dan diartikan sebagai “selamatkan kami

Kata “diberkati” – “diberkati orang yang datang dalam nama Tuhan” – juga digunakan pada Minggu Palem untuk memperingati Yesus yang datang “dalam nama Tuhan

Kedua ungkapan ini memiliki makna kristologis yang dalam. Ungkapan “Hosana di tempat yang maha tinggi” menunjuk pada nama agung Ketuhanan, sementara frasa “diberkati yang datang dalam nama Tuhan” menunjuk pada kedatangan Mesias, yang sekarang memasuki Yerusalem dengan sedikit kesedihan.

Pohon di ikon memiliki arti ganda. Tujuan utamanya adalah bahwa itu adalah sumber dari cabang-cabang palem yang diangkut orang. Beberapa ikon menunjukkan seorang anak di dahan pohon yang patah. Tujuan keduanya adalah melambangkan “pohon” (salib) di luar tembok kota tempat Yesus disalibkan.

RINGKASAN IMAN ORTHODOX

RINGKASAN IMAN ORTHODOX

RIBALA ERNIWATI GULO

TINGKAT II

SEMESTER IV

DOSEN : DR. HENDY WIJAYA S.S

1

Apa yang di percayai orang keristen Orthodox

  1. Apa Gereja Orthodox itu?

Gereja-gereja yang didirikan pararasul itu sendiri masuk dalamnya adalah  ke-patriarkh-an konstantinopel (Istambul, Turki, Alexandria (Mesir), Antiokhia (Syaria), Yerusalem (Palestina, Israel) dan Roma (Italia). Gereja Konstatinopel itu didirikan oleh Rasul Andreas, Gereja Alexandria itu di dirikan oleh Aghios Markus Penulis Injil, Gereja Antiokhia oleh Rasul Petrus dan Rasul Paulus, dan Gereja Yerusalem, itu oleh Rasul Petrus dan Yakobus dan Gereja Roma itu oleh Rasul Petrus dan Rasul Paulus. Gereja-gereja di dirikan pada zaman kemudian memalui kegiatan pekabaran Injil dari Gereja-gereja awal itu adalah Gereja Gunung Sinai, Rusia, Yunani, Serbia, Bilgaria, Romania, dan masih banyak lainnya.

Masing-masing Gereja ini bersifat mandiri dalam administrasi tetapi dengan perkecualian Gereja Roma, yang akhirnya terpisah dari yang lain pada 1054, semua bersatu dalam iman, doktrin, Tradisi Rasuliah, sakramen-sakramen, liturgi-liturgi dan ibadah-ibadah. Bersama-sama mereka membentuk dan menyebut diri mereka Gereja Orthodox.

  • Sumber-sumber Pengajaran Iman Kristen Orthodox

Pengajaran Para rasul yang di lanjutkan dalam Komunitas Gereja-gereja dalam bentuk Rasuliah, yang mempunyai dua bentuk “Tulisan dan Lisan “ (2 Tes 2:15). Tradisi Rasuliah yang berbentuk tulisan itu akhirnya di kumpulkan menjadi kitab perjanjian Baru yang bersama Kitab Suci Orang Yahudi (PL, Tanakh) akhirnya di jadikan menjadi satu. Kitab Suci Gereja dan yang lisan itu akhirnya di simpan dan di hidupi dalam Gereja sebagai Paradosis (Tradisi) Suci.

Kata Orthodox secara literal berarti pengajaran yang benar, karena dia ambil dari kata Yunani yaitu : orthos=lurus, benar dan doxa=pengajaran, penyembahan. Jadi kata Orthodox maknanya tidak adda sangkut pautnya dengan : kolot, kuno, kaku atau ketinggalan zaman, seperti di salah mengerti oleh orang. Gereja orthodox secara hati-hati menjaga kebenaran melawan semua kesesatan dan perpecahan, baik untuk melindungi umatnya maupun untuk memuliahkan Kristus, yang Gereja itulah Tubuh-Nya.

  • Allah yang Esa, Bersifat Tritunggal dan Karya-Nya

Allah (Sang Bapa) adalah Allah yang Esa itu sendir. Ia menjadi asal-usul Firman-Nya yang kekal yang berada satu di dalam Diri-Nya dan juga menjadi asal-usul dari Roh-Nya sendiri yang juga secara kekal berada di dalam Diri-Nya yang Esa itu bersama Firman yang sama tadi. Keberadaan Allla yang Esa yang sejak kekal memiliki Firman dan Roh yang kekal yang berada satu di dalam Diri Allah (Bapa) yang Esa inilah yang di sebut sebagai Tritunggal Mahakudus. Iman Kristen Orthodox memang hanya mempercayai Allah yang Esa. Tritunggal Mahakudus itu tidak berbicara mengenai jumlah Allah, sebab Allah tidak berjumlah. Dia itu Esa tidak terbilang dan satu tidak tertanding. Tritunggal Mahakudus tidak berbicara tentang jumlah Allah, sebab Allah tidak berjumlah. Tritunggal Mahakudus menerangkan keberadaan yang ada di dalam Diri Allah yang Esa itu. Jadi sang, Bapa adalah sumber ke-Esa-an dari Tritunggal Mahakudus. Kitab suci mewahyukan bahwa Allah yang Esa itu di sebut ssebagai Bapa (1 Kor 8:6; Yoh 17:1-3, 20:17 dan lain-lain, dan Firman itu di sebut sebagai Putra (Yoh 1:14 serta Roh di sebut sebagai Roh kudus Ef 4:30.

Ciptaan :

umat kristen orthodox mengakui Allah sebagai pencipta langit dan bumi Kej 1:1.

Aku percaya pada satu Allah pencipta langit dan bumi………” Allah menjadikan adanya ciptaan melalui Firman-Nya yang di sebut sebagai Anak-Nya Ibr 1:2, Yoh 1:1-3 serta memberi hidup padda ciptaanNya melalui Roh-Nya Ayb 33:4.Kita mengerti semua ini karena iman bahwa alam semesta ini di jadikan oleh Firman Allah Ibr 11:3.

Aku percaya pada satu Allah pencipta langit dan bumi………” Allah menjadikan adanya ciptaan melalui Firman-Nya yang di sebut sebagai Anak-Nya Ibr 1:2, Yoh 1:1-3 serta memberi hidup padda ciptaanNya melalui Roh-Nya Ayb 33:4.Kita mengerti semua ini karena iman bahwa alam semesta ini di jadikan oleh Firman Allah Ibr 11:3.

Para malaikat :

Malaikat adalah ciptaan Allah yang tidak kelihatan Kol 1:16, sebagai mana di katakan dalam pengakuan iman nikea bahwa Allah adalah pencipta segala sesuatu yang baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.  Malaikat adalah makhluk roh “tidak berbadan jasmani” Ibr 1:13-14 mereka di ciptakan sebelum adanya alam semesta ini dan bahkan ketika Allah menciptakan alam semesta ini. mereka ikut bersukacita Ayb 38:7. Tugas Malaikat adalah melayani Allah Ibr 1:14 dan mmberi pertolongan kepada orang-orang yangdi selamatkan. Malaikat di bagi menurut kelompok. Malaikat yang di kenal Kitab Suci adalah Malaikat penghulung Yud 1:9 yang di sebut pemimpin-pemimpin terkemuka Dan 10:13 di antaranya : Mikhael, Gabriel, Uriel, Rafael dan lain-lain. Kelompok yang kedua : Para Serafim Yes 6:2 yang menjadi kelompok paduan suara di sorga serta para kerubim adalah pemikul takhta Allah Maz 18:11 kemudian Singgasana, kerajaan, pemerintah, penguasa Kol 1:16, kekuasaan Ef 1:2. Malaikat tidak kaawin mengawin karena mereka tidak berjeniskelamin dan tidak bisa mati Luk 20:35-36. dan jumlahnya sangat banyak Dan 7:10.

Iblis dan Roh-roh Jahat :

Bintang timur atau putri fajar artinya makhluk cahaya yang mengemban terang; itulah sebabnya makhluk ini di sebut dalam bahasa latin : Lusifer “pengemban terang” ia di ciptakan mendekati sempurna dan di sebut gambar dari kesempurnaan penuh dan maha indah. Ia hampir mendekati kemuliaan Allah lalu timbil di hatinya dagang yaitu spekulasi untuk tidak taat pada batas-batas kekuasaanya dan meninggalkan tempat kediamannya. untuk mengikuti keinginan mengatasi bintang-bintang Allah yaitu ingin menguasai seluruh malaikat yang lain dan hendak menamai yang maha tinggi Yes 14:13-14. Yaitu ingin menjadi seperti Allah itu sendiri. Lusifer tidak sendirinya memberontak kepada Allah dan akibat dari pemberontakkannya Lusifer di turunkan ke dalam dunia orang mati Yes 14:15 artinya Lusifer tidak memiliki kehidupan di sorgaawi lagi. Jumlah malaikat yang ikut memberontak bersama Lusifer sepertiga dari seluruh jumlah Malaikat yang aslinya di ciptakan Allah. Lusifer di sebut Iblis  setan sedangkan malaikat yang ikut memberontak menjadi roh-roh jahat bala tentara kegelapan. Karena Lusifer kehilangan kehidupan di sorgawi akhirnya ia membentuk kerajaan angkasa dan Lusifer sendiri penguasaannya Ef 2:1.

Pemeliharaan dan penyelenggaraan Ilahi :

Penyebab Allah memberikan hujan, matahari, angin dan segenap proses alamiah sebagai saranan kehidupan karena Ia melalui Firmannya menompang alam semesta ini Ibr 1:3. Hidup tidak tunduk kepada nasib tetapi kepada Allah yang mengatur segala sesuatu yang ada di dunia. Iman kristen Orthodox mengajarkan bahwa dunia ini bukan sistem yang tertutup melainkan sisten yang terbuka di mana Allah secara langsung ikiut berkerja bagi penyelenggaraan dan pemeliharaan atas alam ini, sehingga seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya. Yes 6:3

Predestinasi/penentuan dari semula :

Merupakan realitas dari ketetapan Allah sejak sebelum adanya dunia dalam menetapkan tujuan di ciptakannya manusai. Di antara semua ciptaan manusialah yang di tentukan dari semuala dan di pilih sebelum dunia di jadiakan untuk menjadi kudus dan tidak bercacat serta untuk menjadi anak-anak Allah Ef 1:4-5. Padahal kudus dan tak bercacat itu adalah kodrat Allah sendiri. Karena pada dasarnya hanya anak yang memiliki kodrat bapanya. Namun dari kekal juga Allah sudah melihat bahkan mengetahui resikonya  dari makhluk ciptaannya yang di beri kehendak bebas di mana ada yang menerima kodrat itu dan ada juga yang menolak. Yang menerima kodrat menerima kristus yang memulihkan kodrat manusia sesudah kejatuhan, dengan demikian mengalami Theosis (pengilahia). Dengankata lain di sselamatkan tetapi orang yang menolak kodrat tersebut tidak (tidak menerima Yesus akan jalan di dalam kebinasaan dan tidak di selamatkan. Dari predistinasi atau penetuan dari semuala bukan berarti Allah sewenang-wenangmenentukan orang ada yang masuk kedalam kerajaan sorga serta ada orang yang masuk nerakatanpa ada kaitan dengan iman. Theologia protestan Calvinisme mengajarkan : tetapi itu bukan bagian dari iman orthodox dan tak di percayai oleh umat orthodox sebab Allah bukanlah seorang tiran yang sewenang-wenang menentukan nasib orang namun Dia adalah Filanthropos “sang pengasih manusia”.

  • Yesus Kristus dan Karya-Nya

Yesus Kristus/Isa Almasih :

Penjelma sebagai manusai dari Firman Allah itu sendiri. Penjelmaannya menjadi manusia, Dia 100% manusai juga 100% Allah. Luk 1:43 Maria yang  mengandung bayi Yesus. Ke datangan Yesus kristus di dunia ini sudah di beritahukan para Nabi dalam PL. kristus adalah jantung dan pusat kekristenan Gereja Orthodox.

Inkarnasi/penjelmaan :

Merujuk pada peristiwa di mana Firman Allah telah menjadi manusia dan nama manusai adala Yesusyang bergelar Kristus. Putra Allah mengambil dari dirinya sendiri suatu kodrat manusia lengkap dan sempurna dari sang perawam Maryam. Putra/Firman Allah tidak terbatas dalam kodrat IlahiNya secara sukarela dan dengan kerelaan menerima pembatasan kemanussiaan-Nya di mana ia mengalami lapar, haus, lelah dan pada akhirnya mati.

Maryam/Maria “ Theotokos” : Pengandungan Allah atau Bunda Allah. maria mengandung Firman Allah/Anak Allah yang menjelma jadi manusai itu dalam kandungannya serta darinya Dia Ia mengambil kemanusaian-Nya. Maria hidup dalam kehidupan yang murni dan kudus dan kita menghormati Dia deengan tingginya sebagai teladan kesucian orang tebusan yang pertama. Maria bukan di sembah sebagai Tuhan tetapi kita sebagai orang yang menerima kristus harus dan patut menghormati Dia.

Penyaliban, Penguburan dan kebangkitan Kristus

Merupakan cara penebusan Kristus. Penebusan artinya manusia di lepaskan dengan suatu bayaran dari kekuatan gelap yang mengukungkan. Kekeuatan gelap yang jahat itu adalah Iblis, dosa dan maut dan bayaran untuk melepaskan manusia dalam hal ini adalah dengan penderitaan, penyaliban, kematian dan penguburan kristus. Manusia tidak di ciptakan untuk mati maut hanay di ancamkan pada hari manusia melanggar perintah Allah. namun manusai melanggarnya akhirnya upah dosa adalah maut. Akibat keetidak taatannya ia kehilangan hidup kekal dan terusir dari sorga.

  1.  penebusan sebagai pemulihan kodrat manusia

kemanusiaan oleh inkarnasinya itu, Firman Allah telah meyandang daging yang serupa dengan daging yang di kuasai oleh dosa karena adanya dosa Roma 8:3 meskipun secara pribadi Firman Allah yang menjelma jadi manusai tidak mengenal dosa 2 Kor 5:21 tetapi setelah mengenakan daging yang serupa dengan daging ia di kuasai oleh dosa. Cara masuk dalam dalam derita, naik ke atas salib, mati dan di kuburkan. Kematian kristus adalah wujud ketaatan-Nya secara mutlak kepada Allah. Dalam ke adaan sebagai manusia ia telah merendahkan diri dan taat sampai mati bahkan taat sampai mati di atas kayu salib Fil 2:5-8. Salib telah menghukum dosa yang ada di dalam daging karena yang di salibkan adalah daging kemanusiaan yang di kenakan oleh Firman Allah dalam penjelmahan-Nya. Melallui salib itu kemanusiaan Adam di pulihkan oleh Adam yang terakhir yaitu Yesus kristus yang menjelma.

  •  Penebusan sebagai pembenaran dari tuntutan Hukum Allah.

tuntutan hukum Allah adalah supaya manusia taat secara mutlak terhadap perintah-perintahnya. Padahal manusia itu dalam keadaan tidak mungkin untuk taat karena ada kekuatan ke tidak taatan asli yang ada di dalam dirinya sehingga di hadapan hukum Allah manusia berada di dalam keadaan terhukumkan dan menjadi tidak benar secara hukum. Kemanusiaan yang di kenakan oleh Firman Allah yang menjelma itu tidak berada dalam keadaan bersseteru dengan Allah dan tidak taklu pada hukum Allah lagi. Dengan demikian kemanusiaan dari Firman Allah yang menjelma itu telah mendamaikan hubungan Allah dengna manusai. Dan telah di nyatakan benar di hadapan hukum Allah sehingga barang siapa yang manunggal dengan kemanusian Firman Allah yang menjelma itu oleh iman melalui baptisan Gal 3:26-27.

  •  Penebusan sebagai penggenapan penghausan dosa oleh korban-korban dan hukum taurat

Dosa hilang akibat darah. Karena segala sesuatu yang di sucikan dengan darah dan tanpa penumpahan darah tidak ada penghapusan dosa Ibr 9:22. ??? bagaimana bisa penumpahan darah menyebabkan penghapusan dosa? Karena upah dosa adalah maut. Dosa hanya layak mendapatkan kematian karena dosa memisahkan manusia dari sumber hidup, kehidupan yang sejati. Binatang mewakili manusai. Dalam hukum taurat pengampunan dosa harus di lakukan dengan penumpahan darah atas binatang yang di korbankan dan mengakui dosa-dosa Im 1:4,16:21 dan dengan demikian korban itu mengangkut segala kesalahan. Dosa manusia secara simbolis di pindahkan kepada korban. Sang kristus sebagai Firman Allah yang menjelma telah menyandang daging yang serupa dengan daging yang di kuasasi oleh dosa Rom 3:8 dengan demikian dalam dagingnya itu telah menanggung keberdosaan manusia, meskipun ia sendiri tidak mengenal dosa. Ia di sebut sebagai Anak Domba Allah yang menyangkukt dosa-dosa dunia Yoh 1:29. Padahal Anak Domba Allah itu mengangkut kesalahan dan melalui tercurahnya darah dalam kematian dan kristus mengalami mati melalui kayu salib, maka salib kristus dan darahnya yang tercurah itu adalah penggenapan dari korban Anak Domba itu. Sehingga barangsiapa yang manunggal dalam kematian, penyalibab dan penguburan Yesus kristus dalam baptisan Rom 6:3-6 iapun telah mati bagi dosa. Dan baptisan dalam nama Yesus mengalami pengampunan dosa. Jadi dalam dialah penebusan dosa, kelepasan dan keselamatan kekal dan sempurna.

  •  Penebusan sebagai pelepasan dari kutuk

Sesudah Adam jatuh kedalam dosa Allah bersabda terkutuklah tanah karena engkau Kej 3:17. Sejak saat itu kehidupan berada dadlam keadaan sangat sulit. Yag terkutuk disini bukanlah masalah kerja itu sendiri, sebab sebelum jatuh kedalam dosa manusia sudah di perintahkan untuk berkerja Kej 2:15. Namun penderitaan, kesukaran, kesulitan dan kesakitan yang berakhir dengan kematian yang mengikuti kerja itu. Tanah yang di ambil sebagai jasad jasmani manusia yang di hembus dengan nafas hidup Kej 2:7, agar dapat mengalami hidup kekal justru menarik hidup kekal, hilang tertelan oleh kuasa debu. Inilah kutuk yang mengenaskan. Dan akhirnya bukan hanya manusia yang tertimpah kutuk itu bahkan seluruh makhluk telah di taklukan kepada ke sia-siaan dan berada dalam perbudakan kebinasaan sehingga segala makhluk sama-sama mengeluh Rom 8:20-22. Oleh penguasa penjajahan Romawi Ia di hukum mati di atas salib atas dorongan para ulama Yahudi. Padahal orang yang mati di gantung dengan salib dan dengan salib biasa menurut ketetapa taurat adalah orang terkutuk oleh Allah Ul 21:22-23. Jadi secara hukum Yesus seolah-oleh terkutuk namun secara fakta dan realitas Ia tidak memiliki kutuk sedikitpun dan tidak berada di bawah kutuk itu. Dengan demikian kutuk sebagai ketetapan Firman tertulis. Yang di kenakan pada orang yang mati di gantung di atas kayu telah di batalkan kuasanya oleh ketiadaan kutuk. Itulah sebabnya di atas kayu salib itu kristus telah membatalkan semua kutuk yang di tetapkan taurat dengan demikian membatalkan semua kutuk yang pernah di kenakan kepada manusia. dalam hal ini ketika kita menjalankan perintah Allah bukan lagi karena takut kutuk tetapi kerena cinta kasih dan takut yang di landasin oleh hormat kepada-Nya. Sebagai ucapan syukur atas penebusan-Nya

  • penebusan sebagai pelepasan dari iblis, dosa dan kematian

Domba paskah dalam Kel 1:28 darahnya di oleskan pada ambang pintu sebelah atas, dan kiri-kanan. Barangsiapa yang rumahnya di oleskan darah maka malaikat maut akan melewatinya. Setelah perayaan paskah orang Israel betul terlepas dari Firaun, perbudakan yang kejam dan bahaya maut. PB mengajarkan : sebab Anak Pakah kita itu telah di sembelih yaitu Yesus kristus 1 Kor 5:7 kristus di sembelih dengan di bunuh di atas kayu salib, jika pembunuhan kristus di nyatakan penyembelihan dan tubuh kristus yang di sembelih itu dinyatakan sebagai Anak Domba Paskah ini berarti ada paralel antara peristiwa paskah di zaman Nabi Musa dengan penyaliban kristus Yesus. Dengan demikian kristus adalah penggenapan paskah Nabi Musa dan Nabi Musa adalah bayangan dari karya kristus sendiri. Yesus adalah Anak Domba Paskah yang melepaskan manusai dari kuasa Iblis, dosa dan maut sebagaiman anak domba paskah di zaman Musa melepaskan bangsa Israel dari tirani Firaun, perbudakan yang kejam dan bahaya maut. Ini di lakukan Yesus kristus dengan bangkit dari antara orang mati sesudah penyaliban, kematian dan penguburan-Nya selama tiga hari. Dengan bangkit-Nya maut tidak berkuasa lagi atas-Nya Rom 6:9 dengan demikian maaut telah di kalahkan.

Dosa

Dosa secara literal artinya melesset dari sasaran. Sebagaiman di tulis dalam kitab suci semua manusia telah jatuh kedalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah Rom 3:23. Dosa memisahkan kita dari Allah dalam arti hubungan kita dengan Allah terputus Yes 59:1-2.

            Keselamatan

Keselamatan adalah karunia Ilahi yang melaluinya manusia di lepaskan dari dosa dan kematian, di manunggalkan dengan kristus dan di bawah dalam kerajaannya yang kekal akibat dari karya Inkarnasi, penderitaan, penyaliban, penguburan, kematian dan kebangkitan kristussebagaiman di jelaskan di atas makna penebusan akibat karya salib kristus. Keselamatan menuntut iman kepada Yesus kristus. keselamatan artinya kita di lepaskan dari kuasa Dosa.

  • Roh Kudus dan karyanya

Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri yang keluar dari Bapa Yoh 15:26 dan yang bersemayang di dalam diri Bapa 1 Kor 2:10-11 sama seperti roh manusia berada di dalam diri manusia. Ia di sebut sebagai hypostasis ke tiga di dalam diri Allah yang Esa bersifat Tritunggal. Karena Roh Kudus bersemayang di dalam dri Bapa maka Roh Kudus juga berada serta dalam dzat-hakikat ke-Allah-an sang Bapa yang satu itu bersama dengna Firman Allah. Roh Kudus di sebut sebagai janji Bapa Kis 1:4 dan Gererja Orthodox mengakui tentang Roh Kudus.

Kelahiran Baru

Kelahiran baru adalah penerimaan hidup baru. Dengan di baptis maka kita lahir baru oleh air dan Roh dan dapat masuk kedalam kerajaan Allah Yoh 3:5. Baptisan, kita ikut dalam penguburan dan kematian kristus. ketika kita keluuar dari air seccara misteri kita keluar dari kematian dan itu ambil bagian dalam kebangkitan kristus.

Pembenaran

Pembenaran adalah sebuah kata yang di gunakan di dalam Alkitab yang berarti bahwa di dalam kristus kita telah di ampuni dan secara sebenarnya kita benar dalam kehidupan. Pembenaran adalah suatu realita sehari-hari dan hidup di namis bagi orang yang mengikut kristus. Orang kristen ini secara aktif mengejar kehidupana yang benar denan rahmat atau kasih karunia dan kuasa Allah yang di berikan kepada semua orang yang terus tetap percaya padanya.

Pengudusan

Pengudusan adalah keberadaan di pisahkan oleh Allah. ini mengakibatkan proses sedang di bersihkan dan di janjikan kudus oleh kristus dalam Roh kudus.

Alkitab

Alkitab adalah Firman Allah yang di ilhamkan oleh Allah 2 Tim 3:16 dan suatu bagian yang amat menentukan dari pewahyuan dii Allah kepada manusia. PL memberitahukan kepada kita sejarah dari wahyu dari penciptaan sampai zaman para Nabi. PB mencatat kelahiran dan hidup Yesus sang kristus maupun tulisan-tulisan pararasul-Nya. Alkitab adalah jantung dari ibadah dan puja bakti inam kristen.

  • Sakramen-sakramen dan ibadah-ibadah Gereja

Penyembahan/Ibadah

Penyembahan/ibadah adalah mempersembahkan pujian, kemuliaan dan ucapan syukur kepada Allah : sang Bapa, sang Anak serta Sang Roh Kudus. Segenap manusia di panggil untuk menyembah Allah. penyembahan ini mengalami puncak penyembahan di dalam persekutuan yang sangat akrab dengan Allah di meja-Nya Yang Kudus.

Baptisan

Baptisan adalah cara sesungguhnya seseorang di manunggalkan dengan kristus, yaitu dalam penyaliban, kematian, penguburan dan kebangkian-Nya Rom 6:11. Karena kristus adalah sumber keselamatan.

Ekaristi

Ekaristi berasal dari kata Yunani “eukharistoo” yang artinya terimakasih atau ucapan syukur dan amat awal ini telah menjadi kata yang sama untuk perjamuan kudus. Ekaristi ini adalah pusat Gereja Orthodox karena sang kristus mengatakan mengenai Roti dan Anggur pada perjamuan terakhir, “ iinilah tubuh-Ku, iinilah darah-Ku” dan perbuatlah ini untuk menginga akan Aku Luk 22:19-20 para pengikut-Nya percaya dan melakukannya tidak kurang dari yang di perintahkan.

Liturgi Suci

Suatu istilah yang di gunakan utuk menjelaskan bentuk atau wujud dari ibadah Gereja secara berjemaah dalam menyembah Allah. kata Liturgi itu sering di ambil dari kata Yunani “ leitos=umat, rakyat dan ergos/erga=perkerjaan yang artinya pekerjaan umat secara bersama.

Pengakuan dosa

Suatu pengakuan akan dosa-dosa yang di keahui di hadapan Allah dan manusia. secara literal pengakuan ( Con-fession=con-fessio : setuju dengan adalah setujuh dengan Allah mengenai dosa-dosavkita. Aghios Yakobus sang Rasul mengingatkan kita untuk mengakui dosa-dosa kita kepada Allah di depan para penatua atau presbitersebagaimana mereka d sebut dalam Gereja Orthodox Yak 5:16. Tetapi kita di himbau untuk mrngakui dosa kita langsung di hadapan Allah bukan lagi di hadapan para penatuan atau presbiter 1 Yoh 1:9. Pengakuan dosa salah satu dar sarana pertobatan yang paling penting seta saranan untuk menerima jamminan  bahwa bahkan dosa-dosa kita yang paling buruk pun sungguh-sungguh di ampuni.

Imam/Presbiter

Episkop, presbyter dan diaken adalah jenjang hierarki keimaman sebab mereka adalah penerus dan peganti lanjut para Rasul. Di mana ketika Yesus di dunia Ia mempersiapkan adanya organisasi dari Gereja: dari ke dua belas para murid ada satu kelompok yang terdiri atas tiga yang lebih dekat dengan Yesus yaitu : Petrus, Yakobus da Yohanes Mar 5:37, Mat 17:1; 26:37, serta satu di antara mereka diangkat menjadi seorang bendahara : Yudas Iskariot Yoh 12:6. Baru kelompok para wanita yang membiayai kebutuhan rombongan Luk 8:3 dan kelompok tujuh puluh utusan Luk 10:1. Kristus adalah Imam Besar Ibr 3:1, maka Gereja sebagai kepenuhan kristus Ef 1:23. Inilah mengapa Gereja di sebut imamat yang rajani. Dalam PL terdapa Imam Agung, dalam PB adanya Episkop. Dalam Pl ada imam dan di dalam PB ada presbyter. Serta dalam PL ada orang Lewi yang membantu para imam dan PB ada Diaken yang membantu para presbyter atau Episkop Fil 1:1.

Sembahyang harian tujuh kali sehari

Dalam Gereja orthodox di sebut sebagai Sholat tujuh waktu. Di dalam Kitab Suci ada 6 sembahyang antara lain adalah:

  • Waktu pagi
  • Waktu jam Sembilan
  • Waktu tengah hari
  • Waktu jam tiga saing
  • Waktu senja
  • Waktu tengah malam

Puasa

Disiplin rohani agar rahmat keselamatan di dalam Roh Kudus yang telah di terima secaara Cuma-Cuma dalam iman kepada Yesus kristus itu menjadi realitas yang meenuntut kepada pengudusan perendahan diri di hadapan Allah. puasa adalah saat menguji iman dan kasih seseorang akan Allah di dalam kristus Yesus. Puasa bukan untuk mencari pahala, karena keselamatan itu kasih karunia bukan amal baik manusia. keselamatan dalam iman orthodox itu tidak berarti naik kesorga demikian saja. Tetapi lebih dari pada ituadalah untuk menunggal dalam kehidupan Allah sendiri yang penunggalan itu tidak dapat di capai dalam perbuatan manusia sendiri, namun melalui turun kebuminya kalimatlah yang menghancurkan kuasa maut dan menyatakan hidup kekal, berarti keselamatan itu bukan hasil kerja manusai tetapi karena kash karunia di dalam kalimatulanya yang turun ke bumi sebagai daging Ef 2:10. Puasa dalam bahasa Ibrani sebagai “ sum” (sebanding dengan kata “ sboum” dalam bahasa arab). Makna puasa yang terdalam sebagai perendahan dii di hadapan Allah.

Pesepuluhan dan Sedekah

Amsal 3:9 apapun yang kita miliki baik harta berupa uang naupun harta beerupa emas merupakan miliknya Tuhan di mana semua yang ada di dalam bumi ini adalah milliknu Tuhan bahkan diri kia sekalipun. Memberikan persepuluhan atau sedekah kepada Allah harus di sertai dengan kerendahan hati di mana barang siapa meninggikan diri ia akan di rendahkan dan barangsiapa di rendahkan akan di inggikan sama seperti orang Farisi dan Pemungut Cukai, jika kita lihat dati sistem kedisplinan maka orang Farisi yang paling taat pada aturan keagamaan Luk 18:13 tetapi mengapa Allah tidak berkenan kepadanya karena ia meninggikan diri di hadapan semua orang dan menganggap diri benar.

Kerudung 

Penutup kepala yang di gunakan para wanita orthodox pada saat mereka beribadah bahkan sering pula di kenakan di luar ibadah. Kerudung melambangkan rasa tunduk/taat kepada Allah dan suami.

Musik Gereja

Hymnologi dari musik byzantin di bagi atas tida kelompok

  • Eirmonologika : yang dinyanyikan dalam ketukan yang cepat 
  • Stikhiragika : yang di nyanyikan dalam kutukan lebih lambat 
  • Papadika : suatu kidung yang di nyanyikan dalam bentuk lambat

Disiplin/siasat Gereja

Perlu untuk mempertahankan kemerniana dan kesucian Gererja dan untuk mengimbau pertobatan dalam didri mereka yang tak menanggapi menasehati dan peringatan saudara-saudari dalam kristus dengan tujuan untuk meninggalkan dosa.

  • Kehidupan dalam Gereja

Persekuktuan orang-orang kudus

Ini merupakan bagian penting dalam Gereja yang merupakan tubuh Kristus. orang kudus mereka hidup dan tidak mati lagi Yoh 5:24, 11:25 dan nama mereka terdaftar di sorga Ibr 12:23 mereka menyembah Allah Wah 4:10dan menepati tempat tinggal-Nya yang sorgawi. Dalam perjamuan kudus kita bersekutu dengan orang-orang kudus dalam penyembahan kepada Allah.

Memohon bantuan doa dari orang-orang kudus

Kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus kristus harus meminta doa dari orang-orang kudus supaya kita di kuatkan untuk melewati dunia ini di mana orang kudus ini adalah orang yang sudah berwujud menunju kesempurnaan kepada Kristus di Firdaus walaupun mereka mesih mengenakan roh (bertubuh roh) tetapi mereka selalu tekun berdoa kepadda kita bahkan berdoa kepada seluruh dunia agar kita nantinya bisa bersama-sama dengan mereka.

Pengganti-lanjut/suksesi/sanad Rasulia

Merupakan masalah yang sangat penting sejak abad yang ke-dua. Ini bukan hanya sekedar dogma tetapi untuk pemeliharaan iman. Ini meruakan faktor yang dapat di gantikan dalam menjada kebutuhan Gereja. Serta menjaga ajaran Rasulia supaya ajaran-ajaran yang di terima dari pihak lain sesuai dengan ajaran Rasulia dan dapat di pertanggung jawabkan.

Konsili-konsili/sinode-sinode dan agung Gereja

Jika ada suatu masalah yang menyangkut tentang ajaran maka cara memecahkannya adalah melalui Permusyarah ini bukan dengan keputusan sendiri. Konsili di lakukan 7 kali pada tahun :

  • Konsili I tahun 325
  • Konsili II tahun 381
  • Konsili III tahun 431
  • Konsili IV tahun 451
  • Konsili V tahun 553
  • Konsili VI tahun 580-581
  • Konsili VII tahun 787

Yang di sebut sebagai Ekumenis yang di anggap berlaku bagi segenap Gereja.

Pengakuan Iman/Syahadat/Kredo

Berasal dari bahasa Latin “credo” atau ahasa Arab “ asyhadu” artinya aku percaya aku bersaksi. Ini merupakan pengakuan-pengakuan yang hidup apa yang di percayakan oleh umat Kristen dan bukan sekedar pernyataan rersmi Gereja yang bersifat akademis saja serta merupakan hal yang sangat penting.

Karunia-karunia Roh Kudus

Tidak semua orang memiliki karunia Roh karena itu semua berasala dari Allah. ketika orang berbahasa lidah atau berbahasa Roh selalu ada orang yang bisa menterjemahkannnya. Bahasa roh menunjukan kepercayaan semua orang terlebih-lebih orang yang berbahasa Roh tersebut. Karunia-karunia Roh yang khas di dalam PB adalah Rasul, Nabi, Pekabar Injil, Gembala, Pengajar, kesembuhan, pertolongan, pelayanan, pengetahuan, hikmat.

  • Mengenai Akhir Zaman dan kedatangan Kristus yang ke dua

Kedatangan kristus yang kedua

Kedatangan kristus yang kedua merupakan hal yang membuat manusai ribut di mana mereka pikir kedatangan kristus sesuai dengan pengamatan yang mereka buat pada hal ketika ketika kristus datang ke dunia ini dia belum memberika waktu, hari serta tanggal tetapi hanya mengatakan Kristus daang yang kedua kalinya untuk menghakimi orang jahat dan orang baik. Kedatangan kristu yang kedua tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui tetapi ingat satu hal kedatangannya seperti seorang pencuri maka begitu kita perlu berjaga-jaga di sertai dengan doa puja Yesus.

Sorga

Tempat takhta Allah berada. Di sini para malaikat Allah bersemayang serta orang-orang kudus yang telah melewati kehidupan. Dalam Gereja Orthodox sorga adalah bagian dari kehidupan dan ibadah kristen.

Neraka

Dalam Gereja Orthodox neraka sebagai siksaan kekal akibat manusia menolak hadirat kasih Allah yang berwujud api energy Ilahi yang tak tercipta. Bagi orang yang menanggapi api energi Ilahi itu, api energy Ilahi sebagai saranan pemulihan tetapi bagi orang yang menolak api energy Ilahi itu merupakan sesuatu yang berdampak membakar dan menyiksa.

2

Kekristenan Orthodox dan beberapa pertanyaan moral masa kini

Ekumenisme

Ekumenis adalah usaha-usaha untuk mendapatkan kembalil persatuan penuh semua orang yang beriman di kristen. Ada dua macam sikap Gereja Orthodox mengenai hubungan ekumenis ada dua macam :

  1. Non-kompromi dan
  2. ketat, selalu bersikap sangat hati-hati dan menjauhkan diri. Karena mereka takkut dengan ajaran Heterodox dimana mereka pikir Iman Orthodox akan di kotori dengan ajaran-ajaran Heterodox

Bagi umat Orthodox doa bersama dan liturgi dalam persekutuan suci (perjamuan kudus) adalah suatu eksprsi dari suatu kesatuan yang sudah ada dalam lingkup dan batasan dari gereja Yang Satu, Kudus, Katolik (penuh utuh dan universal) dan Apostolik (Rasulia).

Penguguran kandungan

Pemusnahan suatu janin dari dalam kandungan seorang ibu, dengan mengambil kehidupan si bayi sebelum mencapai masa bertumbuhnya yang penuh. Penguguran seorsng bayi sama seperti seorang pembunuh yang membunuh seorang manusia.  Dan hal ini tidak baik di mata Tuhan karena manusia di mata Tuhan itu berharga.

Aliran sekte-sekte

Kelompok-kelompok agamawi yang berasal dari sekelompok orang yang memusatkan pasa suatu doktrin agamawi yang menyimpang dari tradisi pengajaran dari Gereja menyejerah (history). Banyak orang mengatakan bahwa Alkitab merupakan landasan mereka melakukan sesuatu tetapi tafsirannya di ubah untuk bertahan pada ide mereka. Bahaya dari sekte adalah memisahkan orang-orang yang ada di dalamnya dari kehidupan Kristus dan Gereja-Nya.

Ekultisme, ilmu klenik, dan perdukunan

Suatu usaha manusia untuk mrmanipilasi kehidupan dengan cara-cara yang bukan dalam pasrah kepada Allah. Dan hal ini termasuk penyembahan berhala. Penyembahan berhala selalu berkaitan dengan segala macam ilmu tenun, ilmu sihir, ilmu gaib, dan ilmu ramal yang di anggap sebagai sarana komunikasi. Iblis dan segala roh jahat menggunakan kesempatan untuk menipu dan menyesatkan manusia dengan tujuan supaya manusia lupa akan Allah.

Larangan yang sehubungan dengan ilmu gaib

  1. Mempersembahkan anak sebagai korban dalam api
  2. Ilmu tenung : meramalkan masa depan
  3. Peramal : pemerhati cuaca dengan memakai jimat yang mereka miliki
  4. Penelaah : menafsirkan untung atau celaka
  5. Penyihir
  6. Pemantera
  7. Bertanya kepada arwah-arwah atau roh
  8. Roh peramal
  9. Meminta pentunjuk kepada orang-orang mati
  10. Tenaga dalam
  11. Kemungkinan terjadinya kekuatan gaib dalam ilmu-ilmu gaib : Alkitab begitu serius mengingatkan kita dengna ilmu gaib (okultisme

Pernikahan

pernikahan dalam Gereja Orthodok bersifat selamanya bukan hanya menukar janji sumpah setia karena suatu kontrak resmi antara pria dan wanita tetapi karena Allah mempersatukan pria dan wanita ke dalam satu daging mirip dengan Gereja yang manunggal dengan kristus Ef 5:31-32. Keberhasilah sebuah pernikahan bukan karena janji sumpah setia tetapi pada janji-janji dan berkat Allah.

Agama non-Kristen

Iman Orthodox percaya pada pembagian wahyu Ilahi.

Wahyu umum :

  1. Melalui keberadaan Alam ini Maz 19:1-4, Rom 1:19-20
  2. Hati nurani Rom 2:14-16
  3. Pemeliharaan alam dan kehidupan Kis 14:16-17
  4. Sejarah dan budaya Kis 17:26-27

Wahyu khusus :

Wahyu khusus hanya di nyatakan melalui sejarah suci keselamatan yang di mulai dari janji pertama dari adam Kej 3:15 tentang datangnya keturunan perempuan yang akan menghancurkan kepala ulat atau kuasa iblis. Lalu di lanjutkan dengan janji kepada Abraham, Ishak, Yakub mengenai datangnya sang keturunan yang akan menjadi berkat bagi segenap manusia. Lalu di lanjutkan pada kedatangan Nabi terakhir di tengah-tenganmu dan di tengah-tengah Israel.

Minuman keras, merokok dan narkoba

merupakan kebiasaan dan gaya hidup yang tergantung pada jenis kecanduan. Beberapa landasan Theologis yang harus menjadi pertimbangan dalam menyingkapi hal ini sbb:

  1. Kristu datang untuk memberikan kehidupan, dan memilikinya dalam kelimpahan Yoh 10:30
  2. Orang percaya kepada Kristus harus memperbaharui akal-budi Rom 12:2
  3. meskipun segala sesuatu halal bagiku tetapi tidak semuanya berguna, dan sekalipun semuanya halal bagiku tetapi aku tidak mau di perhamba oleh apapun 1 Kor 6:12

Perjudian

Dari awal penciptaan manusia telah di berikan Allah kerja sebagai suatu tugas kehidupan. Kerja adalah sebagai tugas tanggung jawabagar dengan hasil kerja itu dapat menolong orang laindalam kekurangan. Alkitab dengan tegas mengatakan jika orang tidak mau kerja maka janganlah ia makan. Judi bukanlah kerja karena ia tidak memenuhi kriteria syarat suatu perkerjaan. Dalam judi tidak ada tanggung jawab kepada suatu lembaga yang sah.

Perceraian

Perceraian tidak di inginkan Allah bagi pria dan wanita yang telah di satukan karena mereka bukan lagi dua melainkan satu. dan di dalam gereja tidak menangani yang namanya perceraian karena hubungan pria dan wanita bagaikan dengan hubungan kristus dan gereja di mana anggota gereja merupakan bagian dari tubuh kristus.

Seks sebelum nikah

Seks adalah karunia Allah, untuk di nikmati dan di alami sepenuhnya dalam pernikahan. Sebelum menikah janganlah cemari dirimu karena keinginanmu berhubungan badan dengan laki-laki yang tidak sah menjadi suamimu karena hal ini merusak hubungan kamu dengan manusai apalagi Allah. jadi muliahkanlah Allah dengan Tubuhmu.

Homoseksualitas

Homoseksualitas keadaan tertarik terhadap orang dari jenis kelami yang sama. Homoseksualitas tidak sama dengan sodomi karena sodomi mengarah pada hubungan seksual melalui anal (lubang pembuangan kotoran) baik yang di lakukan oleh pasangan yang berjenis kelami sama mupun berbeda.

Yunani

Nama               : Ribala Erniwatu Gulo

Tingkat             : II

Tugas               : empat

Dosen              : Hendy Wijawa S.s

M. K                : Yunani 2

Τί οὖν ἐστίν; Προσεύξομαι τῷ πνεύματι, προσεύξομαι δὲ καὶ τῷ νοΐ· ψαλῶ τῷ πνεύματι, ψαλῶ δὲ καὶ τῷ νοΐ. (1 Cor. 14:15 BYZ)

Terjemahan Literal

Jadi, apa kesimpulannya? Aku akan berdoa dengan roh dan aku akan berdoa dengan NOUS juga. Aku akan bernyanyi dengan roh dan aku akan bernyanyi dengan Nous juga.

Historia

  1. Jadi, apa kesimpulannya?
  2. Rasul Paulus akan berdoa dengan rohnya
  3. Rasul Paulus akan berdoa dengan Nousnya juga
  4. Rasul Paulus akan bernyanyi dengan rohnya
  5. Rasul Paulus akan bernyanyi dengan Nousnya juga

Theoria

Jadi, apa kesimpulannya? Teks ini menjelaskan bahwa di bagian sebelumnya Rasul Paulus hendak menyatakan bahwa berbahasa lidah berbeda dengan berdoa. Berbahasa lidah adalah karunia Roh Kudus di mana bahasa itu adalah kata-kata doa yang dihasilkan oleh roh tetapi bukan oleh Nous (1 Kor 14:13-14) yang ditujukan kepada Allah bukan kepada manusia (ayat 2). Sehingga bahasa atau kata-kata doanya tidak dapat dimengerti oleh orang lain melainkan rohnya sendiri karena roh itu yang mengucapkan kata-kata tersebut (ayat 2) dan karunia ini sifatnya personal/pribadi yaitu untuk membangun pribadi orang tersebut (ayat 4). Karunia ini akan membangun orang lain atau jemaat jika bahasa itu dapat dimengerti oleh orang lain seperti yang terjadi di dalam Kisah Para Rasul (Kis 2:1-13). Bahasa lidah itu adalah kata-kata yang bisa dimengerti atau jelas bagi orang lain bukan suatu jenis bahasa baru seperti terjemahan LAI “bahasa roh” (ayat 9-10). Bahasa lidah atau kata-kata doa pribadi yang tidak dapat dimengerti orang lain akan memberi manfaat jika disertai dengan pernyataan Allah, pengetahuan, nubuat, dan pengajaran yang dapat dimengerti oleh jemaat (ayat 6). Dan itulah sebabnya karunia bernubuat lebih berharga daripada berbahasa lidah (ayat 5) sebab tidak ada orang yang mengerti apa yang dikatakan di dalam bahasa lidah itu.

Sebab itu, kata Rasul Paulus ketika seseorang berbahasa lidah maka hanya rohnya yang bekerja dan Nous-nya tidak menghasilkan apa-apa (ayat 14). Ini artinya dia tidak mengerti apa yang diucapkan kecuali kalau ada orang lain yang bisa menafsirkan atau menerjemahkannya (ayat 5). Sedangkan jika orang itu berdoa maka baik roh dan Nous-nya turut bekerja sehingga orang itu mengerti apa yang didoakan atau diucapkan (ayat 15). Sama seperti orang itu bernyanyi memuji Allah, baik roh dan Nous juga turut bekerja (ayat 15). Sebab itu, siapa yang berkata-kata dengan bahasa lidah, ia harus berdoa, supaya ia dapat menafsirkan atau mengerti apa yang dikatakannya dalam bahasa lidah itu (ayat 13). Sehingga berdoa itu menghasilkan pengertian rohani yang membangun dirinya dan orang lain sedangkan bahasa lidah hanya membangun dirinya sendiri jika tidak disertai doa atau pengertian bagi orang lain (lihat ayat 16-19). Di dalam doa, Nous dan roh turut bekerja sehingga logosnya menghasilkan pengertian. Di dalam bahasa lidah, hanya roh yang bekerja sehingga perlu bantuan doa supaya Nous juga turut bekerja dan menghasilkan logos yang mengerti seperti yang dituliskan oleh Rasul Paulus, “Karena itu, siapa yang berkata-kata dengan bahasa lidah, ia harus berdoa, supaya ia dapat menafsirkannya” (ayat 13).

Yunani

Nama                                        : Ribala Erniwati Gulo

Semeater                                   : IV

Tugas ke                                    : 3

Dosen                                        : Dr. Hendy Wijaya S.s

M.K                                           : Bahasa Yunani 2

  1. Yoh 6:17

John 6:17 καὶ ἐμβάντες εἰς πλοῖον ἤρχοντο πέραν τῆς θαλάσσης εἰς Καφαρναούμ. καὶ σκοτία ἤδη ἐγεγόνει καὶ οὔπω ἐληλύθει πρὸς αὐτοὺς ὁ Ἰησοῦς, (Jn. 6:17 GNT)

NKJ

John 6:17 got into the boat, and went over the sea toward Capernaum. And it was already dark, and Jesus had not come to them. (Jn. 6:17 NKJ)

ITB

John 6:17 dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka,(Jn. 6:17 ITB)

  • ἐγεγόνει :  yaitu Pluperfect Intensive yaitu tindakan yang menekankan hasil
  • ἐμβάντες  : aorist constantive yaitu menyeberang
  • ἤρχοντο : imperfect progressive yaitu menunjukkan sedang berlangsung.

Terjemahan Literal

terjemahan:

hari sudah mulai malam mereka sedang dalam perjalanan ke danau Tabernau. Dan hari sudah gelap Yesus belum datang dan danau di ombangambingkan oleh angin yang kencang.

Yoh 8:12

GNT

John 8:12 Πάλιν οὖν αὐτοῖς ἐλάλησεν ὁ Ἰησοῦς λέγων· ἐγώ εἰμι τὸ φῶς τοῦ κόσμου· ὁ ἀκολουθῶν ἐμοὶ οὐ μὴ περιπατήσῃ ἐν τῇ σκοτίᾳ, ἀλλ᾽ ἕξει τὸ φῶς τῆς ζωῆς. (Jn. 8:12 GNT)

NKJ

John 8:12 Then Jesus spoke to them again, saying, “I am the light of the world. He who follows Me shall not walk in darkness, but have the light of life.” (Jn. 8:12 NKJ)

ITB

John 8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Jn. 8:12 ITB)

Parsing

  • ὁ Ἰησοῦς : nominative sabjek
  • ἐλάλησεν (Jn. 8:12 GNT) : aorist constentive yaitu Yesus berkata kepada mereka
  • λέγων· (Jn. 8:12 GNT) : present Epistolery
  • εἰμι  (Jn. 8:12 GNT) : present naomi yaitu kebenaran umum
  • ὁ ἀκολουθῶν (Jn. 8:12 GNT) : present intendencial
  • περιπατήσῃ (Jn. 8:12 GNT) : aorist proleptic

Terjemahan Literal

Yesus berkata lagi kepada mereka, katanya, “ Aku adalah terang dunia, siapapun yang mau ikut Aku ia tidak akan berjalan di dalam kegelapan melainkan ia akan memiliki terang kehidupan.

Poin-poin sintaksis

  1. Yesus berkata kepada  mereka
  2. Aku adalah terang dunia
  3. Siapa yang mau mengikut Aku ia tidak akan berjalan di dalam kegelapan melainkan ia akan memiliki terang kehidupan

Poin2 semantic:

  1. Yesus mengajar orang banyak termasuk orang-orang Farisi dan ahli-ahli taurat di Bait Allah (poin 1)
  2. Yesus adalah cahaya atau pelita  yang menerangi dunia yang gelap (poin 2)
  3. Dunia yang gelap ini menjadi dunia yang terang sebab ada Yesus yang menerangi (poin 2)
  4. Dunia yang gelap ini ada disebabkan karena tidak ada  cahaya kemuliaan Yesus (poin 2)
  5. Dunia yang terang ada disebabkan sudah di terangi oleh cahaya kemuliaan Yesus (poin 2)
  6. Dunia disini menunjukkan kepada manusia yang gelap. Mengapa manusia? Karena hanya manusia yang dapat menerima kemuliaan Yesus itu sendiri. (poin 2)
  7. Manusia yang gelap ini terjadi karena ketiadaan terang Yesus atau tidak memiliki Yesus (poin 2)
  8. Manusia terang ada disebabkan mereka y memiliki terang Yesus atau memiliki Yesus (poin 2)
  9. Mereka manusia gelap akan menjadi manusia terang jika ikut terang itu (poin 3)
  10. Ikut terang merupakan syarat mutlak untuk menjadi manusia terang itu (poin 3)
  11. Ikut terang itu berarti Yesus berjalan di depan kita dan kita ikut dari belakang sehingga kita tidak berjalan dalam kegelapan itu (poin 3)
  12. Yesus akan menuntun kita sampai pada tujuan yaitu manusia memiliki terang kehidupan kekal itu (poin 3)
  13. Terang kehidupan adalah kehidupan yang sudah di terangi oleh cahaya kemuliaan Yesus itu (poin 3)

Konsep teologis

Ide utama                    : Yesus terang dunia

Ide-ide pendukung     :

  1. Dunia ini gelap
  2. Yesus menerangi dunia yang gelap
  3. Yesus yang menerangi harus diikuti oleh manusia supaya menjadi berubah dari gelap menjadi terang dan mencapat tujuan yaitu terang kehidupan.

Yoh 14:21

GNT

John 14:21 ὁ ἔχων τὰς ἐντολάς μου καὶ τηρῶν αὐτὰς ἐκεῖνός ἐστιν ὁ ἀγαπῶν με· ὁ δὲ ἀγαπῶν με ἀγαπηθήσεται ὑπὸ τοῦ πατρός μου, κἀγὼ ἀγαπήσω αὐτὸν καὶ ἐμφανίσω αὐτῷ ἐμαυτόν. (Jn. 14:21 GNT)

NKJ

John 14:21 He that hath my commandments, and keepeth them, he it is that loveth me: and he that loveth me shall be loved of my Father, and I will love him, and will manifest myself to him. (Jn. 14:21 KJV)

ITB

ohn 14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” (Jn. 14:21 ITB)

Terjemahan literal

Siapa saja yang mau memiliki perintah-perintah-Ku dan memeliharanya adalah dia yang mengasihi Aku. Dan dia yang mengasihi Aku, dia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriku sendiri kepadanya.

  1. ἔχων  (Jn. 14:21 GNT) : present conative 
  2. ἀγαπῶν (Jn. 14:21 GNT) : present naomi yaitu kebenaran

Poin-poin sintaksis:

  1. siapa pun yang memiliki dan memelihara perintah-perintah Yesus adalah dia yang mengasihi Yesus
  2. dia yang mengasihi Yesus akan di kasihi oleh Bapa-Ku
  3. yesus akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Nya kepadanya

Poin-poin semantic:

  1. orang yang mengasihi Yesus adalah orang yang melakukan atau mengerjakan perintah-perintah Yesus sepanjang hidupnya.
  2. Kasih kepada Yesus adalah ketaatan sampai mati
  3. Kita taat kepada Anak (Yesus) sama artinya kita taat kepada Bapa sehingga Bapa mengasihi kita
  4. Kita mengasihi Anak sama artinya kita mengasihi Bapa
  5. Bapa mengasihi kita sama artinya kita taat kepada Anak
  6. Bapa mengasihi kita sama artinya Anak juga mengasihi kita karena kita taat kepada Anak
  7. Orang yang mengasihi Anak akan melihat Anak dan Bapa (Allah itu sendiri)
  8. Hanya dengan kasih manusia bisa melihat Allah

Konsep teologis

Ide utama                    : kasih kepada Yesus

Ide-ide pendukung     :

  1. Kasih adalah ketaatan pada perintah-perintah Yesus yang di kerjakan sampai mati
  2. Kasih kepada Yesus sama artinya kasih kepada Bapa dan sebaliknya Bapa dan Anak akan mengasihi kita
  3. Kasih kepada Allah akan membuat manusia bisa melihat Bapa dan Anak

Yunani

Nama                                        : Ribala Erniwati Gulo

Semeater                                   : IV

Tugas ke                                    : 2

Dosen                                        : Dr. Hendy Wijaya S.s

M.K                                           : Bahasa Yunani 2

Tugas

  1. Yoh 1:18
  2. Yoh 1:14
  3. Yoh 5:37
  4. Yoh 6:17

Jawaban

  1. Yoh 1:18

Teks

John 1:18 Θεὸν οὐδεὶς ἑώρακεν πώποτε· μονογενὴς θεὸς ὁ ὢν εἰς τὸν κόλπον τοῦ πατρὸς ἐκεῖνος ἐξηγήσατο. (Jn. 1:18 GNT)

NKJ

John 1:18 No one has seen God at any time. The only begotten Son, who is in the bosom of the Father, He has declared Him. (Jn. 1:18 NKJ)

ITB

John 1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. (Jn. 1:18 ITB)

  • οὐδεὶς : adjective pronoun cardinal nominative masculine singular from οὐδείς. Ini adalah nominative of Subjek
  • ἑώρακεν : verb indicative perfect active 3rd person singular from ὁράω. ini adalah perfect  of intensive artinya perbuatan itu telah dilakukan dimasa lampau sampai sekarang yang akan mendatangkan hasil. (ada hasilnya) yang dapat kita lihat.
  • ὁ ὢν : verb participle present active nominative masculine singular from εἰμί. Ini adalah Perfect Gnomic yang artinya sejak kekal ada. Berarti sejakdahulu ia ada. Kekal maksudnya adalah tidak ada awal dan akhir.
  • ἐξηγήσατο : verb indicative aorist middle deponent 3rd person singular from ἐξηγέομαι. Kata Midel disini menekankan pada subjeknya sebab tidak ada yang lain. Ini adalah aorist Naomi yaitu fakta sejarah yang terjadi di masa lampau atau di satu titik dalam sejarah manusia. . Dimana suatu waktu Yesus datang menyatakan tentang siapa Allah. Jadi dalam hal ini tidak ada yang lain yang bisa menjelaskan siapa itu Allah selain Anak Tunggal Allah itu. Karena kenapa hanya yang berasal dari sumber yang bisa menceritakan tentang sumberk karena mereka sudah bersama-sama. Sama seperti seorang anak ia bisa menceritakan tentang ayahnya/bapanya karena mereka telah bersama-sama (salling mengenal)

Terjemahan literal àtak seorang pun disepanjang jaman yaitu dari dulu sampai sekarang pernah melihat Allah. Anak Tunggal Allah yang sejak kekal  berada di dalam pangkuan Bapa, Dialah sendiiri yang menceritakannya/menyatakan-Nya.

Point-point sintaksis:

  • tidak ada seorang pun sepanjang waktu/jaman pernah melihat Allah
  • Anak Tunggal Allah yang sejak kekal berada di pangkuan atau dada Bapa, Dia sendiri yang menyatakan-Nya.

Poin-poin Semantis

  1. Allah tidak pernah menyatakan atau memperlihatkan diri-Nya sepanjang zaman kepada manusia
  2. Tidak ada satu orang pun manusia didunia ini yang mengenal Allah dalam pribadi-Nya bukan sifat-Nya atau kehendak-Nya. Sebab dalam Perjanjian Lama para nabi mengenal karakternya Allah dan kehendaknya Allah (poin 1)
  3. Tidak ada seorang pun manusia mengenal Allah secara utuh (poin 1)
  4. Hanya Anak Tunggal Allah (Yesus Kristus) yang  melihat, mengenal  Allah yang seutuhnya dan yang menyatakan-Nya atau menjelaskan Allah kepada manusia secara utuh (poin 2)
  5. Hanya melalui Anak Tunggal Allah ini manusia bisa mengenal, melihat Allah secara utuh (Poin 2)
  6. Anak Tunggal Allah ini menjadi perantara bagi manusia untuk mengenal Allah (poin 2)
  7. Anak ini yang mengenal Bapa sebab Ia lahir dari Bapa atau berasal dari Bapa, dan berada dekat dengan Bapa, dan hanya Dia saja sebab Dia adalah Anak Tunggal Bapa (poin 2)

Outline konsep

Ide utama                    : Anak Tunggal Allah yang menyatakan siapa Allah

Ide pendukung                        :

  1. Tidak ada seorang pun yang bisa melihat dan mengenal Allah secara utuh
  2. Hanya melalui Anak Tunggal Allah manusia bisa mengenal dan melihat Allah
  3. Sebab Dia adalah Anak Tunggal Allah yang lahir dan dekat dengan Bapa.

Semantic content

Interaksi dengan Kol 1:15.

Bapa Gereja

Origen menyatakan kepenuhan-Nya inilah yang kita terima datang dari Yesus Kristus. jadi penyataan inilah yang menjadi kepenuhan Allah.

Dalam Kol 1:15 Ia adalah Gambar Allah yang tidak kelihatan. Yang tidak kelihatan disini adalah Allah (Allah yang Invisible). Anak disebut sebagai gambar dari Allah yang Invisible. Dialah Firman Allah yang berikarnasi menjadi manusia dan diberi nama Yesus Kristus. Ketika disebut gambar (ikon/image) berarti dapat dilihat (visible). Jadi dalam hal ini Anak Tunggal Allah inilah yang melihat Allah sebab Dia adalah gambar dari Allah itu. dalam hal ini manusia melihat Allah melalui gambar dari Allah (Anak Tunggal Allah). Melihat Anak sama artinya dengan melihat Allah. sehingga orang-orang pada saat itu melihat Yesus berarti melihat gambar Allah yang tidak kelihatan itu. dan ini berarti mereka melihat Allah. seperti ang di tuliskan oleh Bapa Gereja Chrysostom “the text then  no man nath see God any time, applies not to the Father only, applies not to the Father only, but alson.

2). Yoh 1:14

Teks

John 1:14 Καὶ ὁ λόγος σὰρξ ἐγένετο καὶ ἐσκήνωσεν ἐν ἡμῖν, καὶ ἐθεασάμεθα τὴν δόξαν αὐτοῦ, δόξαν ὡς μονογενοῦς παρὰ πατρός, πλήρης χάριτος καὶ ἀληθείας. (Jn. 1:14 GNT)

NKJ

John 1:14 And the Word became flesh and dwelt among us, and we beheld His glory, the glory as of the only begotten of the Father, full of grace and truth. (Jn. 1:14 NKJ)

ITB

John 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Jn. 1:14 ITB)

  • ἐγένετο : verb indicative aorist middle deponent 3rd person singular from γίνομαι. Kata Midle disini menekankan subjeknya yaitu  Firman itu sendiri yang telah menjadi daging. Ini adalah Aorist Gnomi yang artinya suatu kebenaran yang terjadi di masa lampau atau dalam sejarah manusia.
  • ἐσκήνωσεν : verb indicative aorist active 3rd person singular from σκηνόω. Ini adalah gnomi aorist yang artinya Firman itu  menjadi daging dan tinggal ditengah-tengah kami. tinggal disini berarti berkemah ditengah-tengah kami. Dalam Perjanjian Lama dalam Tabernakel dimana kami yang tinggal di dalam kemah tersebut dan sekarang tabernakel tersebut telah menjadi daging yaitu Yesus Kristus dan tinggal di tengah-tengah kami. Tubuh adalah kemah. Jadi sekarang Ia tinggal didalam tubuh. Maka Firman itu ada didalam tubuh kita sebagai manusia sebab Firman itu telah tinggal di dalam Tubuh kita (kemah). Didalam Firman itu bukan hanya sekedar Firman tetapi didalamnya ada Allah. jadi dalam hal ini ada dua natur yaitu Yesus ada tubuh (manusia) dan ada Firman didalam tubuh Yesus Kristus yang telah menjadi daging. Inilah yang disebut sebagai ikarnasi yaitu menjelma jadi manusai atau menngambil rupa sebagai manusia supaya manusia bisa mellihat gambar dan rupanya nanti.
  • ἐθεασάμεθα : verb indicative aorist middle deponent 1st person plural from θεάομαι. Ini adalah epistolary aorist/dramatic aorist artinya suatu kejadian yang pernah terjadi di masa lampau namun di tulis seakan-akan terjadi pada saat pembaca membacanya.

Terjemahan literal

Firman menjadi daging dan Firman tinggal di dalam daging. Dan kami telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal dari Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran. Firman itu penuh anugerah dan kebenaran.

Poin-poin sintaksis

  1. Firman itu sendiri menjadi daging
  2. Firman itu sendiri berkemah (tinggal) diantara kami
  3. Kami telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa
  4. Firman itu penuh anugerah dan kebenaran Allah

Poin-poin semantic

  1. Firman itu berikarnasi menjadi manusia yang memiliki tubuh atau daging (poin 1)
  2. Firman itu ada didalam kemah atau tinggal di dalam tubuh daging itu (poin 1)
  3. Manusia ikarnasi ini terdiri dari tubuh/daging dan Firman Allah (poin 1&2)
  4. Manusia ini ada bersama dengan para Rasul (poin 2)
  5. Kesaksian Para Rasul yang melihat kemuliaan manusia itu sebagai kemuliaan Anak Tunggal Bapa (poin 3)
  6. Didalam diri Anak Tunggal Allah atau Firman yang berikarnasi ini ada kepenuhan Anugerah dan kebenaran Allah.

Outline Konsep

Ide utama                    : Firman Berikarnasi menjadi manusia

Ide-ide pendukung     :

  1. Firman itu tinggal didalam tubuh daging itu sendiri
  2. Firman yang berikarnasi terdiri dari Firman Allah dan daging
  3. Didalam Firman yang berikarnasi itu ada kepenuhan Allah dan kebenaran Allah

3).  Yoh 5:37-38

Teks

John 5:37 καὶ ὁ πέμψας με πατὴρ ἐκεῖνος μεμαρτύρηκεν περὶ ἐμοῦ. οὔτε φωνὴν αὐτοῦ πώποτε ἀκηκόατε οὔτε εἶδος αὐτοῦ ἑωράκατε, (Jn. 5:37 GNT)

NKJ

John 5:37 “And the Father Himself, who sent Me, has testified of Me. You have neither heard His voice at any time, nor seen His form. (Jn. 5:37 NKJ)

ITB

John 5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, (Jn. 5:37 ITB)

  • πέμψας : ini adalah Gnomi aorist artinya suatu kebenaran yang terjadi dimasa lampau yang mempunyai kebenaran yang fakta. Bahwa hal itu benar-benar terjadi
  • μεμαρτύρηκεν : ini adalah Extensive perfect artinya Bapa yang menjadi saksi atau yang menyatakan, menegaskan bahwa Yesus adalah kebenaran yang selesai dengan komplit sampai sekarang.
  • ἀκηκόατε : ini adalah intensive perfect artinya tindakan yang dari dulu sampai sekarang tidak pernah dengar maupun melihat.
  • ἑωράκατε, : ini adalah intensive perfect artinya tindakan yang dari dulu sampai sekarang tidak pernah dengar maupun melihat.

 Terjemahan literal

Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat

poin sintaksis

  1. Bapa mengutus Yesus
  2. Bapa bersaksi tentang Yesus
  3. Kamu tidak pernah mendengar suara Allah Bapa
  4. Kamu tidak pernah melihat rupa Allah Bapa

Poin semantic

  1. Yesus datang dari Bapa (poin 1)
  2. Yesus membawa misi atau tugas khusus dari Bapa (poin 1)
  3. Bapa yang menguatkan atau menegaskan siapa dan apa yang diucapkan Yesus (poin 2)
  4. Kesaksian Bapa tentang Yesus ini adalah kebenaran. Jadi apa yang dibicarakan oleh Yesus kita tidak perlu ragu sebab Ia mendapat kesaksian dari Bapa (poin 2)
  5. Mereka tidak mengenal Allah sama sekali (poin 3-4)
  6. Sedangkan Yesus mengenal Allah secara utuh baik suara maupun rupa atau pribadi (poin 3-4).

Outline Konsep

Ide utama                    : Yesus berasal dari Bapa

Ide pendukung            :

  1. Yesus diutus oleh Bapa
  2. Dia di utus untuk membawa misi atau tugas dari Bapa
  3. Bapa yang menegaskan siapa Yesus
  4. Bapa yang memberikan kesaksian tentang kebenaran Yesus

Apa yang di tulis oleh pararasul telah mereka saksikan sendiri

Nama               : Ribala Erniwati Gulo

Tingkat            : 2 (dua)

Dosen              : Dr. Hendy Wijaya S.s

M. K                : Study PB 3 (Rom-Fil)

Tugas               : ke-5

Nilai                : 98

Apa yang di tulis oleh pararasul telah mereka saksikan sendiri

Ketika kita membaca perumpamaan selau ada Injil yang di tulis oleh para penulis  sama seperti Lukas menulis tentang cerita Zakheus. Di sini ada tradisi lisan yang berisi tentang kristus. Kristus adalah berisi isi Injil  dalam Yoh 20:30-31 Yohanes ini melihat sesuatu yang terjadi baru dia menulis dalam arti peristiwwa itu sudah terjadi baru di tullis atau di catat berarti dalam hal ini ada saksi mata dan di lanjutkan lagi dalam ay 31 apa yang di tulis dan di saksikan supaya orang percaya. Alkitab di catat supaya manusia selamat berarti apa yang di tulis di dalam Alkitab ini bukan hanya sejarah tetapi supaya manusia memperoleh keselamatan atau memperoleh hidup 1 Yoh 1:1-2 berarti di balik Injil ada kehidupan kekal. Kehidupan kekal ada bila adanya persekutuan antara manusia, kristus dan Bapa. Ketika kita membaca Alkitab ini mengajarkan kita untuk memperoleh hidup. Memang kita belum melihat, menyaksikan bahkan menyentuh karena kita tiddak ada pada zaman itu tetapi kita bisa belum melihat, menyaksikan bahkan menyentuh dengan memakai mata iman (percaya). iman timbul dari pendengaran dan dengan kita mendengar tentang Injil maka kita memasukkannnya ke dalam hati atau jiwa kita. Dengan masuk di dalam hati dan jiwa kita maka kita hidup baru bisa melihat Allah. Tetapi jangan salah orang yang melihat Allah adalah orang yang hatinya suci Mat 5:8

Jadi waktu kita membaca Alkitab ini menuntut kita untuk suci sehingga kita bisa melihat Allah. Makanya belajat tentang teologi bukan hanya untuk para pendeta tetapi untuk semua orang karena dengan membaca Alkitab ini menegur kita, mengajar kita, memperbiki kelakuan kita serta menuntun kita hidup benar di hadapan Allah sehingga ketika hati kita suci maka kita bisa melihat Allah.

Ada tiga fase kehidupan orang percaya

  1. Yang pertama : benih Ilahi yang di sebut anak-anak Allah
  2. Yang kedua : mati, berakar, menjadi pohon yang di sebut sebagai padang gurun (ini adalah fase yang tidak enak di mana kita mematikan keinginan daging kita.
  3. Yang ketiga adalah buah yang disebut gambar atau rupa kristus

Perumpamaan tentang uang mina

Luk 19:11-27

Data

  1. Yesus mengajar tentang perumpamaan kepada mereka (murid-murudnya)
  2. Yesua dekat Yerusalem berarti minggu terakhir ketika di elu-elukan di Yerusalem
  3. Kerajaan Allah akan segera kelihatan
  4. Ada seorang bangsawan yang pergi jauh untuk di nobatkan menjadi raja
  5. Ada sepuluh hamba yang di panggil dan memberi 10 mina
  6. Dia tidak di sukai oleh orang sebangsanya bahkan membenci dan menolak dia
  7. Ia kembali dan menanyakan
  8. Hamba pertama menghasilkan 10 mina
  9. Tuannya meresppon dia dengan baik serta memberi riwert
  10. Hamba yang ke dua menghasilkan 5 mina
  11. Tuannya meresppon dia dengan baik serta memberi riwert
  12. Hamba yang ke tiga mengembalikan uang tuannya dengan utuh
  13. Tuannya meerespon dia dengan menghakimi
  14. Tuannya mengambil mina yang satu kepadanya ddan memberikannya kepada hamba yang 10 mina
  15. Orang yang membenci bangsawan akhirnya mati

Bangsawan menjadi raja

1 mina menghasilkan 10 mina +1 mina =11 mina mendapat 11 kota

1 mina menghasilkan 5 mina mendapat 5 kota

1 mina mendapatkan kebinasaan

Comprehension (pemahaman)

Raja memberikan modal kepada orang yang di panggilnya sebelum Dia pergi supaya 10 hambanya beerkerja untuk memnddapatkan hasil di mana bangsawan ini yang di nobatkan menjadi raja tidak mau jika hambanya nganggur atau tidak brkerja makannya ia memberikan uang mina supaya mereka berdagang danmendapatkan hasil. Respon tuannya kepada orang yang melaksanakan tugasnya adalah engkau hambaku yang baik kerrena engkau setia dalam perkara kecil maka engku akan ssetia dalam perkara besar. Sedangkan hambanya yang tidak menjalankan tugasnya yang berkata pikirnya menganggap tuannya jahat maka tuannya menyuruh orang untuk membinasakan beerarti dalam hal ini ia termasuk orang yang membenci dan menolak tuannya.

Yesus masuk ke Yerusalem untuk mengalami ke sengsaraan berarti Yesus tahu kesengsaraan yang akan menyongsong kematian dirinya. Ada seorang bangsawan yang di nobatkan jadi raja berarti Fil 2:9-10  ketika yesus mati di atas kayu salib maka Allah menjadikannya jadi Tuhan. Sama seperti bangsawan di nobatkan menjadi raja Yesus juga mati di atas kayu salib karena Allah meninggikan Dia diatas nama segala nama.   Jadi bangsawan yang dinobatkan menjadi raja ini di kategorikan kepada Yesus kristus. Ketika Yesus masuk ke Yerusalem ada sebagian orang yang membencinya dan ada juga sebagian orang yang mengasihinya. Raja memberi mina kepada hambanya berarti ada mandat yang harus di lakukan untuk mendapatkan hasil dalam hal ini orang yang mengikuti Yesus ke Yerusalem adalah para murid dan kepada para murid inilah di beri mandat untuk memberitakan injil di maan uang mina di kategorikan sebagai kuasa Roh kudus yang di berikan Allah supaya menghasilkan jiwa berlimpah-limpah. Murid Yesus yang mendapatkan ribuan jiwa adalah Yakobus, Yohanes dan petrus mereka mendapatkan jiwa karena mereka mengasihi Yesus berbeda dengan Yudas iskhariot yang merupakan seorang penghianat yang tidak melakukan mandate dari Yesus di mana ia tiddak mendapatkan jiwa. Bahkan ia malah membenci dan menolak Yesus karena ia tidak menyukai Yesus.

Outline konsep

Ide utama : kasih dan benci atau kristus yang di tolak dan di kasihhi

Ide pendukung :

  1. Orang yang mengasihi tuannya melakukan perintah
  2. Orang yang membenci ddan menolak tuannya tidak melakukan perintah sehingga pada akhirnya binasa